8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

6 min. membaca Oleh Kyla Damasha on

Mengatasi anak tantrum dapat dikatakan bukanlah perkara yang mudah, terutama untuk kamu yang masih tergolong baru dalam mengasuh anak. Tantrum itu sendiri merupakan suatu keadaan ketika sang anak meledakan rasa emosinya, bisa itu berupa menangis kencang hingga teriak-teriak.

Cara mengatasi anak tantrum

Meskipun tantrum dapat terjadi juga pada orang dewasa, namun untuk anak-anak cenderung lebih umum terjadi dan lebih sulit untuk dikendalikan. Biasanya, tantrum dapat ditandai dengan sikap keras kepala, menangis dengan kencang, marah-marah, dan sulit menenangkan diri.

Biasa terjadi pada anak berusia 15 bulan ke atas, tantrum merupakan salah satu cara mereka untuk menjelaskan apa yang diinginkan namun tidak mampu mengungkapkannya dengan kata-kata. Meski begitu, bukan berarti orangtua tidak bisa mengatasinya lho.

Oleh karena itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang beberapa cara mengatasi anak tantrum yang bisa kamu praktekkan. Yuk disimak bersama-sama.

Jenis Tantrum pada Anak

Sebelum kita membahas tentang cara mengatasi anak tantrum, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu tentang jenis-jenis tantrum yang terjadi pada anak. Nah, mungkin banyak orangtua yang belum tahu bahwa ternyata, tantrum itu sendiri memiliki dua jenis lho. Dilansir dari situs halodoc, terdapat dua jenis tantrum pada anak, yaitu adalah:

  • Tantrum Manipulatif

Tantrum manipulatif muncul ketika sang anak memiliki keinginan yang tidak dipenuhi. Dalam hal ini, anak akan rela melakukan apapun hingga mereka berhasil mendapatkan apa yang diinginkan. Dan pada umumnya, tindakannya cenderung lebih dibuat-buat untuk menarik perhatian orang sekitar.

  • Tantrum Frustasi

Sementara itu, tantrum frustasi lebih sering dialami oleh anak-anak berusia sekitar 18 bulanan yang belum pandai dalam mengekspresikan dirinya dengan baik. Mereka masih sulit dalam mengungkapkan perasaan pada orang lain. Biasanya, tantrum frustasi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kelelahan, kelaparan, atau gagal melakukan sesuatu.

(Baca Juga: Cara Mengukur Kecerdasan Anak)

Cara Mengatasi Anak Tantrum

Setiap orangtua perlu mengetahui cara mengatasi anak tantrum agar untuk kedepannya hal ini tidak menjadi suatu kebiasaan. Tentu saja tantrum yang didiamkan bisa memberikan pengaruh buruk terhadap perkembangan anak di kemudian hari. Oleh karena itu, setiap orangtua wajib melakukan beberapa cara mengatasi anak tantrum.

Nah, dilansir dari berbagai sumber, terdapat beberapa cara mengatasi anak tantrum yang bisa kamu praktekan sendiri, diantaranya adalah:

1. Tetap Tenang

Tetap Tenang - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara mengatasi anak tantrum yang pertama harus dilakukan yaitu dengan membuat dirimu tetap tenang. Meskipun mereka sedang meluapkan emosinya di tempat umum, ada baiknya untuk tidak panik. Jangan malah membalasnya dengan membentak balik mereka.

Sebab, hal tersebut justru akan membuat anak semakin frustasi. Oleh karena itu, cobalah untuk tetap tenang dan bertindaklah seperti biasa. Apabila anak melakukannya di ruangan publik, seperti di bioskop atau restoran, kamu bisa mengajaknya ke luar sebentar untuk duduk dan menenangkan diri. Jangan ragu pula untuk memeluknya.

Ketika si kecil sudah mulai tenang dalam waktu singkat, kamu bisa memberikan mereka reward atau hadiah sederhana, sehingga kedepannya sang anak bisa belajar untuk mengungkapkan apa yang diinginkannya tanpa tantrum.

2. Cari Tahu Penyebab Tantrum

Cari Tahu Penyebab Tantrum - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara mengatasi anak tantrum selanjutnya adalah dengan mencari tahu penyebabnya. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa tantrum pada anak terdapat dua jenis, yaitu tantrum manipulatif dan tantrum frustasi. Nah, kamu bisa mencari tahu penyebabnya dengan menanyakan kepada anak secara langsung, “Apakah kamu lapar?” atau “Kamu masih mengantuk ya?” dan hal-hal lainnya.

Ketika menanyakan hal itu, ada dua kemungkinan yang dilakukan oleh anak, yaitu mengangguk dan menggeleng. Dari sanalah kamu bisa mengetahui penyebabnya, sehingga kamu menjadi lebih mudah mengatasi anak tantrum yang sedang terjadi.

3. Pahami Perasaan Anak

Pahami Perasaan Anak - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Terkadang, tantrum terjadi untuk anak yang ingin mengungkapkan perasaannya. Oleh karena itu, apabila dia menangis atau berteriak, kamu bisa membiarkannya tanpa panik. Karena, walaupun mungkin terlihat sebagai tindakan yang kurang baik, namun nyatanya sang anak dapat belajar dalam mengekspresikan perasaan. Tetapi, tentu harus dipastikan pula bahwa tantrum tak membahayakan bagi si kecil atau orang lain.

4. Alihkan Perhatian Si Kecil

Alihkan Perhatian Si Kecil - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Biasanya, anak akan mudah melupakan hal lama ketika tertarik pada hal baru. Karenanya, kamu bisa mengalihkan perhatian mereka sebagai salah satu cara dalam mengatasi anak tantrum. Contohnya, kamu bisa memberikan camilan yang mereka sukai atau mainan yang sudah lama tidak dimainkan ketika mereka sedang marah, berteriak, dan rewel.

5. Mencoba untuk Tetap Konsisten

Mencoba untuk Tetap Konsisten - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Jika kamu berhasil mengatasi anak tantrum ketika di rumah, maka pastikan pula bahwa kamu juga berhasil mengatasinya ketika di luar rumah. Cobalah untuk tetap tenang dan tahan diri agar tidak marah kepada si kecil untuk menyuruh mereka diam. Selalu konsisten untuk tidak menghiraukan jeritan.

Menurut Diane Ryals, seorang pakar edukasi kehidupan keluarga dari University of Illinois mengungkapkan bahwa tantrum bisa menjadi masalah ketika orangtua justru menuruti keinginan sang anak dengan mudah hanya untuk meminta anak diam. Padahal, tantrum itu sendiri bisa menjadi “senjata” bagi sang anak untuk bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan di masa yang akan datang.

6. Hentikan Kesibukan Sementara Waktu

Hentikan Kesibukan Sementara Waktu - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Menghentikan kesibukan kamu untuk sementara waktu dan fokus pada si kecil bisa menjadi salah satu cara mengatasi anak tantrum yang dapat dilakukan. Mungkin sering terjadi ketika kamu sedang melakukan suatu pekerjaan di rumah, anak tiba-tiba melempar mainan, berteriak, atau bahkan menangis tanpa sebab.

Nah, bisa jadi hal tersebut justru menunjukan bahwa mereka meminta perhatian. Oleh karena itu, ketika sang anak mulai melakukan hal tersebut, cobalah untuk menghentikan pekerjaan apapun yang sedang kamu lakukan dan menemani si kecil terlebih dahulu. Barulah ketika anak sudah terlihat sibuk dengan aktivitas yang sedang dilakukan, kamu bisa mulai kembali melakukan pekerjaan awal yang tertunda.

7. Abaikan Reaksi Orang Sekitar

Abaikan Reaksi Orang Sekitar - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Kebanyakan orangtua pasti merasa malu ketika anak tiba-tiba menjerit di tempat umum. Dikarenakan hal itulah, tak jarang pula orangtua yang jadi terpancing untuk marah kepada sang anak dan memberikan apa yang mereka inginkan dengan harapan agar masalah cepat selesai.

Tatapan tajam dari orang sekitar yang merasa terganggu juga seringkali menjadi salah satu kendala dalam mengatasi anak tantrum sekaligus menjadi masalah yang memusingkan. Padahal, mengatasi tantrum agar bisa cepat selesai yaitu dengan mengabaikan orang sekitar dan tidak memperdulikan apa yang mereka pikirkan.

(Baca Juga: Kesalahan Mendidik Anak yang Perlu Dihindari)

Jika anak menangis terlalu kencang, cobalah untuk menggendongnya dan ajak ke tempat yang jauh dari keramaian. Setelah itu, duduk dan diamlah beberapa menit hingga anak tenang dengan sendirinya. Namun, jika tantrum anak masih belum terkendali, kamu bisa memutuskan apakah memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan atau justru langsung pulang untuk menyelesaikan masalah di rumah.

8. Jangan Pernah Memukul Anak

Jangan Pernah Memukul Anak - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara mengatasi tantrum anak yang terakhir yaitu dengan tidak melakukan kekerasan, seperti mencubit dan memukul. Perlu diketahui bahwa tindakan kekerasan justru akan meninggalkan luka yang mendalam bagi anak. Oleh karena itu, sebagai gantinya kamu bisa mengatasi anak tantrum dengan memberikan mereka pelukan dan ciuman untuk menunjukan rasa kasih sayang.

Nah, jika terlihat bahwa anak tampak terlalu sering tantrum, bahkan hingga menyakiti diri sendiri dan orang lain, ada baiknya jika kamu mulai melakukan konsultasi dengan profesional untuk bisa mencari cara mengatasi tantrum anak yang lebih tepat.

Dalam merayakan hari anak nasional anak 2020, memberikan si kecil mainan edukasi bisa menjadi pilihan hadiah terbaik lho. Semakin hemat dengan lagi dengan memanfaatkan berbagai promo dan diskon dari kartu kredit pilihan, salah satunya seperti diskon hingga 50 persen gratis ongkir untuk transaksi yang dilakukan secara online. Lumayan banget, kan!

Belum punya kartu kredit? Jangan khawatir! Segera ajukan saja di CekAja.com. Selain kamu bisa melakukan perbandingan jenis kartu kredit yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup, mengajukan kartu kredit di sini juga tak perlu ke luar rumah karena seluruh proses dapat dilakukan secara online. Maka dari itu, jangan sungkan dan segera ajukan kartu kreditmu hanya di CekAja.com.

Tentang kami

Kyla Damasha

Kyla Damasha