Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Beli Mobil Murah, Menguntungkan Tidak Sih?

by Ariesta on 6 Mei, 2017

mobil murah _ kredit kendaraan - CekAja.com

Saat ini mobil sudah dianggap sebagai kebutuhan sekunder, apalagi untuk mereka yang tinggal di kota besar.

Ruwet dan kurang nyamannya transportasi umum membuat kelas menengah memilih menggunakan kendaraan pribadi. Apalagi sekarang sudah banyak mobil baru yang dijual dengan harga miring. Tapi sebaiknya pikir ulang dua kali sebelum membeli mobil murah. Karena ada sejumlah alasan yang merugikan. Ini 5 di antaranya.

Safety

Fitur keselamatan merupakan salah satu faktor yang dipertimbangkan kala seseorang membeli mobil. Meski memang, pertimbangan utama masih soal harga. Umumnya, semakin mahal sebuah mobil, maka fitur keselamatannya semakin lengkap. Begitu pula sebaliknya, semakin murah harganya, maka fitur keselamatannya makin sedikit.

Untuk menghindari risiko kecelakaan parah, minimal mobil harus dilengkapi dengan rem ABS (anti-lock braking system) dan airbag. Contohnya adalah mobil murah asal India, Tata Nano, yang tidak dilengkapi dengan airbag.

(Baca juga: Sebelum Beli Mobil, Ketahui Dulu Pajak Progresif Mobil)

Mengutip Metro TV, dalam pengujian tabrakan yang dilakukan oleh Global NCAP, Tata Nano mendapat skor nol. Ketika terjadi tabrakan, risiko meninggal di tempat pengemudi mobil tanpa air bag sangatlah tinggi.  Tentu hal ini mengejutkan, mengingat mobil tanpa fitur keselamatan ini masih banyak dijual di Indonesia terutama pada segmen mobil LCGC (Low Cost Green Car).

Seperti diketahui, Tata Nano termasuk mobil murah karena bisa dibawa pulang mulai dari Rp23 juta saja. Airbag belum banyak tersedia pada mobil di bawah Rp130 jutaan.

Kualitas material bahan

Mobil LCGC memiliki beberapa komponen mesin yang terdiri dari plastik. Komponen baja pada mesin pun dikurangi sehingga menghemat ongkos produksi. Sebut saja Integrated Exhaust Manifold yang menggabungkan exhaust manifold dan cylinder head pada mesin yang dikurangi.

Baca juga: 6 Situs Rajanya Jual Beli Mobil yang Wajib Dicoba

Jika mengunjungi pameran seperti IIMS 2017, cek saja kalau kepala mesin mobil LCGC terbuat dari plastik. Namun materialnya tetap aman kok karena ini plastik tahan panas.

Ketika menyentuh pelat body, kamu juga akan merasa pelat body mobil murah sangat tipis. Begitu juga dengan plastik di bumper maupun bagian lain yang terasa ringkih. Mengingat tipisnya pelat body, khawatir mobil langsung remuk seketika terjadi benturan.

Kurang tangguh dipakai jarak jauh

Mobil LCGC dibekali dengan mesin berkapasitas antara 1.000 hingga 1.200 cc saja. Jadi tidak heran jika tenaga yang dihasilkan mobil LCGC tergolong kecil jika dibadingkan dengan tenaga yang dihasilkan mobil non LCGC.

Lantas apakah mesin LCGC ini cukup baik? Rata-rata mesin 3 silinder berkapasitas 1.000-1.200 cc memang cukup untuk menghela bobot keseluruhan LCGC ini.  Mesin mobil 3 slinder saat ini sudah memiliki tenaga yang sama dengan mesin 4 silinder.

Namun dengan harga yang hampir sama dengan mobil LCGC, konsumen bisa mendapatkan mobil bekas dengan kapasitas mesin mulai dari 1.300 sampai SUV 2.000 cc.

Banyak keluhan kecil yang tak kunjung habis

Beberapa waktu lalu, berita rapuhnya kaca salah satu mobil LCGC keluaran terbaru sempat menjadi viral di kalangan pencinta otomotif. Beberapa pemilik mengalami kejadian kaca belakang tiba-tiba pecah tanpa sebab.

Penyebabnya belum diketahui. Bisa jadi penyebabnya adalah faktor eksternal atau internal. Misalnya di sela kaca masuk krikil atau ada molding kasar, sehingga ketika ada tekanan atau benturan kaca pun retak. Ada saat pemasangan ada kesalahan teknis.

Premi asuransi lebih tinggi

Secara rata-rata, mobil di bawah Rp200 juta punya harga premi asuransi kendaraan yang lebih mahal dibandingkan mobil di atas Rp200 juta. Baik itu untuk asuransi total loss only atau comprehensive (all risk). Misalnya untuk wilayah Jakarta, persentase premi asuransi all risk adalah sebagai berikut:

   Harga Mobil  Persentase Batas Bawah Perentase Batas Atas
Rp0 – Rp125.000.000  3,26%  3,59%
Rp125.000.000 – Rp200.000.000  2,47%  2,72%
Rp200.000.000 – Rp400.000.000  2,08%  2,29%
Rp400.000.000 – Rp800.000.000   1,20%  1,32%
Di atas Rp800.000.000  1,05%  1,16%

.

Keputusan membeli mobil kembali ke tangan Anda. Sesuai mobil dengan kebutuhan maupun kemampuan finansial. Dan jangan lupa asuransikan agar bisa berkendara dengan tenang. Khusus pengajuan asuransi kendaraan di CekAja, terdapat tawaran diskon 20% dari gross premi.

Tentang Penulis

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami