Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

8 Bukti Kamu Punya Banyak Keuntungan Saat Jadi Karyawan

by Rafly Aditia on 17 April, 2017

tips karier _ KPR - CekAja.com

Kamu boleh setuju dan boleh juga tidak dengan judul di atas. Tapi bagi kamu yang punya keinginan besar untuk jadi pebisnis tentu akan menolak dengan pasti.

Jadi pebisnis kaya raya yang memiliki berbagai macam usaha dengan skala besar sudah menjadi impian bersama bagi banyak orang. Namun kenyataan kerap kali tidak sesuai dengan impian. Sebab masalah klasik kurangnya modal usaha jadi salah satu sebab kamu akhirnya memasang ‘gigi mundur’ untuk jadi pebisnis.

Artikel ini bisa saja mencerahkan bagi kamu yang sampai saat ini masih berstatus sebagai karyawan. Tidak perlu berkecil hati, karena nyatanya masih ada beberapa keuntungan yang kamu miliki sebagai karyawan dibandingkan dengan pebisnis. Apa saja?

Mau libur, langsung ambil cuti

Enaknya jadi karyawan adalah kamu memiliki jatah cuti setiap tahunnya. Sementara pebisnis tentu harus mengorbankan waktu luang pada fase awal membangun usaha sehingga terkadang sulit sekali mendapatkan waktu libur untuk jalan-jalan.

Nah, kamu sebagai karyawan harus betul-betul memanfaatkan jatah cuti tersebut untuk jalan-jalan dan melepas stres. Coba hitung dan cek, jangan sampai jatah cutimu tahun ini hangus.

Ajukan cicilan lebih mudah

Untungnya menjadi seorang karyawan adalah kamu bisa mengajukan cicilan kredit lebih mudah. Mengapa demikian? Karena karyawan biasanya dianggap memiliki penghasilan tetap.

Pada akhirnya bank akan lebih mudah untuk memberikan pinjaman karena sebagai karyawan dengan penghasilan tetap, kamu dianggap dapat memenuhi tanggung jawab atas pembayaran cicilan. Contohnya saat kamu mengajukan pinjaman kredit tanpa agunan. Kredit tanpa jaminan ini di salah satu syarat kreditnya memastikan bahwa kamu adalah karyawan yang dibuktikan dengan melampirkan slip gaji.

Minim risiko

Sudah tentu bahwa menjadi seorang karyawan memiliki risiko yang lebih kecil dibanding pebisnis. Seorang pebisnis memang memiliki kemungkinan lebih besar untuk memiliki pendapatan yang lebih tinggi, tapi perlu diketahui bahwa risiko mengalami kebangkrutan juga bisa terjadi.

Waktu kerja teratur

Siapa bilang jadi pebisnis itu langsung enak? Seorang pebisnis biasanya mengorbankan waktu istirahat untuk bekerja lebih keras dibanding seorang karyawan. Sehingga seringkali memiliki waktu kerja yang tidak teratur dan kurang tidur.

Beda dengan karyawan yang sudah memiliki jam kerja pasti. Sekalipun harus menambah jam kerja alias lembur karyawan biasanya mendapatkan uang tambahan atas pengorbanan waktunya.

Setidaknya, bisa lebih fokus

Keuntungan lainnya menjadi karyawan dibanding pebisnis adalah kamu bisa lebih fokus. Yup, karena seorang pebisnis pada awalnya pasti harus mengerjakan berbagai macam tugas dan tanggung jawab dalam satu waktu, sementara jika kamu seorang karyawan pasti sudah memiliki pekerjaan tertentu yang harus dikerjakan tidak perlu pusing memikirkan pekerjaan dari bagian lain.

Lebih murah bayar asuransi

Perusahaan biasanya menanggung asuransi bagi karyawannya terutama yang menjadi asuransi wajib program pemerintah seperti BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Walau sebenarnya itu juga diambil dari potongan gaji karyawan. Selain itu, tidak sedikit perusahaan juga memberikan fasilitas tambahan seperti asuransi kesehatan swasta sebagai tambahan dan dibayarkan oleh perusahaan.

Berbeda dengan para pebisnis yang harus membayar hal-hal tersebut secara pribadi dari pendapatan yang dimiliki.

Punya uang pensiun

Untuk karyawan, salah satu keuntungan yang dimiliki adalah uang pensiun. Pengabdianmu selama bertahun-tahun terhadap perusahaan akan dibalas dengan uang pensiun ketika kamu telah tidak lagi dalam usia produktif. Untuk pebisnis, uang pensiun harus dipikirkan dan dikumpulkan sendiri sehingga perlu usaha yang lebih.

Bisa jalan-jalan gratis

Biasanya bagi kamu yang bekerja di perusahaan besar, setiap waktu tertentu perusahaan mengadakan acara hiburan seperti jalan-jalan bersama untuk para karyawan. Pastinya segala biaya ditanggung oleh perusahaan. Sementara, bagi pebisnis tentu harus mengeluarkan kocek pribadi apabila ingin jalan-jalan.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.