Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Andaikan Kena PHK, Berikut Cara Menghitung Uang Pesangon yang Bisa Didapatkan

by Rafly Aditia on 10 Februari, 2016

tips anti bangkrut _ investasi - CekAja.com

Hiruk pikuk pemberitaan PHK (pemutusan hubungan kerja) besar-besaran pada sejumlah perusahaan membuat isu uang pesangon jadi perhatian.

Pasalnya, dengan uang tersebut para pekerja yang terkena dampak akan bisa menyambung hidup. Pertanyaannya, berapa uang yang harus diterima?

Hingar bingar tentang PHK yang dilakukan oleh beberapa perusahaan di Indonesia terus membuat industri dalam negeri ketar-ketir. Terutama bagi kamu para pekerja yang mengantungkan hidup dari pendapatan bulanan. Belum lagi jika kamu sebagai pekerja sedang miliki beban cicilan kredit rumah, dan cicilan kredit lain.

Apabila sudah terkena PHK dan sedang dalam kondisi tersebut, maka tidak ada yang bisa dilakukan lagi kecuali mencari sumber pendapatan lain. Bisa membuka usaha atau mencari pekerjaan di perusahaan lain.

Namun, yang jelas kamu harus menyambung hidup kedepannya. Beruntung bagi kamu yang punya pekerjaan sampingan, bagaimana jika tidak. (Baca juga: 5 Cara Bisa Bekerja Sambil Kuliah Kelas Karyawan)

Namun, jangan lupa bahwa saat kamu di PHK maka kamu berhak menerima sejumlah uang ganti rungi, dalam hal ini uang pesangon. Nah, dalam menerima uang pesangon ini sebaiknya kamu benar-benar memastikan bahwa jumlah uang yang diterima sesuai dengan hak yang mesti didapatkan.

Untuk itu, sebaiknya kita belajar cara menghitung pesangon. Di sini kita menggunakan Undang-undang Ketenagakerjaan Pasal 156. Berikut ini cara menghitung uang yang harus kamu dapatkan apabila kamu di PHK;

“Dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha diwajibkan membayar uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.”

Cara menghitung uang pesangon sesuai masa kerja

  • Masa kerja kurang dari satu tahun : 1 bulan upah
  • Masa kerja 1 tahun atau lebih tetapi kurang dari 2 tahun: 2 bulan upah
  • Masa kerja 2 tahun atau lebih tetapi kurang dari 3 tahun: 3 bulan upah
  • Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 4 tahun: 4 bulan upah
  • Masa kerja 4 tahun atau lebih tetapi kurang dari 5 tahun: 5 bulan upah
  • Masa kerja 5 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun: 6 bulan upah
  • Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 7 tahun: 7 bulan upah
  • Masa kerja 7 tahun atau lebih tetapi kurang dari 8 tahun: 8 bulan upah
  • Masa kerja 8 tahun atau lebih : 9 bulan upah

Asumsinya, apabila kamu bekerja selama 5 tahun dengan gaji pokok sebesar Rp5 juta maka kamu berhak mendapatkan uang pesangon sebesar Rp 5 juta x 6 bulan= Rp30 juta.

(Baca: Kerja Puluhan Tahun, Sudah Cek Saldo Jamsostek Belum?)

Uang penghargaan atau uang lain yang didapatkan setelah PHK

Selain uang pesangon, ketika kamu di PHK kamu juga berhak mendapatkan uang penghargaan masa kerja seperti yang tertuang dalam UU ketenagakerjaan Pasal 156 ayat 3, cara perhitungannya sebagai berikut;

  • Masa kerja 3 tahun atau lebih tetapi kurang dari 6 tahun : 2 bulan upah
  • Masa kerja 6 tahun atau lebih tetapi kurang dari 9 tahun : 3 bulan upah
  • Masa kerja 9 tahun atau lebih tetapi kurang dari 12 tahun : 4 bulan upah
  • Masa kerja 12 tahun atau lebih tetapi kurang dari 15 tahun : 5 bulan upah
  • Masa kerja 15 tahun atau lebih tetapi kurang dari 18 tahun : 6 bulan upah
  • Masa kerja 18 tahun atau lebih tetapi kurang dari 21 tahun : 7 bulan upah
  • Masa kerja 21 tahun atau lebih tetapi kurang dari 24 tahun : 8 bulan upah
  • Masa kerja 24 tahun atau lebih : 10 bulan upah

Jadi, apabila asumsinya kamu telah bekerja selama 5 tahun di perusahaan tersebut maka kamu juga berhak mendapatkan uang penghargaan masa kerja sebesar Rp5 juta x 2 bulan= Rp10 juta.

Pastikan juga kamu mendapatkan uang penggantian hak yang terdiri dari, cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur, biaya ongkos kembali ke rumah dari perusahaan, penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan yaitu 15 persen dari pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja apabila kamu memenuhi syarat, serta hal-hal lain yang tertera dalam perjanjian kerja antara kamu dan perusahaan.

 

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami