Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

5 menit waktu bacaan

7 Bisnis Rumahan yang Ciamik Buat Anak Band

by Sindhi Aderianti on 22 Februari, 2019

Musik bukanlah sekadar hiburan semata, karena lantunan melodi sebenarnya bisa memberi banyak dampak positif untuk kesehatan jasmani, rohani, dan juga kesehatan kantong kita. Loh kok bisa?

Banyak riset menunjukkan bahwa musik bisa mempengaruhi sejumlah area pada otak. Beberapa di antaranya memperbaiki mood, meningkatkan kreativitas sampai memaksimalkan olahraga. Namun lebih dari manfaatnya untuk tubuh, musik yang kamu sukai ternyata juga bisa menuai keuntungan lain dalam bentuk materi.

Oleh karena itu, tidak sedikit musisi atau personil band yang menciptakan brand produknya sendiri untuk menjaga pundi uangnya terus terisi.

Sebut saja Eno Gitara Ryanto, drummer band NTRL yang memiliki brand clothing Racerkids. Lalu pentolan band Superman is Dead, Jerinx juga punya brand sejenis bernama Rumble. Atau tengok akun Instagram @yay_byraisa, yang menjual banyak produk fesyen cewek besutan penyanyi Raisa Andriana.

(Baca juga: Cara Mendapatkan Uang Paling Moncer dari Youtube)

Nah, buat kamu yang mengaku anak band tapi kebetulan band kamu belum bisa menghasilkan uang, tidak ada salahnya menjalankan bisnis yang bersinggungan dengan musik. Siapa tahu dari bisnis tersebut, nama band kamu justru jadi terangkat dan banyak dapat tawaran manggung. Berikut beberapa diantaranya:

  1. Studio musik

Jumlah anak muda yang gemar bermain musik lewat band yang dibentuk sendiri tidak akan surut. Tentunya sekalipun hanya ‘iseng’, mereka tetap butuh sarana untuk mendukung sesi latihan. Peluang ini tentu harus kamu tangkap dengan mendirikan studio musik.

Tertarik dengan bisnis tersebut? Siapkan ruangan minimal berukuran 4 x 4 meter. Desain ruangan dengan alat peredam suara berupa karpet pada seluruh dindingnya, tak terkecuali pintu. Lalu yang paling penting, lengkapi semua alat musik dan perangkat lain yang dibutuhkan seperti keyboard, drum, gitar listrik, gitas akustik, bass, mikrofon, dan lain-lain. Untuk harga sewa, sesuaikan dengan kocek anak muda dan fasilitas yang kamu berikan.

  1. Rental alat musik

Ketika membangun studio musik, ada dua sumber penghasilan yang dapat kamu peroleh dari bisnis tersebut. Selain menyewakan tempat, kamu pun bisa meminjamkan alatnya untuk acara-acara tertentu. Misalnya pernikahan, ulang tahun, pentas seni atau khitanan.

Bisnis persewaan alat musik termasuk jenis usaha menguntungkan, sekaligus minim resiko. Dengan kata lain, pemilik bisa terus memperoleh income tanpa harus kehilangan produknya sedikitpun. 

Hanya saja nanti, kamu perlu memikirkan biaya perawatan alat-alat musik tersebut agar kualitas suara yang dihasilkan tetap prima.

  1. Wedding entertainment

Budaya orang Indonesia yang selalu perfeksionis dalam menggelar resepsi pernikahan, tanpa sadar memberi keuntungan pada sejumlah bidang usaha. Tak hanya jasa katering yang kena cuannya, tapi juga band pengisi acara.

Kalau kamu dan teman-teman jago bermain musik, kenapa tidak ngamen di acara pernikahan dengan menyediakan jasa wedding entertainment saja?

Ide ini mungkin jarang terpikirkan, tapi membentuk wedding band nyatanya bisa memberi pendapatan amat besar. Tarif sewa full band untuk acara selama dua jam saja, dipatok mulai Rp 8 juta.

Itu baru di satu tempat, belum jika malamnya ada resepsi lagi. Paling tidak, kamu bisa ‘mengejar setoran’ dengan mencari 2-4 pesta selama akhir pekan untuk pendapatan yang lebih moncer. 

  1. EO khusus acara musik

Setiap konser musik yang mendatangkan musisi atau band ternama, pasti akan dibanjiri pengunjung. Itulah mengapa, event organizer digadang-garang termasuk bisnis yang sangat menjanjikan, baik sekarang ataupun nanti.

Kehadiran EO ini sangat dibutuhkan untuk menangani seluruh rangkaian acara, termasuk urusan dealing dengan tiap bintang tamu.

Untuk mengawali bisnis tersebut, tak perlu modal besar. Sejumlah EO bahkan ada yang mengandalkan 50% DP dari kliennya untuk bisa mengerjakan suatu proyek. Namun jangan lupa diri, sesuaikan pula dengan skala acara tersebut agar tidak kewalahan di tengah jalan.

Membangun sebuah EO juga sarat akan kepercayaan dari pelanggan. Untuk itu, kamu harus pandai-pandai menjaga hubungan baik dengan relasi yang merupakan aset berharga dari bisnis ini. 

  1. Bisnis merchandise

Demam K-Pop yang semakin merajalela bisa kamu manfaatkan untuk berbisnis merchandise. Walau dibanderol dengan harga tinggi sekali pun, umumnya K-popers rela mengeluarkan banyak uang untuk mendapatkan merchandise dari boy/girlband favoritnya. Jutaan rupiah bahkan disanggupi!

Kamu bisa menjual merchandise tersebut dalam bentuk yang beragam. Mulai dari album, barang-barang resmi yang dijual oleh agensi hiburan, hingga foto sang idola. Sebagian besar pelaku bisnis ini mengambilnya langsung dari Korea Selatan. Namun tak sedikit juga yang memproduksinya sendiri.

  1. Guru musik privat

Kemampuan bermusik yang kamu miliki juga bisa disalurkan dengan menjadi guru musik privat. Terlebih jika kamu lulusan sekolah musik. Sertifikat pendidikan yang pernah kamu raih pun bisa dimanfaatkan untuk promosi.

Enaknya jadi guru musik privat, kamu dapat menentukan sendiri jadwal dan tarif jasamu. Beda hal jika bergabung dalam tempat kursus musik Di luar negeri terutama Eropa dan Amerika, guru piano privat yang memang sudah punya nama dan berkualitas, bisa mendapatkan antara $50 sampai $100 per satu jam.

  1. Penulis lagu

Berbakat dalam menulis lagu? Jangan sia-siakan kebolehanmu yang satu ini. Faktanya, pencipta lagu pop di Indonesia bisa meraup setidaknya Rp 8 miliar hingga Rp 8,8 miliar per tahun.

Pendapatan ini berasal dari royalti penggunaan hasil karya mereka di tempat-tempat umum yang bersifat komersil.

Tak hanya mereka, kamu pun bisa mengulang kesuksesan tersebut. Buat lagu yang sekiranya easy listening untuk dinikmati berbagai kalangan.

Tawarkan ke rekan-rekan musisi yang kamu kenal. Mungkin tidak akan langsung booming secara instan, namun setidaknya ada sedikit keuntungan jika lagu tersebut berhasil diproduksi.

(Baca juga: Gelar Konser April Nanti, Begini Lika-Liku Perjalanan Karir John Mayer)

Itulah tujuh bisnis yang bisa dicoba untuk kamu yang hobi bermusik. Selama musik masih ada dan dibutuhkan oleh masyarakat sebagai hiburan, maka industri ini kemungkinan besar akan tetap tumbuh dengan subur. 

Hobi yang dijadikan penghasilan, tentu lebih menyenangkan untuk dijalani. Namun terkadang apapun bisnisnya, selalu terkendala oleh modal. Keterbatasan modal tidak seharusnya menjadi alasan kamu urung untuk memulai bisnis. Fasilitas pinjaman tanpa agunan adalah solusinya.

Ajukan KTA sekarang juga hanya di marketplace produk keuangan yang memberimu sejuta kemudahan, yakni CekAja.com!

Tentang Penulis

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.