Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Aman Melancong dengan Aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri

by Maria Nofianti on 26 Februari, 2020

Saat ini, pergi ke luar negeri adalah salah satu passion untuk memenuhi gaya hidup. Bisa sekedar hanya untuk berfoto dan membagikannya dalam galeri sosial media, menunjukkan eksistensi diri, dan menunjukkan tingkat kemapanan hidup. Itu untuk mereka yang pergi ke luar negeri dengan tujuan berwisata. Namun, banyak juga yang pergi ke luar negeri dengan tujuan bekerja. Luar negeri memang sangat menarik sebagai lahan kerja, karena di luar negeri gajinya jelas lebih besar jika dibandingkan dengan pekerjaan serupa di dalam negeri. Tapi dengan gaji yang lebih besar, tentu saja tantangannya juga lebih besar. 

aplikasi safe travel kementrian luar negeri

Jadi, siapa sih yang tidak ingin pergi ke luar negeri?

Mungkin hampir semua orang memiliki keinginan untuk bepergian ke luar negeri. Namun ada banyak kekhawatiran dan pertimbangan yang harus dilakukan saat akan pergi ke luar negeri. Misalnya saja untuk saat ini kita akan berpikir, apakah negara yang akan dikunjungi aman? Baik itu dalam segi kesehatan dan juga konflik. Bagaimana untuk kontak dengan kedutaan? Bagaimana dengan tujuan wisatanya? Dan banyak pertanyaan lainnya.

Menanggapi beragam kekhawatiran dan keresahan itu, maka pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri meluncurkan sebuah aplikasi Safe Travel untuk WNI yang akan ke luar negeri. Aplikasi Safe Travel adalah sebuah platform yang dibuat untuk membantu WNI saat bepergian ke luar negeri. Mengingat sekarang ini ada banyak sekali WNI yang bepergian ke luar negeri dengan banyak tujuan seperti liburan, bekerja, belajar atau bisnis. Saat ini saja WNI yang berada di luar negeri ada 2.978.446 orang dan mayoritas mereka adalah para pekerja migrant. Dan tiap tahunnya ada 18 juta orang yang pergi  ke luar negeri untuk berwisata termasuk di dalamnya umrah dan haji. Namun sebenarnya ada banyak juga yang tidak tercatat, karena ada banyak pekerja migrant yang tidak rutin melaporkan diri dan otomatis tak tercatat dalam sistem.

Selain itu, dibuatnya aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri ini sebenarnya buntut dari perasaan pemerintah yang merasa kecolongan saat ada gempa Nepal 2015 yang lalu. Mereka tidak bisa tahu ada berapa banyak WNI yang berada di Nepal dan mungkin juga menjadi korban. Ini disebabkan banyak WNI yang tidak melapor ketika berada di Nepal sehingga Pemerintah kesulitan melacak semua WNI yang di sana. Agar hal itu tidak terulang lagi maka dibuatlah aplikasi ini. Aplikasi ini tentu saja akan membantu mendata ada berapa banyak WNI yang sedang berada di suatu negara. Dengan begini para WNI ini akan lebih mudah terorganisir saat ada hal yang tidak di inginkan.

(Baca juga: Pengecualian Asuransi Perjalanan)

Aplikasi safe travel ini merupakan salah satu bentuk dari upaya pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada warga negaranya. Dan juga menjadi satu upaya untuk mengamankan warga negaranya jika terjadi hal hal yang tidak diinginkan. Mengingat bencana, konflik, dan kemungkinan buruk lain memang saat ini kerap terjadi, tak hanya di dalam negeri, bahkan luar negeri.

Aplikasi Safe Travel ini juga memiliki informasi dari 180 negara. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan tingkat kerawanan dan keamanan suatu negara beserta indikator warnanya, kemudian ada juga informasi mengenai alamat, nomor telepon, faksimile, serta hotline untuk perwakilan atau kedutaan RI. Dengan semua informasi berada dalam genggamanmu maka diharapkan para WNI di luar negeri merasa lebih aman.

Aplikasi Safe Travel ini bisa digunakan di smartphone Android maupun iOS. Sehingga bisa digunakan oleh setiap orang yang memiliki smartphone dan iPhone. Jika kamu melancong ke luar negeri dan mendaftarkan perjalanan kamu melalui Safe Travel maka kamu akan mendapatkan banyak manfaat dari aplikasi ini. Aplikasi ini juga mempunyai fitur-fitur canggih dan menarik seperti di bawah ini.

1. Fitur akses informasi ke KBRI/KJRI/KRI

Safe Travel memiliki akses untuk informasi mengenai alamat lengkap serta nomor telepon yang bisa dihubungi tentang perwakilan RI atau Kedutaan di negara yang kamu kunjungi atau tinggali. Dengan memiliki akses ini maka jika terjadi hal yang tidak di inginkan seperti kehilangan paspor maka kamu tidak kebingungan. Melalui Safe Travel kamu akan dipandu bagaimana cara mengurusnya beserta alamat kantor imigrasi untuk mengurusnya. Pastikan semua persyaratan yang dibutuhkan sudah kamu lengkapi.

2. Akses informasi lengkap negara tujuan

Biasanya saat pertama kali mengunjungi suatu negara seringnya kita kekurangan akan informasi tentang negara tujuan kita. Dengan aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri ini kamu akan mendapatkan informasi yang lengkap tentang negara tujuan. Ini tentu akan sangat membantu serta mempermudah semua aktivitas yang dilakukan di negara tersebut. Informasi itu meliputi status negara aman atau tidak dan terdapat indikator warna, akses layanan ke 130 perwakilan RI yang tersebar di banyak negara beserta alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, informasi tentang keimigrasian yang berisi penjelasan tentang paspor dan visa, informasi mengenai hukum dan adat istiadat atau kebiasaan setempat, mata uang yang digunakan, asuransi dan layanan kesehatan, telekomunikasi, informasi tentang tempat untuk beribadah, informasi perkiraan cuaca dan tujuan wisata lokal, informasi tentang kuliner yang halal dan informasi lainnya yang berhubungan dengan negara itu.

Fitur informasi yang cukup lengkap tentu saja akan memberikan kemudahan bagi kita saat berwisata dan melancong ke luar negeri. Karena hal hal di atas memang sangat diperlukan oleh setiap wisatawan, terlebih jika baru pertama kali menginjakkan kaki di negara baru yang mereka kunjungi. Hingga tak ada lagi ceritanya kita tersesat di luar negeri jika dapat menggunakan aplikasi ini dengan baik.

3. Fitur darurat

Aplikasi ini juga terdapat fitur darurat yang bisa digunakan saat kamu butuh pertolongan yang cepat karena suatu keadaan yang berbahaya bagi jiwa. Dengan menekan tombol panic button maka kamu bisa mengirim foto atau video ke KBRI/KJRI terdekat agar kamu bisa meminta pertolongan secepat mungkin dan mereka akan segera ke lokasi kejadian. Jadi jika terjadi sesuatu yang buruk, bisa langsung meminta bantuan ke KBRI atau KJRI pemerintah yang akan siap siaga membantumu. Aplikasi dengan fitur ini tentu saja sangat baik jika bisa dimanfaatkan oleh pekerja TKI yang bekerja di instansi rumah tangga, untuk meminimalisir tingkat kekerasan terhadap tenaga kerja Indonesia yang seringkali dilakukan oleh majikan mereka.

4. Indonesian Nearby

Ini adalah fitur yang memperlihatkan kepada kita apakah ada WNI lain di sekitar kita yang juga menggunakan aplikasi Safe Travel ini. Dengan ini kamu bisa lebih banyak mengenal sesama WNI. Kalian bisa saling berkenalan dan mengobrol untuk bertukar pengalaman selama berada di negara itu. bahkan ada juga yang sampai membentuk sebuah komunitas untuk para WNI yang tinggal di negara itu. Tentu ini akan semakin mempererat hubungan persaudaraan. Dengan begini kamu tidak akan merasa ‘sendir’ lagi di negeri orang. Karena tak dipungkiri jika sesama warga negara Indonesia dan bertemu di luar negeri atau perantauan, maka rasa persaudaraan akan lebih kuat, karena merasa ada kesamaan bangsa.

5. Bisa share ke media sosial

Sekarang ini jamannya eksis di media sosial, apapun jika bisa dibagikan di media sosial maka akan dibagikan dengan cepat. Maka dari itu para pengguna Safe Travel ini bisa memposting selfie mereka untuk media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram. Dengan melakukan check-in sambil selfie kamu tetap bisa eksis di dunia maya loh. Fitur ini bisa menjadi daya tarik pengguna mengingat ada banyak sekali orang yang memiliki media sosial sekarang ini. Para pengguna Safe Travel juga akan merasa bahwa aplikasi ini menarik, karena tetap mengikuti tren dengan bisa share ke media sosial.

Nah itu dia fitur canggih dan menarik dari aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri yang bisa kamu coba. Berlibur atau kegiatan apa saja di negeri orang kadang membuat kita sedikit tertekan karena kurangnya informasi tentang negara tersebut. Dengan memiliki aplikasi ini para WNI juga bisa terekam lokasinya sehingga akan lebih mudah bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Saat ini sejak diluncurkan pada tahun 2017, Kementerian Luar Negeri sudah melakukan paling tidak 2 kali event untuk memperkenalkan aplikasi Safe Travel ini. Namun pada kenyataannya masih banyak orang yang belum tahu apa itu Safe Travel. Kurangnya sosialisasi tentang aplikasi Safe Travel ini mengakibatkan banyak para WNI yang di luar negeri belum terlapor pada system pusat. Tentu saja ini akan menyulitkan untuk memberikan pertolongan. Seperti kasus WNI yang mengalami tindak KDRT dan hanya bisa meminta tolong di media sosialnya. WNI ini tidak menggunakan aplikasi Safe Travel sehingga untuk melaporkan kejadian yang terjadi padanya ia merasa kebingungan. Inilah contoh kurangnya sosialisasi penggunaan aplikasi Safe Travel, padahal aplikasi ini sudah terunduh oleh lebih dari 50 ribu pengguna smartphone.

(Baca Juga: Asuransi Perjalanan ke Jepang)

Aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri ini memang sebaiknya diunduh oleh mereka yang sudah tinggal atau yang akan berangkat di luar negeri untuk menghindari tidak terlacaknya kamu di system. Apalagi jika kamu hanya pernah melakukan pelaporan satu kali saat kedatangan kepada pihak KBRI/KJRI dan tidak melakukannya lagi padahal kamu tinggal lama di negara itu. Tidak terlacaknya kamu karena tidak adanya pelaporan kembali tentu akan sangat merugikan kamu jika kamu dalam keadaan bahaya. Safe travel secara tak langsung juga mengajak warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri untuk lebih sadar akan status mereka, dan melaporkan keberadaan mereka. Karena jelas jika terjadi sesuatu pun pemerintah yang akan disalahkan. Jadi rajin rajinlah melaporkan diri, agar status tetap tercatat di sistem.

Melancong ke luar negeri atau bekerja dan tinggal di luar negeri tentu membutuhkan banyak persiapan. Selain kamu mempersiapkan dokumen-dokumen penting, kamu juga harus memikirkan tentang keselamatan. Dengan memiliki aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri kamu akan terlindungi selama bepergian. Jadi segera unduh aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri agar aman dan nyaman di negeri orang ya!

Lindungi perjalan ke luar negeri dengan asuransi perjalan terlengkap hanya di Cekaja.com.

Widget TRV Insurance

Tentang Penulis