Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Awas, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Kamu Miskin!

by Teti Purwanti on 8 Mei, 2019

Apakah kamu sering mengalami tongpes di akhir bulan? Merasa semua sudah benar dilakukan, perencanaan keuangan sudah dilakukan, membeli barang juga sesuai kebutuhan, tetapi mengapa selalu saja tidak cukup ya?

tips menabung - CekAja.com

Padahal seharusnya masih ada sisa dana yang bisa dialokasikan ke instrumen investasi. Karena hal itu juga, mimpi – mimpi kamu juga semakin jauh, rencana menabung untuk membeli hunian juga terancam kandas.

Apalagi di bulan Ramadan seperti ini. Pengeluaran biasanya bertambah bengkak, padahal makan hanya dilakukan saat sahur dan berbuka saja.

Kalau kamu merasa begitu, coba lihat ke dalam, kebiasaan apa yang membuat kamu menjadi seperti itu.

Karena kalau tidak dirubah, kamu terancam mengalami kesulitan finansial di masa depan alias miskin. Nah berikut merupakan beberapa kebiasaan buruk yang berpotensi melenyapkan uang kamu, simak yuk!

1. Konsumtif

Gaya hidup konsumtif memang sangat berbahaya. Padahal hampir semua orang tahu kalau berlebihan sangat tidak baik.

Apalagi kalau apa yang dibelanjakan sebetulnya hanyalah keinginan semata dan bukan karena kebutuhan. Konon, perempuan yang banyak mengalami hal ini, nyatanya saat ini banyak pula lelaki yang tidak menahan diri untuk tidak konsumtif.

Usut punya usut, ternyata dorongan belanja yang besar dipengaruhi oleh faktor emosional dan dorongan sesaat yang terkadang sulit dikontrol. Itulah sebabnya, kalau mood kamu tengah buruk, kamu jangan lari ke mal, karena hasrat kamu membeli sesuatu akan makin besar.

Ditambah lagi, berbelanja karena dorongan hal yang tidak rasional, tanpa mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya bisa membuat rencana keuangan berantakan.

Kalau begitu bagaimana cara mengantisipasinya, selain dengan mengatur keuanganmu yakni menyisihkan dulu sebagian dana untuk kebutuhan utama, cobalah belajar menahan diri untuk tidak membeli barang selama beberapa waktu.

Berpikir ulang apakah barang tersebut betul-betul kamu butuhkan. Gunakan waktu untuk berpikir,maka kamu bisa lebih tenang sebelum memutuskan membeli sesuatu.

Termasuk juga saat Bulan Ramadan ini, jangan membeli banyak takjil hanya karena banyak pedagang di depan kantor kamu. Hal-hal ini pula yang membuat pengeluaran kamu makin tidak terkendali di Bulan Ramadan.

(Baca juga: INTERVIEW: Bijak Kelola THR dan Keuangan Saat Ramadan hingga Lebaran)
2. Nongkrong

Tidak bisa dipungkiri nongkrong apalagi bersama dengan teman-teman atau keluarga akan membuat kamu senang. Terlebih hal itu dilakukan setelah bekerja keras.

Sebenarnya kegiatan nongkrong di kafe sah-sah saja untuk dilakukan. Namun jika terlalu sering dan sudah menjadi kebiasaan, hal ini tentu bisa mengancam rencana keuanganmu.

Kamu bisa mengubah kebiasaan tersebut dengan membeli bahan makanan yang seperlunya dan memasaknya di rumah. Usaha sederhana ini cukup efektif menghemat pengeluaran dan menambah pundi-pundi tabungan karena menghemat pengeluaran yang tak perlu.

Atau kalau kamu sudah kecanduan kopi susu yang tengah hits kamu harus belajar membuat sendiri. Cobalah cari resepnya di internet atau Youtube.

Dana yang tadinya digunakan untuk membeli segelas es kopi susu hits, bisa kamu gunakan untuk membuat kopi racikanmu sendiri selama sebulan.

(Baca juga: 4 Alasan Menabung Saja Tidak Cukup Bikin Kita Kaya)
3. Bijak Menggunakan Kartu Kredit

Promo kartu kredit sering kali menjadi godaan yang sulit untuk ditolak. Apalagi jika berhadapan dengan diskon besar dan promo cicilan 0%, kamu bisa memboyong barang yang kamu inginkan lebih dahulu dan membayarnya kemudian.

Padahal sebetulnya, bukan itu kegunaan kartu kredit. Kartu kredit bukan alat untuk mengisi gaya hidup boros kamu.

Menggunakan kartu kredit harus diatur dengan sangat baik agar kelak kamu tidak terjebak utang dan ketagihan menggunakan produk ini tanpa kendali.

Apalagi saat ini mendapatkan kartu kredit, atau utangan dari lembaga keuangan digital sangat mudah. Jangan sampai kamu menggunakan kartu kredit ini untuk membiayai pengeluaran yang tidak perlu dan tak sebanding dengan penghasilanmu.

Sebab, selain utang pokok ada pula bunga yang harus dibayarkan tiap bulan atas penggunaan kartu kredit ini. Biasakan mengalokasikan sejumlah dana yang bisa digunakan untuk membayar tagihan kartu kredit.

Jadi kamu bisa tentukan sendiri limit belanja kamu. Hematnya dapat, keuangan kamu juga tetap terencana.

Apakah ada kebiasaan buruk di atas yang menjadi kebiasaan buruk yang kerap kamu lakukan? Selagi masih Bulan Ramadan, kamu bisa sekalian puasa untuk tidak impulsif dalam membeli barang yang tidak kamu butuhkan.

Cobalah untuk berhemat dan tetap di jalur pengeluaran yang benar, kalau perlu kamu catat apa saja pengeluaran kamu setiap harinya sehingga kamu tahu apa saja yang sudah ada di rumah dan memang perlu kamu beli.

Kalau dari tiga hal di atas belum bisa kamu ikuti semua, cobalah dari hal yang kamu rasa paling mudah. Selamat mencoba!

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami