Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

2 menit waktu bacaan

Awali Pekan, Harga Emas Meroket Rp9.000

by Gentur Putro Jati on 6 Januari, 2020

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menaikkan harga emasnya Rp9.000 menjadi Rp783.000 per gram pada pembukaan perdagangan Senin (6/1), dibandingkan harga pembukaan Sabtu (4/1) di level Rp774.000.

Selain harga jual, Antam juga mengerek harga pembelian kembali atau buyback emas Logam Mulia Rp7.000 menjadi Rp700.000 dibanding harga sebelumnya.

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini:

  • 0,5 gram: Rp416.000
  • 1 gram: Rp783.000
  • 5 gram: Rp3.650.000
  • 10 gram: Rp7.315.000
  • 25 gram: Rp18.180.000
  • 50 gram: Rp36.285.000
  • 100 gram: Rp71.700.000
  • 250 gram: Rp175.250.000
  • 500 gram: Rp366.300.000
  • 1000 gram: Rp699.600.000
Harga Emas di Orori Paling Murah

Selain Antam, perusahaan yang melego emas dengan harga terendah hari ini untuk ukuran 1 gram adalah Orori di harga Rp683.000 per gram.

Bandingkan harga ritel emas di tempat lain lewat CekAja.com yang selalu menyajikan harga emas di beberapa peritel Indonesia, agar investor bisa mendapatkan harga terendah saat ingin berinvestasi atau melepasnya dengan harga jual tertinggi. Cek dan bandingkan harga emas harian lewat tautan ini: https://www.cekaja.com/emas

Berikut perbandingan data harga emas di sejumlah peritel untuk hari ini:

Harga Beli (gram)
  • Tokopedia: Rp726.000
  • Bukalapak: Rp727.386
  • Logam Mulia: Rp783.000
  • IndoGold: Rp744.138
  • Pegadaian: Rp726.000
  • Orori: Rp683.000
  • Pluang: Rp715.728
Temukan Harga Jual Tertinggi

Sementara kalau kamu lagi butuh uang dan ingin melepas koleksi emas batangan dengan harga tertinggi, berikut adalah daftar harga buyback emas pada beberapa peritel di Indonesia yang dibandingkan oleh CekAja.com:

Harga Jual (gram)
  • Tokopedia: Rp693.440
  • Bukalapak: Rp691.706
  • Logam Mulia: Rp700.000
  • IndoGold:Rp707.000
  • Pegadaian: Rp693.440
  • Orori: Rp720.000
  • Pluang: Rp694.256

Tentang Penulis

Gentur Putro Jati

Ego in debitum, ergo sum