Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

6 Strategi Pemasaran Produk yang Efektif Tingkatkan Penjualan

by Kartika Ratnasari on 11 Desember, 2017

strategi pemasaran - CekAja.com

Bukan sekadar berjualan, dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan pendapatan dan membuat keuntungan jadi berlipat.

Ketika menjalankan sebuah usaha, apa yang paling menjadi fokus kita? Mungkin sebagian akan menjawab modal, atau kualitas produk dan jasa yang ditawarkan. Namun, sadarkah kita bahwa sebesar apapun modal, sebaik apapun kualitas, penjualan tidak akan maksimal tanpa strategi pemasaran yang efektif?

Bisa dikatakan, strategi pemasaran merupakan kunci dari berhasilnya penjualan suatu produk, meski modal dan kualitas produk yang baik juga tak kalah penting. Dalam menjual sebuah produk atau jasa, teknik dan strategi pemasaran sangat berpengaruh pada jumlah penjualan.

Sebab, di tahap pemasaran para pebisnis bisa mendapat konsumen baru dan membuat mereka tetap loyal terhadap produk atau jasa yang kita tawarkan.

Meski memiliki pengaruh besar dalam kesuksesan sebuah bisnis, masih banyak pelaku usaha yang belum mengimplementasikan strategi pemasaran yang tepat. Pada akhirnya, uang terbuang sia-sia tanpa ada hasil yang optimal. Maka dari itu, berikut strategi pemasaran yang bisa diterapkan untuk meningkatkan keuntungan bisnis kita.

1. Manfaatkan media sosial

Di tengah kemajuan teknologi seperti saat ini, kita tak bisa mengabaikan media sosial. Menurut Kominfo, saat ini pengguna aktif internet di Indonesia sudah mencapai 63 juta orang dan 95% di antaranya menggunakan internet untuk mengakses media sosial. Bayangkan, besar sekali kesempatan kita untuk menyasar pengguna media sosial sebagai pelanggan produk atau jasa yang dipasarkan?

Banyak platform media sosial yang bisa dimanfaatkan, mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, dan lain sebagainya. Jika memiliki bujet berlebih, pekerjakan orang yang ahli agar hasilnya lebih maksimal. Namun kita juga bisa mengoperasikannya sendiri jika bujet memang tak mencukupi.

Buat konten yang relevan dengan bisnis yang dijalankan, dan membantu calon pelanggan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai bisnis yang kita jalankan. Manfaatkan fitur pesan pribadi dan kolom komentar untuk berkomunikasi dengan pelanggan.

Optimalkan pula fitur iklan media sosial. Dengan bujet yang tak begitu mahal, fitur iklan media sosial memungkinkan kita menargetkan calon pelanggan secara spesifik berdasarkan lokasi, usia, jenis kelamin, perilaku mereka selama berselancar di media sosial, dan banyak faktor lainnya.

Masing-masing platform media sosial memiliki karakteristik yang berbeda-beda, maka kita harus menyesuaikannya dengan target pasar yang dituju.

(Baca juga: Strategi Menabung Emas: Cara, Keuntungan, dan Tempat)

2. Buat website dan lakukan optimasi

Jika sebelumnya kita hanya terfokus pada bisnis offline, maka saatnya mengembangkan sayap di dunia online. Di zaman serba canggih ini, hampir semua orang mencari sesuatu lewat internet. Maka para pebisnis sebaiknya memanfaatkannya untuk menjangkau lebih banyak lagi pelanggan.

Selain memanfaatkan media sosial, buat website atau blog khusus untuk bisnis kita. Bisa tanpa modal, saat ini banyak platform yang menawarkan layanan pembuatan website gratis.

Isi website tersebut dengan artikel-artikel yang relevan dengan bisnis. Misalnya kita menjalankan bisnis pet shop, buat artikel seperti tip perawatan hewan peliharaan. Jangan lupa untuk gunakan teknik SEO untuk meningkatkan pengunjung website atau blog kita.

3. Bekerja sama dengan influencer

Memanfaatkan peran influencer bisa membuat bisnis kita dikenal banyak orang tanpa membutuhkan waktu lama. Aktor film, penyanyi, sutradara, penulis, blogger, Youtuber, atau bahkan selebgram adalah orang-orang yang bisa dikategorikan sebagai influencer. Sebab, mereka punya pengaruh dalam membentuk keputusan banyak orang untuk membeli atau menggunakan produk dan jasa tertentu.

Bagian terpenting dalam pemasaran menggunakan influencer adalah memilih orang yang tepat untuk memasarkan produk dan jasa kita. Misalnya juntuk memasarkan produk kecantikan, kita bisa memilih aktor cantik yang banyak dikenal.

4. Membuat kontes menarik

Di awal berdiri, tentu pengikut media sosial kita belum cukup banyak. Untuk menjaring lebih banyak pengguna media sosial, kita bisa mengadakan kontes. Beri syarat kepada peserta kontes untuk menyebarkan media sosial kita kepada pengikut mereka. Trik ini cukup efektif untuk membuat bisnis dikenal lebih banyak orang.

Jangan lupa untuk menyediakan hadiah yang menarik. Jika bujet terbatas, memberikan produk kita sebagai hadiah juga sudah cukup. Tentu tak ada yang menolak bukan untuk diberi hadiah secara cuma-cuma?

5. Menjadi sponsor acara

Strategi pemasaran online memang bisa menjangkau pelanggan dengan luas. Namun, kita juga tak boleh melupakan taktik pemasaran offline. Salah satu strategi pemasaran offline yang efektif adalah menjadi sponsor dalam sebuah acara. Dengan menampilkan logo merek kita pada banner atau bahan publikasi lainnya, secara tidak langsung peserta acara akan mengenal bisnis kita.

Kita juga bisa memberikan produk secara cuma-cuma kepada peserta acara. Dengan demikian, peserta akan menggunakan produk kita. Untuk memasarkan sebuah produk baru, menjadi sebuah sponsor sebuah acara atau lomba merupakan salah satu cara yang efektif.

6. Bergabung dengan situs pemberi diskon

Situs penawaran diskon biasanya sudah memiliki banyak anggota. Jika kita memberi diskon tinggi untuk produk atau jasa yang ditawarkan, maka semakin populer juga penawaran kita di situs tersebut. Dengan demikian, semakin besar kesempatan untuk produk kita dicoba dan digunakan oleh banyak orang.

Sebagai bonus, calon pelanggan potensial yang tertarik dengan penawaran kita akan menjelajah situs kita untuk mengetahui produk atau jasa yang ditawarkan.

Tentang Penulis