Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti dihindari, Awas Rawan Konflik!

by Ayunindya Annistri on 6 Juli, 2020

Katanya, perbatasan negara tak jarang menjadi sumber konflik diantara kedua negara. Benarkah demikian? Yuk, cari tahu jawabannya lewat artikel mengenai perbatasan negara paling berbahaya berikut ini.

Perbatasan Negara Paling Berbahaya

Perbatasan negara seringnya dianggap sebagai ‘garis mutlak’ yang memisahkan satu negara dengan negara lainnya. Di mana wilayah ini dijaga ketat oleh masing-masing negara dan biasanya tak semua orang bisa lalu lalang seenaknya.

Tidak seperti antar negara Eropa yang memiliki aturan sangat longgar bagi para wisatawan yang ingin lintas negara. Beberapa wilayah berikut justru dianggap sebagai perbatasan negara paling berbahaya, karena adanya konflik diantara dua negara tersebut.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, ini dia beberapa perbatasan negara paling berbahaya di dunia yang mesti dihindari.

(Baca Juga: Ini Negara dengan Sistem Penanggulangan Banjir Terbaik)
Daftar Perbatasan Negara Paling Berbahaya di Dunia
1. Korea Utara dan Korea Selatan

Korea Utara dan Korea Selatan - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Siapa yang tak tahu apabila kedua negara ini bersitegang? Ya, Korea Utara dan Korea Selatan memang sudah sejak lama diketahui terlibat sengketa, yakni setelah Perang Korea berakhir pada 1953 silam.

Keduanya dipisahkan oleh Korean Demilitarized Zone atau biasa disebut DMZ, sebuah perbatasan negara paling berbahaya antara Korea Utara dan Korea Selatan yang letaknya ada di dataran Korea.

DMZ merupakan wilayah perbatasan yang dilengkapi tentara bersenjata lengkap, oleh masing-masing pihak Korea Utara dan Korea Selatan. Terdapat banyak sekali tank baja dan ranjau darat di wilayah ini. Bahkan wilayah yang membentang sepanjang 250 km ini, juga dipasangi pagar berduri.

Ketegangan antara Korea Utara dan Korea Selatan juga masih dirasa hingga awal Juni 2020 lalu. Korea Utara diketahui telah memutus komunikasi dengan rivalnya ini.

Akibatnya, banyak pihak yang terlanjur berspekulasi bahwa keputusan Korea Utara memutus komunikasi karena adanya dugaan tuduhan agitasi dari Korea Selatan.

2. Pakistan dan India

Pakistan dan India - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Setelah terjadinya pemisahan antara Pakistan dan India pada 1947 silam, kedua negara tetangga yang berada di kawasan Asia Selatan ini masih terus berseteru untuk memperebutkan wilayah Kashmir yang terletak di ujung barat Pegunungan Himalaya.  

Kashmir dianggap sebagai ‘surga dunia’ bagi kedua perbatasan negara paling berbahaya ini. Keindahan alamnya yang masih terjaga dan memang tak bertuan menjadi satu-satunya pemicu konfilik perebutan wilayah. Di mana India maupun Pakistan sama-sama mengklaim Kashmir sebagai bagian negaranya.

Tak hanya itu, pada awal Februari 2019 lalu, dua negara ini juga sempat memanas akibat serangan bunuh diri yang terjadi pada 40 orang anggota paramiliter India di Kashmir.

Kemudian, baru-baru ini juga diketahui India telah mengusir sebagian diplomat Pakistan yang berada di New Delhi, karena kabarnya Pakistan telah melakukan kegiatan yang berurusan dengan teroris dan dianggap sebagai mata-mata berbahaya.

3. India dan China

India dan China - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Perbatasan negara paling berbahaya lainnya yang mesti dihindari oleh wisatawan adalah perbatasan antara India dan China. Kedua negara yang dikenal memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia ini telah memulai perseteruan sejak 1962 hingga sekarang.

Bahkan kabarnya pada Juni 2020 lalu, konflik antara dua negara ini kian memanas, karena tiga tentara India, tewas akibat pertempuran yang terjadi dengan pihak tentara China.

Menurut laman BBC Indonesia, sebuah media India melaporkan setidaknya tercatat 20 tentara India yang tewas di lokasi perbatasan de facto kedua negara (lokasi bentrok), yang disebut sebagai Garis Kendali Aktual, yakni tepatnya di Lembah Galwan, wilayah Ladakh.

Atas peristiwa tersebut, sejumlah pihak menganggap bahwa ini merupakan kali pertama kembalinya perseteruan terjadi setelah lebih dari 40 tahun kedua negara besar ini bermasalah soal wilayah perbatasan negara.

4. Afghanistan dan Pakistan

Afghanistan dan Pakistan - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Afghanistan dan Pakistan sering kali berseteru karena kedua pihak yang saling tuduh demi melindungi kepentingan militan masing-masing. Bahkan perseteruan ini sempat memanas pada 2017 akibat faktor-faktor tertentu.

Beberapa diantaranya karena, peristiwa bom bunuh diri di Masjid Sufi yang kabarnya dilakukan oleh militan Afghanistan, dan juga persoalan Pakistan. Di mana negara ini memperkuat penjagaan dengan memasang pagar pembatas yang dikawal secara ketat.  

Salah satu perbatasan yang turut menjadi perhatian adalah Durand Line. Perbatasan negara paling berbahaya ini sering kali terjadi konflik dan tak jarang memakan korban jiwa.

Bahkan beredar kabar, apabila wilayah tersebut diperburuk dengan munculnya kelompok Al-Qaeda dan Taliban, yang mana wilayah Durand Line dijadikan sebagai markas untuk melakukan serangan balik terhadap Pakistan.

5. Israel dan Palestina

Israel dan Palestina - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Mungkin ini adalah salah satu perbatasan negara paling berbahaya yang tak jarang menjadi sorotan dunia. Israel dan Pakistan telah sejak dulu bermusuhan, di mana awal mula perseteruan ini terjadi karena kaum Yahudi yang berkumpul di wilayah Palestina, kini bernama Israel.

Semenjak negara Israel berdiri, wilayah perbatasan antara negara tersebut dan Palestina, khususnya di Jalur Gaza dianggap sebagai satu-satunya perbatasan paling berbahaya dan rawan konflik.

Bahkan tidak sedikit penduduk Jalur Gaza yang harus menelan kepahitan karena serangan yang diluncurkan oleh pasukan tentara Israel. Salah satu peristiwa tak terlupakan yang terjadi adalah operation cast lead pada 2005 silam. Peristiwa ini memakan korban sebanyak lebih dari seribu penduduk Gaza tewas, akibat serangan udara dari Israel selama satu bulan penuh.

(Baca Juga: 10 Negara Paling Kotor di Dunia)
6. Arab Saudi dan Yaman

Arab Saudi dan Yaman - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Awal mula julukan perbatasan negara paling berbahaya yang disematkan pada Arab Saudi dan Yaman karena adanya kelompok pemberontakan paling beringas di Yaman yang dikenal dengan sebutan Houthi. Kelompok minoritas dengan menganut ajaran Zaidi ini kabarnya didukung oleh Iran.

Konon katanya, kelompok Houthi ini dibentuk guna mendukung demokrasi dan ingin menentang korupsi. Akan tetapi lambat laun, kelompok ini menciptakan ideologi tersendiri yang justru mengarah ke arah kekerasan, dan menyasar pemerintahan Arab Saudi maupun Yaman.

Bahkan tidak sedikit konflik yang dibuat oleh kelompok Houthi tersebut. Beberapa diantaranya seperti konflik perbatasan antara Arab Saudi dan Yaman pada 2015, peristiwa penembakan 70 rudal dan mortir hingga memakan korban jiwa sebanyak 10 orang tentara Saudi pada 2016, dan peristiwa peluncuran rudal di Riyadh pada 2017.

7. Meksiko dan AS

Meksiko dan AS - Ini Perbatasan Negara Paling Berbahaya yang Mesti Dihindari Awas Rawan Konflik

Satu lagi perbatasan negara paling berbahaya yang dikenal sebagai lokasi Drug War. Menurut laman Detik, penamaan Drug War pada lokasi perbatasan Meksiko-AS dilakukan oleh segerombolan penjual obat-obatan terlarang guna mempertahankan batas regional mereka.

Bahkan saking berbahayanya perbatasan tersebut, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pun sampai harus membangun tembok perbatasan. Tujuannya agar serangan terorisme tidak memasuki negara Amerika Serikat.

Itu tadi pembahasan mengenai daftar perbatasan negara paling berbahaya yang semestinya dihindari. Seperti halnya konflik yang terjadi diantara negara-negara tersebut yang berbahaya dan tak jarang muncul secara tiba-tiba. Sebagai manusia yang cerdas, kita pun harus memiliki proteksi sendiri untuk menghindari keadaan berbahaya yang bisa datang saja kapanpun dan dimanapun. Caranya?  

Ya dengan memiliki asuransi jiwa dan asuransi kesehatan yang dikenal punya manfaat luas, baik untuk diri sendiri maupun keluarga. Apalagi nih, cakupan pertanggungannya memang sangat terkenal mampu menjaga kondisi finansial kamu tetap stabil. Belum punya produk asuransi ini?

Miliki segera dengan cara mengajukan online di CekAja.com yang sudah dikenal mutunya dalam melayani masyarakat Indonesia. Premi yang terjangkau dan nilai pertanggungan yang worth it, membuat produk asuransi dari CekAja menjadi salah satu produk finansial unggulan. Yuk, tunggu apalagi? Akses laman CekAja.com dan ajukan produk asuransinya sekarang juga!

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau