Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Asuransi Kendaran dan Asuransi Harta Benda Dominasi Perolehan Premi Q3

by JTO on 9 Desember, 2014

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) melaporkan, pertumbuhan industri asuransi umum sampai dengan kuartal III (Januari- September) 2014 tumbuh sebesar 14,8% dibanding triwulan yang sama di 2013. Tercatat, pencapaian premi bruto pada kuartal tersebut sebesar Rp 39,4 triliun.

Dalam penyampaiannya di kantor AAUI, Jakarta, Selasa (9/12), Direktur Eksekutif AAUI Julian Noor menyatakan, pertumbuhan pada kuartal III ini cenderung melambat dibanding kuartal II dan kuartal I, yang tumbuh masing-masing 20 persen dan 18,9 persen. “Hal itu banyak dipengaruhi oleh adanya transisi pemerintahan dan mengerem realisasi penyerapan anggaran pemerintah,” ujarnya.

Dalam laporan pertumbuhan kuartal III 2014, pencapaian premi bruto paling banyak adalah pada lini usaha asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp11,82 triliun dan asuransi harta benda dengan premi bruto Rp10,53 triliun.

Hal itu juga terjadi pada peningkatan klaim tertinggi yang tercatat pada lini usaha asuransi kendaraan bermotor sebesar Rp768 miliar. Di ikuti oleh lini asuransi harta benda yang mencatat peningkatan klaim sebesar Rp698 miliar.

Sedangkan, menurut data AAUI, sektor yang mengalami penurunan dalam pendapatan premi adalah lini usaha asuransi aviasi dan kecelakaan. Dimana sektor aviasi yang saat ini digabung dengan asuransi satelit tercatat mengalami penurunan premi bruto menjadi Rp 515,1 miliar. Angka itu menurun dibanding periode yang sama di 2013 yang mencapai jumlah pendapatan sebesar Rp 610,5 miliar.

Hal itu juga terjadi pada asuransi kecelakaan yang saat ini mencapai pendapatan sebesar Rp 1,13 triliun. Padahal di periode yang sama pada 2013 lini asuransi kecelakaan  mencapai pendapatan sebesar Rp 1,7 triliun. “Penurunan drastis premi kecelakaan karena usainya momentum Pemilu 2014,” jelas Julian.

Secara keseluruhan, dari laporan AAUI tentang pertumbuhan asuransi umum dan reasuransi sampai dengan kuartal III 2014, dominasi perolehan premi bruto pada industri asuransi umum masih di catat oleh lini usaha kendaraan bermotor sebesar 30%. Jumlah itu diikuti oleh lini usaha harta benda dengan persentase sebesar 27%. Hal yang sama juga terjadi pada pencatatan klaim bruto, lini usaha kendaraan bermotor berkontribusi sebesar 33% dan lini usaha harta benda sebesar 25%. (*)

 

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami