Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Bagaimana Mengatasi Pasangan Anda Selingkuh Uang?

by JTO on 7 Mei, 2015

pasangan selingkuh uang _ kredit tanpa agunan - CekAja.com

Uangmu adalah uangmu, uangku adalah uangku. Kalimat itu mungkin bisa dipakai saat masih jalani hubungan tidak serius atau berpacaran.

Namun, apakah masih bisa diucapkan bila sudah menikah? Idealnya tidak. Tidak salah bila ada pasangan yang selingkuh uang, alias seseorang diantaranya berbohong untuk beberapa urusan pengeluaran uang.

Fakta itu dikuatkan sebuah riset ForbesWoman dan National Endowment for Financial Education (NEFE) pada 2011. Dikutip dari Forbes.com tentang survei tersebut, diungkapkan bila satu dari tiga orang yang telah memiliki pengaturan keuangan bersama pasangannya, mengaku pernah berbohong terkait pengeluaran uang.

Mengutip Huffingtonpost.com, pada 2013 Self.com dan Today.com juga menemukan fakta yang sama saat melakukan survei hampir 24.000 pria dan wanita. Survei itu mengungkapkan, hampir 50% dari orang dewasa yang sudah menikah mengaku menyimpan uang rahasia dari pasangan mereka. (Baca: 7 Tanda Pasangan Sedang Selingkuh Uang)

Bahkan, 37% pria dan 56% wanita mengaku pernah berbohong kepada pasangannya tentang uang. Walau sekitar 63% pria dan 70% wanita setuju bila bersikap jujur tentang uang kepada pasangannya adalah sebuah hal yang penting. Pertanyaannya, bagaimana dengan kamu?

Alasan ketika suami atau istri berbohong tentang uang

Menurut perencana keuangan independen Ibnu Hajar Ulinuha, salah satu penyebab adanya uang rahasia yang dimiliki seseorang pada pasangan disebabkan karena seseorang diantaranya memiliki hobi yang tergolong konsumtif.

Karena tidak ingin memunculkan dan memicu perdebatan, mereka akhirnya terpaksa tidak terbuka tentang pengeluaran. (Baca juga: 8 Hal Sepele yang Bisa Bikin Uang Terkuras)

Misal, sang suami sebelum menikah memiliki hobi lakukan petualangan offroad dengan mobil yang harus dimodifikasi dengan mahal. Kemudian, karena takut sang istri tidak mendukung, sang suami akhirnya harus menyembunyikan pengeluarannya untuk melakukan hobi tersebut. Atau, sang istri sejak sebelum menikah sudah hobi koleksi tas mahal, dan hobi itu dilanjutkannya diam-diam tanpa pengetahuan suami.

Itu sering terjadi. Sebab, kata Ibnu, biasanya saat membahas masalah hobi seseorang menjadi tidak rasional. Jadi, ketika menikah dan masih merasa memiliki hak atas hobi-hobinya tersebut, kemudian tidak ingin memicu perdebatan, mendorong tidak terbukanya masalah keuangan.

Lalu, apa solusinya jika hal itu terjadi?

1# Sadari bila masalah keuangan selalu jadi penyebab retaknya hubungan rumah tangga

CekAja pernah mengulas hal ini pada artikel “5 Tanda Pasangan Anda Punya Masalah Keuangan”. Telah banyak penelitian yang membuktikan, perselisihan masalah keuangan menjadi penyebab nomor wahid dalam perceraian rumah tangga.

2# Munculkan pemecahan masalah secepatnya agar tidak semakin buruk

Di sini butuh kejujuran dari masing-masing pihak. Ketika menikah, idealnya suami istri membuat satu rekening bersama, yang isinya seluruh pengeluaran bersifat kewajiban rumah tangga, seperti bayar cicilan rumah, mobil, uang sekolah anak, cicilan dana darurat, pengeluaran makan sehari-hari, listrik, investasi, dan lainnya.

Saat menyusun hal ini, cobalah untuk jujur dan terbuka terhadap uang dan pendapatan yang dimiliki masing-masing. Sebab, bila tindakan selingkuh uang terjadi, kamu bisa dengan cepat melakukan evaluasi kecurangan yang terjadi. Pastikan akses online untuk segala rekening juga diketahui bersama.

3# Buat waktu reguler (mingguan, bulanan, triwulan) untuk diskusikan masalah keuangan

Cobalah buat kesepakatan rutinitas diskusi tentang masalah keuangan bersama pasangan. Saat diskusi, buat kesepakatan tentang kebutuhan pribadi masing-masing yang ingin dibeli, mulai kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang. Bisa juga tambahkan kebutuhan untuk hobi masing-masing. Pada akhirnya keuangan jadi lebih terkontrol.

Jadi, apakah kamu termasuk yang melakukan selingkuh uang terhadap pasangan? Bila jawabannya Ya, segera ambil tindakan untuk jujur kepada pasangan. Sebab, tanda bahaya sebuah hubungan adalah ketika sebuah pasangan tidak lagi memiliki alasan yang bisa dijelaskan saat berdebat tentang keuangan.

 

 

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami