Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Berapa Sih Biaya Balik Nama Motor?

by lhmdi on 11 April, 2016

motor matic_kredit kendaraan - CekAja.com

Saat membeli motor bekas, tentunya sangat penting mempersiapkan biaya balik nama motor. Kamu yang nantinya akan memiliki motor tersebut pasti tidak ingin ribet  mengurus pembayaran pajaknya kan?

Seperti yang diketahui, saat akan membeli motor bekas, sebaiknya segera lakukan juga pertukaran nama untuk surat-surat yang berkaitan dengan sepeda motor dari pemilik lama ke pemilik baru.

Jika tidak, konsekuensinya adalah kamu harus bolak-balik berurusan dengan pemilik lama untuk meminjam Kartu Tanda Penduduk atau KTP untuk mengurus perpanjangan hingga membayar pajak motor tersebut.

Namun, sebelumnya kamu harus mempersiapkan beberapa dokumen pendukung yang dibutuhkan untuk mengurus balik nama motor yang akan dibeli. Beberapa dokumen tersebut diantaranya adalah:

  1. Siapkan STNK atau Surat Tanda Nomor Kendaraan yang asli dan salinannya dalam bentuk fotokopi.
  1. Siapkan juga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atau BPKB asli dan salinanya dalam bentuk fotokopi.
  1. Kartu Tanda Penduduk atau KTP asli kamu sendiri, dan bukan KTP pemilik motor sebelumnya. Selain KTP asli, siapkan juga fotokopiannya.
  1. Bukti asli dari transaksi pembelian atau kuitansi pembelian motor yang sudah ditempelkan materai beserta fotokopiannya.

Kenali jumlah pengeluaran

mengontrol pengeluaran
mengontrol pengeluaran

Setelah menyiapkan dokumen ini, maka kamu sudah siap untuk memulai balik nama kendaraan bermotor yang kamu miliki. Selain kelengkapan dokumen yang perlu dipersiapkan, penting juga untuk menyiapkan sejumlah uang untuk berbagai macam proses administrasi yang akan dilakukan.

Berikut gambaran pengeluaran uang yang harus kamu siapkan untuk biaya balik nama motor:

  1. Meskipun membeli motor bekas, kamu harus menyiapkan biaya BBN KB atau Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Nilanya adalah sebesar 2/3 pajak kendaraan bermotor (PKB).
  1. Siapkan uang untuk PKB atau Pajak Kendaraan Bermotor. Namun biayanya pun bergantung pada masing-masing daerah. Karena PKB sendiri dibuat berdasarkan ketetapan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang berbeda-beda di tiap daerah.
  1. Siapkan juga biaya untuk Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan atau SWDKLLJ. Jika kamu memiliki kendaraan bermotor dengan mesin yang berkapasitas di bawah 250 CC maka biaya yang dikeluarkan hanya sebesar Rp 35. 0000.
  2. Persiapkan juga biaya balik nama motor yang sesuai dengan administrasi masing-masing daerah. Sebagai contoh, kamu akan mengeluarkan uang sebesar Rp 75.000 hingga Rp 100.000 untuk pendaftaran formulir balik nama. Namun, hal penting yang perlu dipahami adalah biaya ini berbeda-beda di setiap daerahnya.

Simulasi biaya balik nama kendaraan roda dua

kendaraan roda dua
kendaraan roda dua

Nah, setelah menyiapkan dokumen dan pengeluaran uang yang diperlukan untuk mengurus biaya balik nama motor, maka perhitungkan terlebih dahulu simulasinya. Sebagai contoh, kamu membeli motor Honda Supra bekas 110 CC seharga Rp 15.000.000. Maka biaya balik nama yang perlu dipersiapkan adalah:

Biaya  STNK baru= Rp 100.000

Biaya BBN KB: 10% x Rp 15 juta= Rp 1,5 juta

Biaya SWDKLLJ= Rp 35 ribu

Maka total biaya yang akan dikeluarkan adalah Biaya STNK baru ditambah dengan BBN KB ditambah dengan biaya SWDKLLJ, maka nilai totalnya adalah  Rp 1.635.000.

Namun, sebagai persiapan, siapkan juga uang yang lebih, karena akan ada biaya tambahan yang harus kamu keluarkan. Tentu saja biaya ini bukan biaya yang sifatnya pungutan liar atau pungli, karena biaya ini lebih kepada hal-hal yang bersifat administratif.

Sebagai contoh, biaya cek fisik yang berkisar di angkar Rp 30.000, hingga biaya plastik STNK yang nilainya hanya Rp 2.000. Sekali lagi, hal penting yang perlu kamu pahami adalah, besar kecilnya biaya ini bergantung pada masing-masing daerah.

Bahkan, pada tahun 2010 yang lalu Provinsi Riau memberikan biaya gratis untuk beberapa persyaratan balik nama kendaraan bermotor. Oleh karena itu, jangan ragu untuk bertanya langsung ke masing-masing Samsat yang ada di daerah kamu atau bisa mengeceknya langsung melalui layanan Samsat Online ya!

Tentang Penulis

Penulis yang hobi traveling ke daerah pelosok yang belum terjamah.