Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Ayo Mulai Investasi Reksadana dari Sekarang!

by Satrya Agung on 1 Oktober, 2016

Jangan pernah menunggu atau menunda untuk berinvestasi. Apalagi mempunyai anggapan bahwa “nanti saja kalau sudah tua”. Karena sejatinya investasi adalah untuk menjaga hari tua.

Dan jangan pernah berpusing ria ingin berinvestasi tapi bingung modalnya dari mana atau modal masih sedikit lalu berinvestasi di mana? Karena ada yang namanya Investas Reksadana, produk keuangan yang digandrungi banyak orang.

Reksadana bisa diartikan sebagai alat investasi yang terdiri dari kumpulan dana dari banyak investor yang dikelola untuk membeli saham, obligasi, pasar uang, dan lainnya. Keunggulan reksadana ini adalah dana yang diinvestasikan tidak sebesar saham yang bisa mencapai puluhan juta rupiah. investasi reksadana, cara investasi reksadana, investasi reksadana mandiri. Cara kerjanya pun sederhana, investor hanya menyerahkan sejumlah uang pada profesional atau manajer investasi untuk membeli saham dan dikelola. Investor tak perlu ikut pusing harus membeli saham yang mana, yang diperlukan hanyalah menentukan reksadana apa yang ingin dibeli.

Saat ini terdapat 187 produk reksadana saham yang 43 produk di dalamnya minimal pembeliannya hanya Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 100.000. Dengan data informasi tersebut bisa disimpulkan bahwa investasi reksadana tidaklah mahal.

Calon investor yang ingin terjun dalam reksadana harus mengenali terlebih dahulu apa saja jenis reksadana.

  • Reksadana Pasar Uang,

Reksadana ini seluruhnya akan ditempatkan pada SBI atau Sertifikat Bank Indonesia, obligasi, atau deposito. Jatuh temponya kurang dari satu tahun. Jenis ini relatif lebih aman dari pada reksadana yang lain, namun potensi keuntungan hanya sedikit di atas deposito.

  • Reksanda Pendapatan Tetap

Dana dari reksadana pendapatan tetap ini akan dialokasikan ke obligasi minimal 80%. Keuntungan yang diperoleh lebih tinggi dari reksadana pasar uang. Umumnya bisa mencapai 10% pertahun

  • Reksadana Terproteksi

Sebagian dananya akan ditempatkan dalam instumen obligasi yang dapat memberikan perlindungan atas nilai investasi pada saat jatuh tempo. Reksadana jenis ini mempunyai perlindungan 100% pada nilai pokok investasti jika dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan. investasi reksadana syariah, keuntungan investasi reksadana,

  • Reksadana Campuran

Dana akan diarahkan ke berbagai instrumen keuangan, seperti deposito, saham, dan obligasi. Reksadana ini karena juga bermain di saham maka lebih beresiko tapi keuntungan yang diperoleh lebih tinggi dari reksadana pendapatan tetap.

  • Reksadana Saham

Minimal 80% dana akan dialokasikan ke saham. Dengan demikian resikonya pun tinggi, tapi keuntungannya paling besar. High Risk, High Return.

Jangka waktu yang ditetapkan dalam berinvestasi reksadana pun bermacam-macam. Ada yang kurang dari satu tahun, 1 hingga 3 tahun, 3 sampai 5 tahun, bahkan ada yang lebih dari 5 tahun. Jangka waktu yang berbeda ini akan menentukan jenis reksadana yang sesuai. reksadana bank, cara daftar reksadana.  Jika calon investor ingin yang tidak lebih dari setahun maka reksadana yang cocok adalah pasar uang. Sedangkan untuk jangka waktu 1 hingga 3 tahun, bisa memilih reksadana pendapatan tetap. Lalu untuk 3 sampai 5 tahun, gunakan reksanda campuran. Dan yang terakhir reksadana yang cocok untuk jangka waktu yang lebih dari 5 tahun adalah reksadana saham.

Satu lagi hal yang yang krusial dan mendasar yang perlu diperhatikan saat bermain reksadana ini adalah, pastikan perusahaan yang dipilih mempunya izin dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Calon investor berhak mencek izin perusahaan tersebut dan bahkan manajer investasinya. investasi reksadana bni, cara investasi reksadana syariah. Jangan sampai tergoda dengan iming-iming keuntungan pasti besar padahal investasi palsu.

Setelah membaca artikel ini apakah kamu mulai tertarik untuk ikut investasi reksadana? Pelajari lebih lanjut tentang reksadana, dan setelah paham maka lanjutkan langkah investasimu. Semoga berhasil!

Tentang Penulis

Tenggelam dalam lautan kata, bernapas dengan insang bahasa.