Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

9 Kesenian Tradisional Khas Sumatera Selatan

by Kyla Damasha on 20 June, 2020

Kesenian tradisional khas Sumatera Selatan sangat banyak dan beraneka ragam, mulai dari tarian, alat musik, hingga berbagai lagu daerah. Saking banyaknya, mungkin ada beberapa di antaranya yang pernah kita pelajari semasa sekolah.

Kesenian Tradisional Khas Sumatera Selatan

Indonesia memang dikenal dengan keanekaragamannya, dan itulah yang juga menjadi sebagian besar menjadi daya tarik para wisatawan mancanegara untuk dapat berkunjung ke berbagai daerah yang ada, baik itu untuk mencicipi keunikan kulinernya, mempelajari bahasanya, hingga bereksplorasi dengan suku dan budaya Indonesia.

Setiap provinsi yang ada di Indonesia memiliki kesenian tradisional yang berbeda-beda, dan di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kesenian tradisional khas Sumatera Selatan. Penasaran? Yuk disimak bersama-sama.

Kesenian Tradisional Khas Sumatera Selatan
1. Alat Musik Tradisional

Kesenian tradisional khas Sumatera Selatan yang akan kita bahas pertama adalah alat musiknya. Di Sumatera Selatan itu sendiri, alat musik tak hanya menjadi salah satu kesenian yang dapat dipelajari, melainkan juga menjadi seni tradisional yang sering dipentaskan di berbagai kesempatan.

  • Gambus

Gambus

Pertama ada gambus yang merupakan kesenian tradisional khas Sumatera Selatan yang terbuat dari bahan dasar kayu, memiliki enam dawai, dan dimainkan dengan cara dipetik layaknya seperti bermain gitar.

Selain sering dimainkan sebagai musik beraliran melodis, nyatanya Gambus juga seringkali digunakan sebagai pengiring lagu bernuansa religi. Salah satu musiklah yang terkenal ialah Orkes Gambus Al Muhibbien dan Assyabab Group Gambus yang berasal dari Palembang.

  • Genggong

Genggong

Kesenian tradisional khas Sumatera Selatan selanjutnya adalah Genggong yang berasal dari kota Pagar Alam dan mampu menghasilkan suara merdu seperti harmonika. Genggong ini terbuat dari bambu, kayu ataupun logam, tergantung dari keinginan sang pembuat.

(Baca Juga: Kesenian Tradisional Khas Sumatera Utara)

Jaman dulu, alat musik ini sering dimainkan oleh para petani sebagai pengisi waktu luang ketika beristirahat dari aktivitasnya di sawah. Nah, agar genggong dapat menghasilkan suara, sang pemain harus menggunakan mulut mereka untuk bisa memainkannya. Oleh karena itu, jika kamu tengah berkunjung ke Sumatera Selatan dan ingin mempelajari Genggong, jangan lupa membawa tisu untuk membersihkannya.

  • Tenun

Tenun

Alasan mengapa kesenian tradisional khas Sumatera Selatan ini dinamakan Tenun ialah karena pada dahulu kala, alat musik Tenun sering kali dimainkan pada saat para wanita tengah mengerjakan tenun kain. Tenun terbuat dari bahan dasar kayu yang berbentuk persegi panjang. Sementara itu cara memainkannya adalah dengan cara dipukul.

Alat musik Tenun juga memiliki ornament segitiga di bagian tengahnya yang mana apabila dipukul makan akan menghasikan bunyi, tetapi bukan irama. Biasanya alat musik satu ini sering dipentaskan pada acara-acara kebudayaan lokal.

2. Tarian Tradisional

Selanjutnya adalah tarian daerah yang juga tak bisa lepas untuk dibahas jika kita membicarakan tentang kesenian tradisional khas Sumatera Selatan. Biasanya, tarian tradisional ini juga sering kali dipentaskan menggunakan beberapa alat musik yang baru saja kita bahas. Dengan gaya yang unik dan konstum yang sangat merepresentasikan eratnya budaya, tarian tradisiona juga sering menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara.

  • Tari Gending Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya

Apakah kamu tahu dengan lagu daerah Gending Sriwijaya? Lagu yang cukup terkenal dari Palembang ini memang digunakan untuk mengiringi tarian dengan nama yang sama dan tak kalah terkenalnya, yaitu Tari Gending Sriwijaya. Kesenian tradisional khas Sumatera Selatan ini menggambarkan keluhuran budaya, kejayaan, serta keagungan kemaharajaan Sriwijaya yang sempat Berjaya dalam mempersatukan wilayah Barat Nusantara. Biasanya, Tari Gending Sriwijaya sering dibawakan dalam rangka menyambut tamu-tamu agung.

  • Tari Tenun Songket

Tari Tenun Songket

Ternyata di Sumatera Selatan, nama ‘Tenun’ tak hanya digunakan sebagai nama alat musik saja, melainkan juga nama dari sebuah tarian daerah, yaitu tarian Tenun Songket. Sesuai dengan namanya, kesenian tradisional khas Sumatera Barat ini menggambarkan masyarakat lokal, khususnya kaum wanita, yang memanfaatkan waktu luang untuk menenun kain songket dan kerajinan tangan.

  • Tari Tanggai

Tari TanggaiTari Tanggai merupaan salah satu kesenian tradisional khas Sumatera Selatan yang biasanya dipentaskan sebagai persembahan untuk menyambut tamu kehormatan. Tarian ini dibawakan oleh lima orang yang mengenakan pakaian khas daerah, seperti kain songket, dodot, pending, kalung, sanggul malang, kembang urat atau rampai, tajuk cempako, kembang goyang, dan tanggai yang berbentuk seperti kuku dan terbuat dari lempengan tembaga.

Sementara itu, tariannya itu sendiri menggambarkan masyarakat Palembang yang ramah dan saling menghormati, menghargai, serta menyayangi tamu yang berkunjung.

3. Lagu Daerah

Kesenian tradisional khas Sumatera Selatan yang akan kita bahas terakhir ialah lagu daerah. Provinsi dengan Ibu Kota Palembang ini nyatanya juga memiliki sejumlah lagu daerah yang asyik untuk didengar lho. Bahkan, mungkin beberapa diantaranya setidaknya pernah kita pelajari semasa di bangku sekolah.

  • Kabile Bile

Kabile bile merupakan salah satu lagu daerah sekaligus kesenian tradisional khas Sumatera Selatan yang bercerita tentang seseorang yang merasa kesepian, merasa sendiri, serta menanti seseorang untuk mau menjadi pendamping hidupnya. Ketika itu, dia juga merasa bagaikan tak berguna dan semua orang meninggalkannya, akan tetapi ia tidak putus asa untuk terus menanti.

  • Gending Sriwijaya

Di poin sebelumnya kita sudah membahas tentang tari Gending Sriwijaya. Dan sekarang saatnya kita membahas tentang lagu dari Gending Sriwijaya itu sendiri yang turut menjadi pengiring dari tarian daerah dengan nama yang sama tersebut. Lagu Gending Sriwijaya yang berasal dari Palembang menceritakan tentang seseorang yang rindu akan jaman kerajaan Sriwijaya yang mana saat itu sempat menjadi pusat dari agama Budha.

  • Pempek Lenjer

Pempek lenjer

Jika mendengar nama ‘Palembang’, pasti yang pertama akan keluar di benakmu adalah Pempek yang menjadi makanan khas dari daerah tersebut, bukan? Ternyata, Di Sumatera Selatan itu sendiri, nama ‘Pempek’ juga turut dijadikan sebagai salah satu judul lagu. ‘Pempek Lenjer’ yang merupakan salah satu jenis dari makanan pempek ternyata memiliki lagu sendiri yang bercerita tentang kelezatan dari makanan khas satu ini. Unik banget ya!

Memang kalau berbicara tentang budaya Indonesia tak aka nada habisnya. Namun, tak dapat dipungkiri pula bahwa keanekaragaman yang dimiliki oleh Indonesia termasuk kesenian tradisional justru menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara.

(Baca Juga: Review Kartu Kredit BNI Garuda Visa Signature)

Nah, bagaimana denganmu? Apakah kamu sudah bereksplorasi ke seluruh wilayah di Indonesia? Walaupun saat ini kita terpaksa harus menahan rencana liburan karena virus corona Covid-19 yang masih mewabah, bukan berarti hal tersebut bisa menghalangi kita untuk terus berencana.

Tak perlu membeli tiket liburan sekarang, cukup mengajukan kartu kredit saja kamu sudah membuat perencanaan liburan menjadi lebih mudah lho. Pasalnya, dengan kartu kredit kamu justru bisa menekan biaya liburan menjadi jauh lebih hemat. Maka dari itu, persiapkanlah rencana liburanmu dari sekarang dengan mengajukan kartu kredit hanya di CekAja.com.

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda