Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Asyik, Mobil Listrik Bebas Pajak Barang Mewah!

by Gito on 19 Agustus, 2019

Rasanya seperti mimpi. Tidak lama lagi kita akan melihat mobil listrik berseliweran di jalan-jalan ibukota. Dengan suara yang lebih senyap dari mobil bensin dan yang pasti bebas dari polutan, penggunaan mobil listrik diprediksi bakal menjadi masif dalam beberapa tahun kedepan.

Mobil Kendaraan Listrik - CekAja

Maklum pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan. Melalui aturan baru itu, pemerintah memberikan sejumlah insentif terkait penggunaan mobil listrik.

Jika dulu selisih harga antara mobil listrik dengan mobil berbahan bakar fosil mencapai 40 persen. Terbitnya aturan baru itu akan membuat selisih harga jual mobil listrik dan juga mobil pada umumnya menyusut menjadi 15 persen.

Presiden Joko Widodo pernah mengatakan bahwa jika mobil listrik dijual dengan harga mahal lalu siapa yang akan membeli dan bagaimana juga dengan proses perawatannya.

Melalui perpres itu juga, optimisme akan hadirnya sebuah industri baru di tanah air, yaitu industri mobil listrik dapat terlaksana. Insentif yang juga diberikan untuk mobil listrik adalah dibebaskannya kendaraan dari Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah bakal melakukan revisi peraturan pemerintah untuk dapat merealisasikan insentif PPnBM. “Kita masih menunggu revisinya, itu ada d PP 41,” katanya.

Baterai Mobil 

Membincang mobil listrik rasanya tidak lengkap  jika tidak menyinggung kapasitas penampungan dayanya atau baterai. Biaya utama kendaraan listrik adalah baterai. Padahal, harga baterai saat ini tengah jatuh secara signifikan.

Baterai Lithium-Ion dihargai 1.000 dolar per kWh pada tahun 2010. Kemudian pada 2017, harganya turun menjadi 200 dolar AS per kWh, dan itu tidak akan berhenti di situ. Pada pertemuan pemegang saham Tesla pada 5 Juni tahun ini, Elon Musk menyatakan bahwa harga baterai mobil Tesla akan menjadi 100 dolar AS per kWh dalam waktu 2 tahun.

Nah, angka 100 dolar AS per kWh itu secara luas disetujui untuk menjadi patokan di mana kendaraan listrik dan konvensional akan memiliki harga uang muka pembelian yang sebanding. Jadi, pada tahun 2020 harga baterai akan turun 90 persen dalam 10 tahun, dan harganya akan terus berlanjut turun.

(Baca juga: TDL Turun, Sejumlah Mobil Listrik Ini Bakal Makin Menarik Dimiliki)
Kapasitas Baterai Meningkat

Teknologi baterai Lithium-Ion meningkat dalam hal kepadatan energi pada tingkat 5 persen-8 persen per tahun. Mercedes menyatakan bahwa model EQC Mercedes mereka yang sepenuhnya elektrik, dan akan masuk ke pasar pada 2019, bakal memiliki kisaran kapasitas hingga penggunaan 500 km.

Sementara Tesla Roadster, yang diluncurkan pada tahun 2020, disebut bakal memiliki kisaran kapasitas yang dinyatakan hingga penggunaan 1.000 km. Ketika kendaraan listrik mampu memiliki jangkauan penggunaan 1.000 km, itu adalah saat di mana kendaraan konvensional mulai memiliki masalah.

Selain itu, teknologi baterai lain seperti baterai solid-state yang akan datang, dinilai bakal memberikan baterai yang lebih murah, pengisian lebih cepat, dan dengan rentang penggunaan yang lebih besar lagi.

Baterai Mobil Listrik Berumur Sangat Panjang

Bertentangan dengan apa yang banyak percaya, kondisi baterai di kendaraan listrik tidak menurun seiring waktu ataupun pada penggunaan di patokan tertentu. Yang jelas, penurunan kondisi sangat jauh lebih lama dibandingkan dengan mobil konvensional dengan mesin BBM.

Berdasarkan grafik kapasitas baterai kendaraan Tesla Model S/X, ditunjukkan bahwa setelah mengemudi 270.000 km, baterai masih memiliki 91 persen dari kapasitas aslinya. Ada lebih banyak rincian mengenai hal itu, tetapi intinya adalah bahwa baterai hanya kehilangan sekitar 1 persen dari kapasitas setiap 30.000 km.

Hal itu berarti bahwa biaya kendaraan listrik dapat didepresiasi selama waktu yang jauh lebih lama sehingga menurunkan total biaya kepemilikan kendaraan secara signifikan. Namun, karena data saat ini khusus untuk baterai Tesla, maka kita harus menunggu untuk melihat bagaimana dengan produsen lain.

Kendaraan Listrik Lebih Dapat Diandalkan

Faktor lain yang mendukung kendaraan listrik adalah bahwa mereka jauh lebih dapat diandalkan. Drivetrain dalam kendaraan konvensional dengan BBM berisi 2.000 bagian yang bergerak secara tipikal, sedangkan drivetrain di kendaraan listrik hanya berisi sekitar 20 bagian.

Berdasarkan data pada 2015, dari 10 bagian yang biasanya terkena penggantian di mobil konvensional, hanya terdapat 1 bagian yang bisa terjadi untuk mobil elektrik.

(Baca juga: Ini Alasan Mengapa Tesla dan Google Car Akan Jadi Mobil Masa Depan)
Bahan Bakar Lebih Murah

Kendaraan listrik biasanya secara signifikan lebih murah untuk bahan bakar, kecuali Anda kebetulan tinggal di suatu tempat yang memiliki bensin sangat murah, tetapi listrik sangat mahal listrik.

Dan dengan harga minyak yang naik 50 persen dalam 12 bulan terakhir, mencari tempat dengan bensin murah akan menjadi semakin sulit.

Nilai Penjualan Mobil Konvensional Akan Makin Rendah

Di beberapa negara maju, kendaraan listrik dan hibrida telah menjadi mobil bekas yang paling cepat terjual saat ini. Ketika tren ini terus berlanjut, diprediksi nilai jual kembali mobil konvensional akan runtuh.

Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, mengapa Anda membeli mobil konvensional hari ini? Mengapa Anda membeli kendaraan yang menggunakan mesin BBM hari ini, jika nilai jual kembali dalam 3-4 tahun akan turun secara signifikan? Dan ketika orang mulai menyadari itu, pasar akan berbalik.

Nah, bagaimana menurut Anda? Apakah masa depan kendaraan listrik akan semakin cerah kelak? Mari bersama berharap hal tersebut bakal terjadi juga di Indonesia, sehingga kondisi lingkungan akan semakin baik.

Jika Anda tertarik untuk membeli kendaraan saat ini, silakan ajukan kredit kendaraan bermotor melalui CekAja.com. Dengan proses yang mudah, aman serta terpercaya, kamu dapat memilih dan mengajukan produk kredit yang sesuai dengan kebutuhan. Yuk ajukan sekarang!

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami