7 Cara Siasati Hutang Kartu Kredit dan Biaya Tambahannya  

7 min. membaca Oleh Gesti Weningtyas on

Memiliki kartu kredit bisa memberikan banyak keuntungan dan kemudahan jika dimanfaatkan dengan bijak. Sebaliknya, jika kartu kredit yang tidak dimanfaatkan dengan baik maka banyak juga yang akhirnya justru terjebak hutang karena tidak mampu membayar tagihan yang membengkak.

7 Cara Siasati Hutang Kartu Kredit dan Biaya Tambahannya  

Padahal jika kamu membayar tagihan tepat waktu hutang mungkin tidak akan menumpuk. Sebab salah satu akibat yang akan kamu tanggung adalah jika telat membayar tagihan atau mungkin kamu terlalu sering membayar dengan pembayaran minimum. Maka hutang kartu kredit menjadi semakin bertambah berikut dengan biaya-biaya lainnya.

Kartu kredit sebenarnya memberikan beberapa pelajaran yang penting yaitu belajar untuk disiplin dan berkomitmen. Selain itu kita jadi belajar untuk lebih terampil dalam mengatur keuangan serta tagihan. Supaya kamu bisa terhindar dari lilitan hutang Kartu kredit kamu bisa melakukan beberapa hal ini. Untuk mensiasati hutang kartu kredit dan biaya tambahannya.

Cara Siasati Hutang Kartu Kredit dan Biaya Tambahannya

1. Limit Kartu Kredit

Kamu harus memastikan limit kartu kredit yang kamu pilih adalah limit yang memang sesuai dengan kemampuanmu. Biasanya lembaga Jasa Keuangan penerbit kartu akan memberikan limit kredit sesuai dengan kemampuan finansial nasabahnya. Sebaiknya jangan mengambil limit kartu kredit yang terlalu tinggi daripada pendapatan gaji bulanan mu. Karena hal itu bakal membuatmu berat dan tentunya sangat tidak bijak.

Bahkan, seandainya nilai limit kartu kredit mu masih berada di bawah pendapatan bulanan. Hal itu tidak lantas membuatmu membelanjakan kartu hingga limit langsung habis seketika dalam sebulan. Misalnya saja gaji bulanan Rp 5 juta, kamu mengambil limit Rp 3 juta. Nah, jangan langsung habiskan limit.

(Baca Juga: 7 Alasan Penting Pengajuan Kartu Kredit Kamu Ditolak) 

Selain itu kamu bisa menghindari melakukan tarik tunai dengan kartu kredit. Karena uang tunai dengan kartu kredit itu adalah uang pinjaman dan menjadi salah satu langkah awal untuk terjerat hutang kartu kredit beserta biaya tambahan nya.

2. Merencanakan Keuangan

Membuat perencanaan keuangan adalah hal yang paling penting. Jika kamu memiliki kartu kredit, apalagi lebih dari satu. Maka kamu harus membuat perencanaan yang sangat tepat sehingga mencegah pemakaian kartu kredit yang berlebihan.

Kamu harus menentukan berapa jumlah uang yang mampu kamu bayarkan setiap bulannya.  Agar kamu terus bisa mengingat kamu bisa membuat alarm pengingat khusus. Untuk mengingatkan dirimu sendiri terkait tagihan kartu kredit, atau Jika kamu ingin hal yang lebih praktis kamu bisa melakukan auto debet di rekening tabungan utama mu untuk pembayaran cicilan kartu kredit setiap bulannya.

Selain itu seharusnya kamu juga memiliki uang tabungan yang biasa kamu sisihkan secara teratur setiap bulan, untuk berbagai hal yang tidak terduga. Dana yang kamu sebut sebagai dana darurat, nantinya bisa kamu gunakan untuk hal-hal yang tidak terduga. Misalnya seperti membayar hutang tagihan kartu kredit.

3. Jual Aset dan Tabungan

Agar tagihan hutang kartu kredit  lunas, kamu bisa memanfaatkan uang yang ada pada tabungan. Sebaiknya tabungan pribadi kamu ambil sebagian, lalu lakukan pembayaran penuh. Agar hutang kartu kredit mu itu bisa lekas lunas. Tapi kamu juga bisa mencicil 2 hingga 3 kali hutang hingga lunas. Ingat sekecil apapun hutang kartu kredit bisa saja membengkak sewaktu-waktu. Maka Jika kamu memiliki uang yang berada di tabungan atau berada di aset lebih baik bayarkan cicilan kartu kredit lebih dahulu.

Kamu juga bisa menjual sejumlah aset atau sebagian dari investasi yang telah kamu miliki. Membayarkan hutang seperti rumah beberapa barang yang bermerek maupun emas batangan dan deposito. Sehingga hutang kartu kredit mudah cepat lunas. Kamu bisa memilih investasi atau aset yang memiliki nilai jual paling tinggi untuk mengcover hutang. Jangan dijual semua tapi sisakan beberapa aset untuk di masa yang akan datang.

4. Mengajukan Pinjaman ke Bank

Salah satu cara ini mungkin bisa kamu lakukan yaitu mengajukan pinjaman ke bank yang berbeda dari bank penerbit kartu kredit. Namun sebaiknya kamu perlu memastikan juga bunga pinjaman yang akan kamu ajukan itu rendah dan ringa. Sehingga bisa digunakan untuk membayar hutang kartu kredit mu.

Cara ini mungkin seperti gali lubang tutup lubang. Namun bank tempat kamu mengajukan pinjaman juga tentunya akan melakukan pengecekan terhadap transaksi yang kamu lakukan dalam beberapa bulan terakhir. Jika pinjaman yang kamu ajukan nilainya masih masuk akal dan tidak melebihi jumlah tabunganmu yang dimiliki mungkin pinjaman mu bisa saja disetujui untuk siasati hutang kartu kredit.

Kredit tanpa agunan juga bisa kamu ajukan lewat online jika pinjaman dari bank tidak disetujui kredit ini bisa kamu ajukan tanpa agunan atau menggadaikan aset yang kamu miliki jadi kamu hanya mengisi data dan melengkapi persyaratan yang diminta saja pinjaman mu bisa cair. Tapi tentu saja kamu harus waspada karena jangka waktu yang dipilih harus memungkinkan dan tidak membebani dompetmu jadi cicilan mu bisa dibayarkan dengan lancar sampai lunas.

Selain menggunakan pinjaman di Bank kamu juga bisa memanfaatkan fasilitas refinancing, untuk melunasi semua hutang. Sehingga nantinya sumber pinjaman yang diajukan hanya fokus pada satu sumber saja dan roses pelunasan nya bisa menjadi lebih mudah. Jika kamu harus meminjam dari beberapa bank, kamu akan mengalami kesulitan. Karena lebih ribet proses pelunasan nya dan tingkat suku bunga yang berbeda juga bisa saja menambah jumlah uang yang harus dibayarkan.

5. Bayar Tagihan Tepat Waktu

Kamu harus membayarkan tagihan mu tepat waktu dan tentunya nilainya diatas tagihan minimum dari total keseluruhan. Hal ini sangat penting untuk menghindari cicilan dan tagihan yang semakin tinggi kamu juga harus memperhatikan tanggal jatuh tempo dan melunasi semua jumlah sisa tagihan sebelum tanggal itu agar tidak kena denda dan biaya tambahan lainnya.

Jangan pernah menunda pembayaran kartu kredit setelah semua kebutuhan dan keinginanmu terpenuhi. Seharusnya kamu tidak perlu menunda pembayaran kartu kredit malah justru kamu harus memprioritaskan pembayaran kartu kredit itu di catatan pengeluaran.

Misalnya jika kamu sudah menerima gaji di tanggal 1 awal bulan langsung saja bayar tagihan meskipun kamu belum mendapatkan rincian tagihan dan masih jauh dari tanggal jatuh tempo. Ini lebih baik daripada kamu menumpuk hutang dan biaya tambahan lainnya malah semakin bertambah. Langsung bayarkan tagihan secara penuh atau minimal diatas tagihan minimum.

6. Batasi Penggunaan Kartu

Agar bisa siasati hutang kartu kredit dan biaya tambahan lainnya. Kamu harus membatasi penggunaan kartu kredit. Apalagi jika kamu sudah berhasil melunasi hutang kartu kredit. Sebaiknya jangan menambah kartu kredit lagi. Karena semakin banyak kartu kredit yang kamu punya semakin banyak pula bagian yang harus dibayarkan. Ini tentunya bisa membuatmu kerepotan di kemudian hari. Kamu harus selalu mengecek kartu kredit dengan berbagai bunga denda dan tagihan yang harus kamu bayar kan setiap bulannya.

Jika memang tidak diperlukan maka tidak usah menggunakan kartu kredit secara berlebihan. Sehingga kamu tidak perlu repot mencari siasat untuk membayar hutang kartu kredit dan biaya tambahan lainnya. Jadi sebelum memiliki Kartu kredit kamu harus memahami fungsi dan berbagai biaya yang perlu dibayarkan pada kartu kredit. Bandingkan setiap produk kartu kredit dari Bank penerbit karena pastinya akan memiliki perbedaan yang cukup banyak.

Rencanakan keuangan lebih dini dan pilih kartu kredit sesuai dengan  kebutuhanmu. Jangan mudah tergoda dengan kartu kredit yang memiliki limit tinggi jika memang kamu belum membutuhkan.

7. Hitung Hutang Kartu Kredit Keseluruhan dan Lunasi Segera

Berapa jumlah kartu kredit yang kamu miliki dan hutang kartu kredit yang belum kamu lunasi semua harus kamu hitung secara keseluruhan. Dengan menghitung jumlah hutang kartu kredit secara keseluruhan. Kamu bisa memiliki angka berapa apa yang dibutuhkan untuk melunasi hutang secara akurat termasuk berbagai biaya yang harus dibayarkan.

Setelah menghitung keseluruhan hutang kartu kredit yang harus dibayarkan atur segera rencana pelunasan hutang. Berapa jumlah yang harus kamu bayarkan bertahap dalam setiap bulan. kamu harus mengencangkan ikat pinggang terlebih dahulu dan memprioritaskan pelunasan hutang. Sehingga beberapa dana bisa kamu alokasikan untuk melunasi hutang kartu kredit beserta biaya tambahan lainnya. Misalnya ada beberapa orang yang masih memiliki piutang, kamu bisa menagih piutang tersebut untuk membayar hutang kartu kredit.

Jika memungkinkan kamu bisa mengkonsolidasikan beberapa hutang pada beberapa pada kartu kredit dalam satu tempat saja. Sehingga akan hemat denda iuran tahunan maupun bunga. Kamu bisa fokus pada satu hutang sehingga tidak perlu memikirkan banyak hutang dari berbagai kartu kredit. Bahkan kamu juga bisa mendapatkan bunga yang lebih ringan dan cicilan yang lebih fleksibel sesuai dengan kemampuan keuanganmu.

(Baca Juga: 5 Tips Untung Memakai Kartu Kredit untuk Mahasiswa Rantau)

Segera bayarkan cicilan dengan tertib setiap bulan dan hindari tagihan minimum. Karena bisa menyebabkan utangmu semakin menumpuk dan jangka waktu pelunasan hutang juga akan semakin terhambat. Jangan biarkan hutang kartu kredit semakin menumpuk hanya karena penuh penggunaan yang tidak tepat dan berlebihan. Sebaiknya kurangi beberapa kebutuhan yang kurang penting dan melakukan pembayaran dengan kartu kredit ini. Gunakan kartu kredit hanya untuk memanfaatkan berbagai promo atau pada berbagai saat-saat tertentu saja. Mulailah untuk melatih diri sendiri akan lebih disiplin dalam menggunakan kartu kredit sehingga hutan pun tidak semakin menumpuk.

Nah demikian adalah cara siasati hutang kartu kredit dan biaya tambahan lainnya. Jika kamu belum memiliki kartu kredit, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa saja syarat dan ketentuan yang diberikan kepada bank penerbit kartu kredit dan berbagai manfaat yang akan kamu dapatkan. Hal ini termasuk diskon iuran tahunan denda maupun bunga yang diberlakukan oleh bank penerbit kartu kredit. Pastikan kamu memang benar-benar mengetahui biaya apa saja yang dikenakan pada setiap kartu kredit.

Agar bisa mendapatkan kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan jangan ragu untuk membandingkan kartu kredit dari setiap bank penerbit kartu yang berbeda. Kamu harus bisa memastikan kartu kredit yang akan kamu ajukan sudah sesuai dengan yang kamu butuhkan terkait bunga dan iuran yang dibayarkan.

Untuk itu kamu bisa mengajukan nya sekarang juga di Cek Aja.

Tentang kami

Gesti Weningtyas

Gesti Weningtyas