Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

8 Dampak Positif Video Game untuk Anak, Apa Saja?

by Ayunindya Annistri on 19 Februari, 2020

Tak melulu membahayakan, nyatanya terdapat dampak positif video game untuk anak. Hal ini juga harus didukung oleh orang tua dengan cara mengawasi atau bahkan turut berpartisipasi di saat si kecil sedang asyik dengan permainan digitalnya tersebut.

Dampak Positif Video Game untuk Anak

Perkembangan zaman yang kian modern, membuat berbagai permainan tradisional seperti kelereng, congklak, dan lompat tali enggak lagi populer di kalangan anak-anak. Mereka kini beralih ke permainan digital seperti video game untuk mengisi waktu luang.

Namun, tidak sedikit pula dari para orang tua yang merasa khawatir akan tumbuh kembang anaknya hanya karena bermain video game terus-menerus. Karena memang, salah satu dampak negatif dari permainan digital tersebut adalah membuat anak-anak kecanduan hingga mempengaruhi kesehatan mata.

Tetapi sebetulnya, jika diawasi dengan benar oleh orang tua, permainan yang biasanya ada di perangkat elektronik tersebut juga memiliki pengaruh baik untuk perkembangan otak anak.

Video Game yang Aman untuk Dimainkan Anak-anak

Sebelum membahas dampak positif video game untuk anak, kurang afdal nampaknya bila kamu tidak mengetahui apa saja video game yang bisa dimainkan oleh anak. Sebab, rekomendasinya berikut ini dijamin aman tanpa adanya unsur kekerasan.

(Baca Juga: Game Balap Mobil Terbaik 2020 untuk Pengguna Android dan iOS)
Dampak Positif Video Game untuk Anak

Berikut 8 dampak positif video game untuk anak yang perlu kamu ketahui sebagai orang tua:

1. Melatih kemampuan problem solving

Setiap orang tentu saja memiliki kemampuan untuk mengatasi suatu masalah atau dikenal problem solving. Kemampuan ini biasanya diasah sedari kecil dan disinilah dampak positif video game untuk anak yang paling terlihat.

Pasalnya, enggak sedikit video game yang memiliki alur permainan misteri dengan tujuan agar pemainnya mampu memecahkan masalah dan tantangan yang diberikan.

Hal ini tentu saja berdampak baik khususnya untuk melatih perkembangan otak anak, yang mana mereka bakal terbiasa dalam menganalisa suatu masalah dan mencari solusi yang tepat agar tidak salah langkah dalam bertindak.

Tetapi perlu diperhatikan pula, sebagai orang tua, kamu juga harus mengawasi dan turut memilihkan sendiri video game yang bakal dimainkan oleh buah hatimu. Beri ia pengertian mengenai mana video game yang tepat dan sesuai dengan usianya untuk dimainkan.

2. Melatih emosi agar lebih terkendali

Dampak positif video game untuk anak selanjutnya adalah dapat membantu melatih emosi. Ini berarti mereka bakal belajar cara mengendalikan emosi agar tidak meledak-ledak ketika kalah bermain video game. Sebaliknya, anak akan tahu bahwa untuk dapat meraih apapun yang diinginkan dibutuhkan kesabaran dan sikap pantang menyerah.

3. Belajar kerja sama dan berkompetisi secara adil

Adalah hal lumrah saat anak bermain video game, ia mengajak teman-temannya untuk ikut serta bermain bersama. Hal ini tidak seharusnya kamu larang, sebab memiliki dampak positif bagi tumbuh kembang anak, terutama dalam meningkatkan kemampuan sosialisasinya.

Biarkan ia memilih permainan yang dapat membuatnya menjalin kerja sama dengan teman-teman, seperti game olahraga sepak bola. Tidak hanya itu saja, dampak positif video game untuk anak juga dapat dilihat dari caranya berkompetisi, yang mana ia dapat berlaku adil untuk bisa meraih kemenangan.

4. Meningkatkan kreativitas dan daya imajinasi anak

Tampilan visual video game yang menarik membuat seorang anak ingin memainkan game tersebut. Misalnya saja, game Minecraft yang menuntut kreativitas dan daya imajinasi pemainnya untuk dapat membuat bangunan-bangunan unik ala game besutan developer asal Swedia itu.

5. Mengedukasi lewat informasi yang diberikan

Tidak sedikit dari para orang tua yang menganggap jika video game itu sama sekali tidak mendidik dan justru hanya membuang-buang waktu si anak. Anggapan ini juga enggak bisa disalahkan, namun belum tentu pula benar.

Sebab, sekarang telah banyak tersedia video game yang sekaligus dirancang untuk memberikan wawasan bagi para pemainnya. Sebagai contoh, game Toca Kitchen 2, di mana permainan ini bakal mengajarkan si kecil untuk memasak dengan resep orisinal yang mereka ciptakan sendiri.

6. Mengembangkan karakter pantang menyerah

Saat bermain video game, terkadang kamu juga pasti pernah melihat buah hatimu menangis hanya karena tidak mampu menyelesaikan misi yang ada di game tersebut. Ini merupakan hal wajar dan justru memiliki manfaat baik untuk kehidupannya nanti.

Sebab, dari video game inilah si anak akan belajar untuk tidak menyerah dan tetap berusaha ketika gagal dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

7. Melatih jiwa kepemimpinan dengan menjadi pengajar yang baik

Lewat bermain video game, jiwa kepemimpinan yang dimiliki si kecil akan lebih terasah. Karena ia dituntut untuk mempersiapkan strategi dan mengambil keputusan sulit saat bermain bersama tim nya. Selain itu, anak juga akan terbiasa untuk mengajarkan teman-temannya ketika ia sudah mahir dalam menyelesaikan misi pada video game tersebut.

(Baca Juga: 15 Situs Download Game PC: Dari Game Lawas hingga Game Indie)
8. Tercipta kedekatan yang erat antara anak dengan ayah

Terakhir, dampak positif video game untuk anak adalah terciptanya hubungan yang lebih akrab antara anak dengan ayah. Sebab menurut para ahli, kedekatan antara anak dengan ayah bakal mempengaruhi perkembangan psikis anak, di mana ia bakal menjadi lebih percaya diri.

Oleh karenanya, penting bagi kamu untuk membuat si buah hati merasa dekat dan mendapatkan kasih sayang dengan selalu menemaninya saat bermain video game.

Untuk menambah kesan seru saat bermain game bersama, kamu bisa menciptakan peraturan ‘siapa yang kalah’ bakal mendapatkan hukuman. Tujuannya agar si anak tak selalu merasa untuk mengalah pada orang tua nya karena memang itu adalah tugasnya. Namun lebih dari itu, bangun rasa pertemanan yang membuat anak merasa bahwa orang tuanya adalah temannya juga.

Itulah sederet rekomendasi game dan dampak positif video game untuk anak. Ingat, selalu awasi dan beri pengertian pada si kecil untuk tidak melulu bermain game.

Meskipun memiliki dampak positif untuk tumbuh kembangnya, namun tetap saja cara terbaik untuk mendidik anak adalah lewat pendidikan di sekolah, atau mengikut sertakannya pada kegiatan yang membuat kepribadiannya berkembang lebih baik.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar gaya hidup, strategi mengelola keuangan hingga cara memilih produk finansial yang tepat hanya di CekAja.com.

Tentang Penulis

Ayunindya Annistri

Penulis amatir yang hobi merantau