Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

9 menit waktu bacaan

Beginilah Cara Penulisan Gelar Yang Benar Dan Sesuai EYD

by Maria Nofianti on 20 Januari, 2020

Penulisan gelar saat ini kerap kali menjadi sebuah ukuran atau standar dan status sosial dalam masyarakat. Dengan adanya gelar maka dapat dilihat bagaimana latar belakang pendidikan yang telah ditempuhnya.

Cara Penulisan Gelar Yang Benar

Tak jarang di undangan pernikahan, atau dalam daftar hadir suatu acara, seseorang menuliskan nama dan gelarnya dengan lengkap, namun ada juga yang memiliki gelar panjang tapi tak menuliskannya. Hal ini secara tak langsung menunjukkan bahwa seseorang memang butuh pengakuan dan eksistensi akan apa yang sudah dimilikinya.

Seperti Halnya dalam poster pemilu, baik itu pemilu kades, legislatif, dll. Banyak dari peserta calon yang memajang foto mereka, lengkap dengan nama dan gelar yang panjang panjang. Seolah ingin menunjukkan bahwa kemampuan mereka di bidang itu cukup kompeten dengan dukungan pendidikan yang lengkap.

Meski pada kenyataannya masih banyak juga dari calon calon itu yang membeli gelar atau memperolehnya dengan kualitas pendidikan abal-abal. Makanya, tak jarang juga kita menemui pejabat pejabat tinggi yang akhirnya dicopot gelarnya, atau bahkan dipolisikan karena pemalsuan gelar. Jadi sebagai masyarakat kita harus tahu betul betul ya mengenai penulisan gelar, dan juga jangan sampai menilai kualitas diri seseorang hanya dari gelar yang mereka miliki saja.

Bahkan karena adanya gelar tersebut banyak orang yang akhirnya memandang sebelah mata orang-orang yang tidak mempunyai gelar. Untuk menuliskan gelar diperlukan pemahaman seperti menuliskan sebuah singkatan. Singkatan itu dituliskan dengan berupa huruf atau beberapa huruf. Bagi masyarakat seharusnya mengetahui bagaimana cara penulisan gelar yang benar dan sesuai dengan EYD adalah hal yang penting. Namun ternyata juga tidak banyak yang mengetahui tentang hal ini.

Aturan Menulis Gelar Yang Tepat

Padahal dalam penulisan gelar haruslah tepat, karena ini mengandung informasi tentang satu orang yang bisa saja diperlukan oleh orang lain. Untuk menuliskan gelar ini jika ada kesalahan maka itu bisa dimaknai berbeda juga oleh orang lain. Maka dari itu kamu perlu tahu bahwa untuk menulis gelar ternyata ada aturan, serta cara yang benar dan sesuai dengan EYD. Pemerintah telah mengeluarkan tata cara dan aturan tentang penulisan gelar seseorang agar tidak ada kesalahan dalam penulisannya. Tata cara dan aturan menulis gelar yang harus kamu tahu antara lain:

Karena di Indonesia ada banyak jenjang sekolah atau perguruan tinggi maka cara penulisan gelar yang benar akan kita informasikan berdasarkan tingkat pendidikannya beserta singkatannya yang banyak digunakan di Indonesia seperti:

Gelar untuk Diploma Satu (D1)

Gelar untuk Diploma Dua (D2)

Gelar untuk Diploma Tiga (D3)

Singkatan lain berdasarkan jenis jurusannya antara lain:

Contoh penulisan gelar untuk Diploma yang benar adalah :

Cara penulisan gelar Sarjana     

Untuk gelar Sarjana ada dua macam yaitu gelar Sarjana dari universitas dalam negeri dan yang kedua yaitu dari universitas luar negeri. Untuk adalah contoh penulisan gelar Sarjana dari universitas dalam negeri yang umum dipakai di Indonesia adalah sebagai berikut:

Sedangkan untuk contoh penulisan gelar Sarjana yang benar adalah sebagai berikut:

Cara penulisan gelar Magister

Cara penulisan gelar yang benar untuk seseorang yang telah menyelesaikan studinya di tingkat S2 atau Magister biasanya ditulis dengan huruf M besar kemudian baru bidang studinya. Berikut ini berbagai gelar magister yang ada di Indonesia yaitu:

(Baca Juga: Sumber Kekayaan Harry-Meghan Usai Mundur dari Royal Family)
  • Magister Linguistik (M.Li.)
  • Magister Pemikiran Islam (M.P.I.)
  • Magister Pendidikan (M.Pd.)
  • Magister Pendidikan Islam (M.Pd.I.)
  • Magister Pendidikan Sains (M.Pd.Si.)
  • Magister Pengajaran Fisika (M.P.Fis.)
  • Magister Pengajaran Kimia (M.P.Kim.)
  • Magister Pengajaran Matematika (M.P.Mat.)
  • Magister Pertanian (M.P.)
  • Magister Psikologi (M.Psi.)
  • Magister Sains (M.Si.)
  • Magister Sains Akuntansi (M.S.Ak.)
  • Magister Sains bidang Ilmu Pertahanan (M.Si.(Han))
  • Magister Sains Ekonomi (M.S.E.)
  • Magister Sains Manajemen (M.S.M.)
  • Magister Seni (M.Sn.)
  • Magister Sosial Islam (M.Sos.I.)
  • Magister Statistik (M.Stat.)
  • Magister Studi Islam (M.S.I.)
  • Magister Teknik (M.T.)
  • Magister Teknologi Agroindustri (M.T.A.)
  • Magister Teknologi Informasi (M.TI.)
  • Magister Teknologi Pertanian (M.T.P.)
  • Magister Teologi Divinity (M.Div.)
  • Magister Teologi Islam (M.Th.I.)
  • Magister Teologi Ministri (M.Min.)
  • Magister Teologia (M.Th.)
  • Magister Terapan (M.Tr.)
  • Magister Terapan Pertahanan (M.Tr. (Han).)
  • Magister Terapan Pertahanan Laut (M.Tr.Hanla.)
  • Magister Veteriner (M.Vet.)
  • Master of Accounting (M.Acc.)
  • Master of Arts (M.A.)
  • Master of Arts Education (M.A.Ed.)
  • Master of Business Administration (M.B.A.)
  • Master of Computer (M.Com.)
  • Master of Computer Science (M.Cs.)
  • Master of Economic (M.Ec.)
  • Master of Education (M.Ed.)
  • Master of Engineering (M.Eng.)
  • Master of Laws (LL.M.)
  • Master of Medical Education (M.Med.Ed.)
  • Master of Philosophy (M.Phil.)
  • Master of Public Administration (M.P.A.)
  • Master of Public Health (M.P.H.)
  • Master of Science (M.Sc.)
  • Master of Science and Social (M.Sc.Soc.)
  • Master of Science Engineering (M.S.E.)
(Baca Juga: Gaji Kecil Mau Punya Asuransi? Ini 5 Trik Dapatkan Premi Terjangkau)

Selain menerapkan cara penulisan gelar yang benar dari universitas dalam negeri ternyata pemerintah juga mengatur cara penulisan gelar dari universitas luar negeri. Untuk setingkat Sarjana maka akan dituliskan huruf B yang memiliki arti Bachelor atau Sarjana dan kemudian bidang studi yang telah ditempuh mengikuti di belakangnya. Beberapa contoh gelar sarjana dari luar negeri seperti:

  •         B.A.: Bachelor of Arts
  •         B.Ag.: Bachelor of Agriculture
  •         B.M.: Bachelor of Medicine
  •         B.E.: Bachelor of Education
  •         B.Sc.: Bachelor of Science

Untuk gelar Master atau setingkat S2 juga telah diatur dan contoh penulisannya adalah dengan menuliskan huruf M. Hampir mirip dengan penulisan gelar Magister dari Indonesia. Contohnya M.A. (Master of Arts), M.Sc. (Master of Science), M.Ed. (Master of Education), M.Litt. (Master of Literature), dan M.Lib. (Master of Library). Sedangkan untuk gelar doktor atau setingkat S3 dari dalam negeri hanya dituliskan Dr didepan nama. Sedangkan S3 dari luar negeri sering ditulis dengan Bahasa Inggris, berikut contohnya:

  •         Ph.D. (Doctor of Philosophy);
  •         Ed.D. (Doctor of Education);
  •         Sc.D. (Doctor of Science);
  •         Th.D. (Doctor of Theology);
  •         Pharm.D. (Doctor of Pharmacy);
  •         D.P.H. (Doctor of Public Health);
  •         D.L.S. (Doctor of Library Science);
  •         D.M.D. (Doctor of Dental Medicine);
  •         J.S.D. (Doctor of Science of Jurisprudence)

Itulah dia cara penulisan gelar yang benar dan sesuai dengan EYD yang mungkin perlu kamu tahu. Semoga wawasan ini bisa bermanfaat bagi kamu dan sekitarmu. Dan selalu ingat, jangan menuliskan nama gelar hanya untuk menaikkan gengsimu, karena hal itu akan membuat pendidikanmu sia-sia saja. Melainkan tuliskan gelarmu untuk kepentingan akademik dan formal, agar orang juga lebih menghargaimu.

Tentang Penulis