Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Apa Itu Rush Money? Berikut Definisi, Penyebab dan Cara Mengatasinya

by Nadhillah Kusindriani on 15 Juni, 2020

Beberapa bulan yang lalu sempat ramai tentang rush money di berita dan media sosial. Bagi orang-orang yang berkutat di dunia perbankan lokal maupun internasional, mungkin sudah tidak asing dengan istilah rush money. Namun, bagi masyarakat awam, apakah mereka mengerti apa itu rush money?

Apa Itu Rush Money? Berikut Definisi, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apa itu Rush Money?

Jika di antara kamu ada yang bertanya apa itu rush money, sejatinya rush money adalah sebutan lain dari bank panic atau bank run di dalam dunia perbankan internasional. Kedua istilah tersebut mungkin sudah tidak asing bagi orang-orang yang bekerja di dunia perbankan.

Namun apabila didefinisikan, rush money merupakan sebuah situasi di mana hampir semua nasabah memutuskan untuk menarik uang yang mereka miliki secara besar-besaran, dari bank tempat mereka menabung.

Hal tersebut dapat terjadi karena adanya rasa khawatir dan panik berlebih, terhadap kemungkinan bangkrutnya bank tempat mereka menabung. Dengan begitu, para nasabah langsung beramai-ramai mengambil seluruh uang yang mereka miliki di bank.

Tujuan dari pengambilan uang tersebut sudah pasti, yaitu untuk menghindari kerugian. Pasalnya, para nasabah tersebut akan berpikir, bahwa semakin lama uang mereka bertahan di bank, maka akan semakin berkurang atau habis.

(Baca Juga: Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK?)
Penyebab Terjadinya Rush Money

Jika pada pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui apa itu rush money, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui beberapa hal yang menyebabkan terjadinya rush money.

Seperti yang diketahui, faktor utama penyebab terjadinya rush money adalah rasa takut atau panik yang dimiliki para nasabah. Kepanikan atau ketakutan tersebut, sudah pasti datang dari rasa tidak percaya nasabah terhadap kemampuan mengelola keuangan bank tempat mereka menabung.

Selain itu, faktor lain yang juga dapat menimbulkan kepanikan para nasabah, yaitu adanya provokasi dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Jika sudah begitu, maka yang akan merasakan dampaknya bukan hanya pihak bank, tetapi juga masyarakat khususnya golongan menengah ke bawah.

Sebab, jika para nasabah sudah terlebih dahulu panik karena adanya provokasi dan lain sebagianya, kemudian memutuskan untuk mengambil seluruh uang mereka di bank, maka hal itu hanya membuat bank mengalami risiko kebangkrutan yang lebih besar.

Dengan begitu, hal-hal yang awalnya hanya pikiran dan kepanikan masal, justru berubah menjadi kenyataan.

Efek yang Ditimbulkan dari Rush Money

Jika berbicara tentang efek yang ditimbulkan dari rush money, sebenarnya salah satu efeknya sudah disebutkan di atas, yaitu bank akan mengalami kebangkrutan.

Namun nyatanya, efek negatif yang mungkin timbul karena rush money lebih dari itu. Karena, tidak hanya bank saja yang terkena dampaknya, tetapi juga nasabah dan masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah akan semakin tertekan.

Untuk nasabah sendiri, dampak yang akan dirasakan adalah kerugian, apabila nasabah melakukan penarikan dana simpanan deposito berjangka. Pasalnya, nasabah akan dikenakan penalti jika mengambil dana simpanan tersebut sebelum jatuh tempo.

Cara Mengatasi Efek Rush Money

Meski efek negatif dari rush money ini sangat luas, namun ternyata bisa diantisipasi dan diatasi dengan beberapa cara. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Memberikan batasan penarikan tunai yang dilakukan dalam satu waktu
  • Membuat campaign public relation yang dapat meyakinkan nasabah
  • Melakukan penangguhan untuk penarikan sekaligus
  • Semakin memperkuat akses untuk tambahan dana tunai
  • Bank melakukan pinjaman uang tunai kepada bank lain atau bank pusat
  • Memiliki manajemen pemberian pinjaman yang baik
  • Pihak bank menghitung dana nasabah yang memiliki potensial rush dan siapkan dananya

Nah, kini kamu sudah mengetahui apa itu rush money, faktor-faktor penyebabnya, efek negatif hingga cara mengatasinya. Dari semua informasi tersebut, kesimpulannya adalah jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu tentang rush money.

Selain itu, sebisa mungkin di saat-saat seperti ini kamu masih mempercayakan semua uang yang kamu miliki tersimpan di bank. Namun, apabila kamu membutuhkan dana darurat karena situasi pandemi covid-19 saat ini, jangan khawatir.

Karena, kini kamu bisa mengajukan pinjaman cepat dengan mudah  melalui CekAja.com. Terlebih, sebagai perusahaan financial technology, CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang!

Tentang Penulis