Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Asyik! PLN Kasih Diskon 30% Buat Setrum Kendaraan Listrik

by Gentur Putro Jati on 2 September, 2019

PT PLN (Persero) mendukung rencana pemerintah mempercepat program kendaraan listrik di Indonesia, pasca diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Motor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Cara yang akan dilakukan PLN adalah memberikan diskon tarif bagi para pemilik kendaraan listrik yang ingin mengisi daya di rumah.

Mobil Kendaraan Listrik - CekAja

Dikutip dari beberapa sumber, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani mengatakan, diskon tarif tersebut diputuskan manajemen dengan beberapa syarat dan ketentuan. Buat kamu yang tertarik untuk membeli mobil/motor listrik dan ingin menikmati diskon tarif dari PLN, simak yuk syarat dan ketentuannya berikut ini:

1. Diskon pada jam tertentu

PLN memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif normal, apabila kamu mengisi daya mobil atau motor listrik di rumah di luar waktu beban puncak listrik. Tepatnya mulai pukul 22.00 sampai 04.00 WIB.

“Ada diskon dari jam 10 malam sampai jam 4 pagi. Nge-charge di rumah ada diskon 30 persen,” ujar Sripeni di sela pameran dan konvoi kendaraan listrik di Kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (31/8)

2. Berlaku mulai 1 September 2019

Diskon tarif bagi pemilik kendaraan listrik yang ingin mengisi daya kendaraannya di rumah, berlaku mulai 1 September 2019 sampai seterusnya.

(Baca juga: Asyik, Mobil Listrik Bebas Pajak Barang Mewah!)

Masa dimulainya diskon tersebut menurutnya seusai diterbitkannya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 pada bulan lalu. Tujuannya agar masyarakat mulai menggunakan kendaraan listrik secara massif, setelah Perpres berlaku.

3. Diskon tambah daya

Tidak hanya memberikan diskon tarif sebesar 30 persen, pemilik kendaraan listrik juga dimanjakan PLN dengan diskon penambahan daya listrik di rumahnya.

Sebab untuk bisa mengisi kendaraan listrik dengan setrum yang memadai, tidak cukup dengan daya listrik rumah tangga yang saat ini berlaku, yaitu golongan rumah tangga yang mendapatkan subsidi 450 VA, R-1 Rumah Tangga Kecil 900 VA dan 1.300 VA, R-1 Rumah Tangga Kecil dengan daya 2.200 VA, R-1 Rumah Tangga Menengah dengan daya 3.500-5.500 VA, dan R-1 Rumah Tangga Besar dengan daya 6.600 VA ke atas.

(Baca juga: Ini Cara Cek Besaran Kompensasi Listrik Padam dari PLN)

Awal tahun ini, Direktur Perencanaan Korporat PLN, Syofvi Felienty Roekman mengatakan daya yang perlu ditambahkan untuk mengisi ulang baterai kendaraan listrik adalah sebesar 1.000-2.000 VA.

Tambahan daya ini diperlukan agar pemilik kendaraan listrik bisa menggunakan charging station di rumah tanpa harus mengalami kendala daya listrik untuk menghidupi rumahnya.

Lantas, berapa besar diskon untuk menambah daya? Sripeni menyebut PLN akan memberikan diskon sebesar 75 persen bagi pemilik motor listrik dan 100 persen atau gratis bagi pemilik mobil listrik. Cakep..

4. Wajib daftar

Untuk bisa menikmati kemudahan mengisi ulang baterai kendaraan listrik lewat charging station di rumah, PLN meminta para pelanggan untuk mendaftarkan diri ke kantor layanan PLN terdekat.

Senior Manager General Affairs PLN UID Jakarta Raya, Tris Yanuarsah menjelaskan, pendataan pelanggan diperlukan karena meteran listrik dan adaptor yang digunakan untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik berbeda dengan yang melistriki kebutuhan rumah lainnya.

“Kami perlu setting dulu meterannya, adaptornya juga beda. Jadi bisa bilang ke kami dulu sebelumnya,” jelasnya.

5. Bayar dua tagihan

Setelah instalasi charging station, meretan listrik dan adaptor dilakukan petugas PLN, nantinya rumah kamu akan memiliki dua tagihan listrik. Tagihan pertama adalah tagihan listrik bulanan yang kamu bayar sehari-hari, dan tagihan kedua yaitu tagihan untuk isi ulang baterai kendaraan listrik. Nah, diskon yang 30 persen tadi akan otomatis terpotong di tagihan kendaraan listrik setiap bulan.

Jadi bagaimana? Siap untuk menyongsong era kendaraan listrik di Indonesia? Atau kamu justru melihat ada peluang bisnis yang terbuka dari semakin banyaknya jumlah kendaraan listrik digunakan masyarakat?

Jangan ragu dan jangan bimbang untuk segera menggarap peluang tersebut. Urusan permodalan, serahkan saja ke CekAja.com yang akan memberi kamu rekomendasi Kredit Tanpa Agunan (KTA) terbaik yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan. Lanjutkan!

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum