Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

8 Quote BJ Habibie Ini Patut Jadi Renungan Buat yang Ingin Sukses

by Miftahul Khoer on 13 September, 2019

Indonesia berduka atas wafatnya salah satu anak bangsa terbaik, BJ Habibie. Presiden ke-3 yang memiliki segudang prestasi itu menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

habibie

Mr. Crack, begitu almarhum Habibie disapa, begitu banyak menorehkan prestasi yang mengharumkan bangsa. Ia dikenal sebagai sosok inovator, pecinta, cendekiawan, intelektual, dan nasionalis. Sosok yang gemar membaca buku berjam-jam itu sangat banyak memberikan kontribusi bagi negara ini.

Tak heran jika banyak orang di Indonesia bahkan dunia sangat ingin memiliki kemampuan seperti Habibie. Jasa-jasanya sampai kapanpun tak akan pernah terlupa. Begitu juga dengan kata-kata mutiara Habibie yang akan selalu dikenang oleh bangsa. Berikut kata-kata mutiara Habibie yang bisa menjadi pemicu siapapun untuk sukses berkarir dalam bidang apapun. Yuk cek!

1. “Di mana pun engkau berada, teruslah menjadi yang terbaik dan berikan yang terbaik dari yang bisa kau berikan.”

Nasihat ini berlaku bagi siapa saja. Buat siswa sekolah, santri, karyawan, pengusaha hingga pejabat pemerintah sekalipun.

Kemampuan diri atau skill merupakan modal paling besar yang dimiliki seseorang. Tunjukanlah pada orang bahwa kemampuan kamu adalah yang terbaik dari yang lain.

(Baca juga: Fakta-fakta Unik Eyang Habibie yang Perlu Kamu Tahu)
2. “Salah satu kunci kebahagiaan adalah menggunakan uangmu untuk pengalaman, bukan keinginan.”

Tak sedikit orang kaya menjadikan uang adalah segalanya, untuk membeli apapun yang diinginkan. Padahal, sejatinya uang untuk keperluan produktif dan investasi jangka panjang, salah satunya investasi pengalaman.

Investasi pengalaman bisa dalam bentuk sekolah, kursus atau apapun yang menjadikan sesuatu adalah pengalaman yang berharga. Sehingga suatu saat uang yang kau gunakan akan sangat bermanfaat bagi masa depan.

3. “Pengalaman tidak bisa dipelajari, tapi harus dilalui.”

Ada banyak orang sukses yang sering mengalami kegagalan. Mereka sadar bahwa kegagalan adalah pengalaman terbaik untuk belajar.

Dengan melalui berbagai pengalaman, seseorang akan terus belajar sekaligus memahami bagaimana kesuksesan itu didapat.

4. “Hanya anak bangsa sendirilah yang dapat diandalkan untuk membangun Indonesia. Tidak mungkin kita mengharapkan dari bangsa lain.”

Nasihat satu ini cukup dalam. Sebagai seorang yang berpengalaman hidup dan berkarier di luar negeri, Habibie paham betul siapapun pasti akan dan terketuk hatinya untuk mengabdi pada bangsa sendiri.

So, Habibie ingin memberikan pesan bahwa sebuah bangsa bisa menjadi besar jika orang-orangnya sendiri membesarkan bangsanya dengan karya yang luar biasa. Nasihat ini juga sangat cocok bagi generasi milenial yang masih cukup banyak kesempatan untuk mengharumkan nama bangsa.

5. “Utamakan kerja nyata, bukan citra.”

Di zaman serba canggih seperti sekarang ini banyak platform yang memudahkan kita untuk menampilkan citra diri agar bisa dinilai banyak orang. Justru dalam bekerja, kata Habibie, seseorang haruslah mengutamakan kinerja bukan hanya pencitraan semata.

Jika kinerja kita baik di mata orang, maka secara otomatis orang tersebut akan menilai dan memberikan citra positif terhadap kita tanpa harus sengaja mencitrakan diri. So, mulailah mengutamakan kerja bukan terus-menerus pencitraan.

6. “Kegagalan hanya terjadi bila kita menyerah.”

Gagal dalam berkarier atau menjalankan bisnis adalah hal wajar dan biasa bagi pemula. Namun, jika setelah gagal kamu tidak mencoba lagi dengan mencari solusi baru, maka artinya kamu telah menyerah sebelum ‘perang’.

Ingat, Bill Gates saja, salah satu orang terkaya di dunia pernah merasa gagal dalam mengembangkan perusahaannya, Microsoft. Karena tekadnya kuat, akhirnya Microsoft menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Jangan jauh-jauh, seorang Nadiem Makarim, yang kini sukses mengembangkan Go-Jek pernah merasa gagal dan vakum setahun bahkan bisnis Go-Jeknya terancam tutup. Namun, dengan tekad kuat akhirnya di tangan Nadiem, Go-Jek bisa berkembang seperti saat ini.

7. “Keberhasilan bukanlah milik orang yang pintar, keberhasilan adalah kepunyaan mereka yang senantiasa berusaha.”

Kadang keberhasilan bukan diukur dari pendidikan yang ditempuh seseorang. Justru keberhasilan bisa diraih oleh siapa saja yang terus berusaha tanpa kenal menyerah.

Susi Pudjiastuti saja pernah gagal dalam urusan sekolah formal. Namun, ia tak pantang menyerah untuk membuktikan bahwa ia bisa sukses. Semangatnya itulah yang menjadikan Susi menjadi pengusaha dan juga sosok menteri yang menjadi panutan banyak orang.

(Baca juga: Pesona Kota Aachen di Jerman, Saksi Perjuangan Habibie)
8. “Apabila kamu sudah memutuskan menekuni suatu bidang, jadilah orang yang konsisten. Itu adalah kunci keberhasilan yang sebenarnya.”

Apa yang dikatakan Habibie di atas memang benar adanya. Salah satu kunci keberhasilan seseorang adalah konsisten disertai komitmen dan fokus. Buat kamu yang sedang mengembangkan bisnis makanan misalnya. Fokus dan konsistenlah di jalur yang memang benar kamu kuasai. Hingga bisnis tersebut benar-benar sudah matang dan perlu dikembangkan.

Tak sedikit para pengusaha sukses di satu bisnis sudah langsung kepincut ingin mengembangkan bisnis lain. Padahal, usaha yang baru dirintisnya tersebut belum dikuasai secara penuh.

Begitu juga dalam bidang karier. Ketika kamu merasa bahwa skill kamu ada di bidang otomotif, maka fokus dan konsisten lah di bidang otomotif sampai kamu benar-benar ahli di bidangnya. Jangan sampai kamu baru memahami otomotif, kamu ingin berkarier di bidang lain. Boleh-boleh saja sebetulnya. Hanya saja hasilnya gak akan maksimal dan gak fokus.

Nah, itulah beberapa kata mutiara yang bisa jadi nasihat dari Habibie buat siapapun yang ingin sukses. Apakah kamu bercita-cita ingin memiliki kecerdasan seperti Habibie?

Kamu juga bisa menjadi orang sukses dengan jalan merintis usaha. Jangan lupa cek berbagai pilihan pinjaman modal usaha menarik di CekAja.com!

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.