Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Bagaimana Mengetahui Kamu Sudah Kaya? Ini Caranya

by JTO on 27 Juli, 2015

tips kaya di usia muda _ investasi - CekAja.com

Ada selebritis atau pengusaha yang langsung bangkrut meski sukses menghasilkan uang hingga miliaran rupiah per tahun. Sebaliknya, seorang supir bus umum justru mampu menikmati dan bahagia di hari tuanya tanpa tumpukan utang. Semua itu ada rahasianya.

Banyak orang belajar tentang uang, gaji, dan kekayaan dari sumber yang kurang tepat. Alhasil, mereka tak mampu memaksimalkan gaji besar untuk membuat dirinya tetap kaya. Sebenarnya, dengan bimbingan yang tepat kita semestinya mampu mandiri secara finansial. Nah, berikut ini ada beberapa prinsip yang bisa memandu kamu untuk lebih sukses mengelola keuangan dan bisa mengukur apakah kita sudah kaya secara finansial.

Gaji bukan kekayaan

Seringkali orang menilai kekayaan bisa diraih dari pekerjaan dengan gaji besar. Memang benar. Gaji yang didapat akan membantu kita memiliki aset-aset kekayaan yang dikehendaki. Namun sebenarnya untuk menjadi kaya, kita harus bisa memangkas habis pengeluaran. Inilah hal paling mendasar yang perlu disadari saat kita ingin cepat kaya.

Menurut pakar investasi Joshua Kennon, kekayaan harus berupa pendapatan bersih yang tidak lagi diusik oleh biaya-biaya bulanan atau lainnya. Dengan kata lain, di saat kita mampu menjalani rutinitas meski sedang tidak bekerja, kita kaya. Di saat standar hidup kita terus berjalan dengan baik meski kita tak lagi bekerja, kita kaya. (Baca juga: 7 Cara Agar Gaji Tidak “Koma” di Tengah Bulan)

Miliki dana cadangan untuk investasi

Satu-satunya cara memanfaatkan keuntungan investasi adalah dengan memiliki modalnya. Investasi yang berhasil ditandai dengan kehadiran aset berharga yang siap digunakan ketika kita memasuki masa krisis. Misalnya, dengan bunga 10 persen dari tabungan sebesar Rp 1 juta saja sudah ada tambahan dana Rp100 ribu.

Memang prosesnya panjang, karena begitulah yang harus dilalui ketika seseorang ini menjadi mandiri secara finansial. Semakin lama jumlahnya akan menggunung. Triknya, cobalah untuk menambah jumlah investasi setiap waktu. Karena uang akan semakin mudah datang ketika kita mampu meningkatkan pendapatan dan memangkas pengeluaran. Investasi bisa membantu kita meningkatkan pendapatan. (Baca juga: 5 Cara Gila Kumpulkan Uang Rp 100 Juta)

Sudah siapkan dana pensiun

Pendapatan masing-masing orang tidaklah sama. Semakin besar pendapatan kita, semakin besar juga pajak penghasilan yang akan memotongnya. Belum lagi potongan pajak lainnya seperti PBB, pajak kendaraan bermotor, pajak atas barang mewah, atau lainnya yang ternyata bisa menghabiskan gaji bulanan. Inilah mengapa kita harus berupaya sekuat tenaga untuk merencanakan dan menyiapkan dana pensiun. Tujuannya agar hari tua bisa lebih terjamin secara finansial di hari tua.

Gelar tidak ada hubungannya dengan kekayaan

Riset yang dilakukan pengarang buku The Millionaire Next Door, Thomas J. Stanley, Ph.D., menemukan bahwa gelar pendidikan tidak berhubungan dengan kekayaan dan kesuksesan seseorang. Hal tersebut hanya berlaku untuk profesi tertentu seperti dokter atau pengacara. Bukan berarti pendidikan tidak penting, Stanley ingin mengemukakan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pendidikan semata.

Seseorang mampu mandiri secara finansial ketika dia mampu berinovasi dan menemukan solusi dalam menghadapi masalah keuangan yang sedang dihadapinya. Biasanya mereka jatuh pada pilihan untuk menciptakan peluang usaha dengan bisnis yang dikembangkannya.

Adanya dukungan pasangan

Upaya mencapai kemandirian finansial tak bakal berhasil ketika pasangan hidup tidak memiliki tujuan yang sama. Pasangan suami-istri harus mampu saling mendukung dan menopang satu sama lain untuk bisa mandiri secara finansial. Jika salah satu boros misalnya, tentu cita-cita untuk menggapai kekayaan akan lebih sulit didapatkan. Jadi, kita harus bisa menemukan pasangan yang mampu mendukung setiap upaya kita untuk meraih kekayaan. (Baca juga: 5 Tanda Pasangan Anda Punya Masalah Keuangan)

Strategi ceruk pasar lebih berikan keuntungan

Seorang investor Charlie Munger menyatakan, pengusaha memang akan lebih untung di saat bermain dengan strategi memanfaatkan pasar. Dia memang akan lebih bisa memenangkan persaingan ketika melakukan spesialisasi dalam usahanya.

Seperti yang dilakukan oleh Rangga Umara, pemilik Rumah Makan Pecel Lele Lela. Dengan strategi pengolahan panganan dari bahan ikan lele yang unik, Rangga akhirnya sukses meraup keuntungan Rp 1,8 miliar per tahun di lebih dari 20 cabang restorannya.

Arahkan anak agar lebih produktif

Kita harus membangun tradisi yang lebih baik untuk anak-anak. Kebiasaan memberikan hadiah berupa uang bagi kerabat yang sedang mengalami masalah finansial sebetulnya bukan cara yang tepat. Cara ini juga tak bisa diterapkan untuk anak-anak. Apalagi jika ada yang menetapkan aturan untuk memberikan uang saku dalam jumlah yang sama ketika salah satu anak tidak berupaya lebih keras untuk mendapatkan uang saku tersebut, sementara yang lainnya melakukan prasayarat yang  diminta dengan sepenuh hati. Hal semacam ini bisa mendidik anak untuk menggampangkan uang sehingga akhirnya mereka tidak mengusahakan sendiri untuk mendapatkannya. (Baca juga: 12 Cara Mudah Ajarkan Pengetahuan Finansial untuk Anak)

Padahal, dengan mendidik anak untuk mengusahakan uangnya sendiri –misalnya dengan menyisihkan uang saku untuk membeli mainan dambaannya – kamu juga membantunya belajar mandiri secara finansial.

Kekayaan sejati hadir ketika kita bisa kuasai hidup

Seperti judul di atas, bagaimana mengetahui kamu sudah kaya? Jawabannya saat kamu sudah mampu mampu menguasai hidup. Sebab, sebesar apapun gajimu, jika tidak membuatmu merasa senang maka kamu akan kesulitan meraih kekayaan. Kuncinya adalah menemukan profesi yang pas di hati dan cobalah untuk bisa mengelola pengeluaran dengan baik.

 

Ajukan produk finansial yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan kamu di sini.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami