Membuka akses finansial untuk jutaan masyarakat Indonesia

24 sec. read

Asal Mau Capek, Cara Ini Bikin ‘Mama Muda’ Bisa Lebih Hemat

by Rafly Aditia on 20 Mei, 2016

Wanita muda, masih segar, telah menikah, dan sudah memiliki anak. Ya, seringkali kita menemui wanita yang kerap memiliki julukan ‘mama muda’ ini. Bila kamu adalah salah satunya, maka inilah beberapa tips hemat yang bisa kamu miliki.

Saat ini, tidak jarang kita temui wanita yang masih berusia muda tapi sudah memiliki anak. Biasanya sih disebut dengan panggilan ‘mama muda’ atau biasa miliki panggilan singkat ‘mahmud‘.

Masih berjiwa layaknya anak muda, dengan tampilan yang masih segar ditambah kedewasaan yang muncul ketika sudah memiliki anak membuat mama muda memiliki kesan tersendiri di mata orang banyak.

Tetapi, sering juga mama muda secara tidak sadar melakukan kebiasaan atau pola asuh terhadap anak yang kurang efektif dan efisien. Kamu penasaran? Berikut ini ada 5 tips yang bisa bikin mama muda jadi lebih hemat saat mengasuh si kecil:

Bikin bubur tim sendiri

Dibanding harus membeli bubur bayi instan yang harganya cukup menguras kantong, sebaiknya kamu bikin bubur tim sendiri. Campurkan sayuran dan berbagai lauk lainnya seperti ati, daging ayam, keju, dan sebagainya. Selain bikin si kecil lebih sehat, tentunya pengeluaran juga jadi lebih hemat.

Berdasarkan penelitian yang dikeluarkan oleh WHO pada tahun 2014 silam, makanan pendamping ASI seperti bubur tim berisikan daging ayam, atau daging merah yang tinggi protein sangat bagus untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Pakai popok daripada pampers

Saat ini, kebanyakan ibu muda tidak mau capek sehingga memilih pampers daripada popok. Padahal, dibandingkan kamu menyetok pampers hingga empat buah seharinya. Kalau harga per satu pampers Rp 2 ribu, maka sehari kamu menghabiskan uang sebesar Rp 8 ribu dan Rp 240 ribu sebulan untuk si kecil.

Bandingkan kalau menggunakan popok, pengeluaran tersebut tidak perlu lagi dipusingkan karena hanya dengan sedikit mengacuhkan rasa letih hal itu dapat teratasi. (Baca juga: Gak Percaya Kartu Kredit Bisa Bikin Hemat? Baca Dulu Artikel Ini)

Jangan buang perlengkapan dan baju si kecil

Kalau saat ini si kecil sudah mulai tumbuh besar dan banyak pakaian yang mulai tidak muat, jangan buang pakain tersebut. Karena, kalau nanti kamu dan suami berencana untuk memiliki anak lagi pakaian dan perlengkapan tersebut bisa kembali digunakan. Tentunya, hal ini akan membantumu dalam hal keuangan.

Tidak usah pakai baby sitter

Di zaman yang modern ini, banyak sekali mama muda yang lebih memprioritaskan karir atau kepentingan lainnya dibandingkan anak. Hal ini terlihat dari begitu seringnya anak dititipkan ke orang lain, mulai dari kakek-nenek, TPA, atau menggunakan jasa baby sitter.

Padahal dibandingkan menitipkan anak kepada baby sitter yang pastinya mengharuskan kamu mengeluarkan cukup banyak uang, lebih baik asuh si kecil sendiri. Bukan cuma bikin lebih hemat, dengan mengasuh anak sendiri bisa meredam tingkat agresivitas anak dan ketidakpatuhan anak terhadap orang tua.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Child Health and Development (NICHD) di Amerika, semakin sering anak dititipkan kepada orang lain sebelum usia 4,5 tahun akan meningkatkan agresivitas dan berpotensi lebih menimbulkan sifat membangkang terhadap orang tua. (Baca juga: Kartu Kredit Terbaik di Tahun 2016 Buat Kamu Penggila Traveling)

Buka usaha atau kerja freelance di rumah

Bukannya tidak ingin mengasuh anak sendiri, tetapi terkadang mama muda dihadapkan dengan pilihan sulit. Kalau tidak bekerja dan hanya mengurus anak di rumah, maka tidak bisa membantu suami dalam memenuhi keperluan rumah tangga. Tetapi, kalau bekerja si kecil harus menjadi korban karena waktu lebih sering dihabiskan di luar.

Untuk itu, solusi terbaiknya adalah membuka usaha atau kerja freelance di rumah. Kamu bisa membuka online shop atau bekerja menjadi seorang freelance writerdesigner, dan sebagainya sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

×

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami