Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

8 Cara Maksimalkan Omzet Bisnis di Musim Lebaran

by Tisyrin on 19 Juni, 2017

tips bisnis _ pinjaman usaha - CekAja.com

Lebaran tinggal hitungan hari. Bagi para pebisnis, omzet bisa menurun atau sebaliknya meningkat pesat di musim lebaran. Oleh karena itu, butuh taktik khusus untuk menjaga omzet tetap stabil bahkan meningkatkannya.

Terdapat produk-produk tertentu yang biasanya laris manis bak kacang goreng saat musim lebaran meski tanpa promosi yang kencang. Sementara untuk produk-produk lainnya, pelaku bisnis harus putar otak agar tetap kecipratan rezeki di musim lebaran.

Musim lebaran membuka peluang penjualan yang lebar karena konsumen punya pemasukan ekstra dari Tunjangan Hari Raya (THR). Tentu, selain membeli keperluan lebaran, konsumen juga melirik berbagai keperluan lainnya.

Secara umum, berikut ini 8 cara yang dapat dilakukan menjelang lebaran atau pasca lebaran untuk mendongkrak omzet bisnis.

Hadiah atau bonus

Siapkan hadiah atau bonus menarik untuk  setiap pembelian di musim lebaran. Meski hadiahnya kecil, akan membuat pembeli lebih terkesan dan merasa istimewa. Atau, hanya berikan hadiah untuk pembelian dengan nominal tertentu saja.

Dengan cara kedua, konsumen akan tergerak mengeluarkan uang lebih banyak untuk belanja. Dan, otomatis omzet pun akan meningkat. Pilihlah jenis hadiah yang membuat konsumen rela melakukan sesuatu untuk mendapatkannya.

THR - Promo Pinjaman Kredit Kebutuhan Lebaran

Diskon       

Potongan harga selalu efektif untuk membuat para pembeli langsung tertarik dan rela merogoh koceknya untuk membeli sebuah produk. Berikan diskon besar namun masih masuk akal, artinya pebisnis masih mendapatkan untung lumayan meski ada potongan harga. Tak mau kan jika ujung-ujungnya buntung bukan untung?

Berikan diskon untuk periode waktu yang terbatas agar membuat calon pembeli tak pikir panjang untuk berbelanja. Dengan jangka waktu terbatas, calon pembeli akan khawatir kelewatan kesempatan untuk mendapatkan diskon tersebut.

Produk telah siap    

Untuk menghadapi permintaan yang melonjak tinggi di musim lebaran,  bersiaplah dengan stok produk yang melimpah. Terutama jika memproduksi sendiri, usahakan mengebut stok jauh-jauh hari sebelum lebaran agar tidak keteteran.

Bayangkan saja jika stok terbatas, permintaan tinggi, kamu akan sangat menyesal karena harus menolak konsumen. Hal ini juga akan mempengaruhi image bisnis di mata mereka. Konsumen tentu akan kecewa apabila stok di toko online atau offline kosong saat dibutuhkan.

Maksimalkan media sosial 

Apabila selama ini belum serius dalam memanfaatkan media sosial untuk menggenjot bisnis, cobalah untuk lebih serius. Konsumen saat ini menghabiskan banyak waktu untuk melirik media sosial, termasuk untuk mencari produk yang mereka butuhkan.

Maksimalkan penjualan dengan menggunakan hashtag yang tepat, foto berkualitas, dan konten yang menarik. Berawal dari mata yang tertarik melirik foto produk, bisa turun ke hati konsumen.

Produk spesial lebaran dengan stok terbatas  

Buatlah produk spesial lebaran  yang limited edition, misalnya dari segi kemasan yang didesain bertema lebaran. Hal ini tentu menarik karena sangat sesuai dengan momen lebaran. Produk permen misalnya, apabila memiliki kemasan bertema lebaran, konsumen akan terpikir untuk membelinya sebagai sajian lebaran.

Jika biasanya kue-kue kering yang menjadi pajangan utama, tak ada salahnya bukan menambahnya dengan permen? Anggota keluarga dan tamu yang datang ke rumah tentu bukan hanya orang dewasa, tetapi ada pula anak-anak yang menyukai permen.

Terlibat dalam kegiatan mudik

Perusahaan-perusahaan besar kerap melibatkan diri dalam aktivitas mudik lebaran melalui berbagai cara, mulai dari membuat posko mudik hingga membuat program mudik gratis.

Untuk meningkatkan omzet bisnismu pasca lebaran, cobalah turut terlibat aktivitas mudik misalnya dengan cara membagi-bagikan sampel produk gratis di jalur mudik, atau di tempat-tempat strategis seperti stasiun dan pelabuhan.

Dengan begitu, para pemudik akan mencoba produkmu dan merasakan keistimewaannya. Ke depannya, setelah lebaran, jika merasa cocok, para pemudik bisa menjadi pelanggan setiamu. Jangan lupa sertakan informasi lengkap pada kemasan sampel misalnya alamat toko (offline atau online) dan nomor kontak yang mudah dihubungi.

Genjot penjualan langsung melalui event atau bazar

Menjelang lebaran, seringkali terdapat event atau bazar yang dapat dimanfaatkan para pebisnis untuk mendongkrak penjualan. Cobalah ikut serta untuk menambah omzet dalam waktu yang terbilang singkat yaitu hanya beberapa hari.

Promo spesial

Hadirkan promo spesial di musim lebaran. Bentuknya bisa bermacam-macam, contohnya buy 1 get 1 atau buy 2 get 1. Selain diskon dan hadiah, promo spesial semacam ini juga terbilang mudah mempengaruhi konsumen untuk membeli dibandingkan jika memasang harga normal.

 

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.