Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

4 menit waktu bacaan

Berat Membeli Steak Daging Sapi yang Mahal? Siasati Pakai Cara Ini

by JTO on 2 Agustus, 2015

Daging sapi selalu menjadi santapan sedap di rumah. Namun, ketika harganya naik rasanya berat jika harus memasukkannya dalam menu harian Anda. Jadi harus ada trik untuk menyiasatinya setiap kali harganya naik. Caranya? CekAja trik berikut ini.

Menu lain seperti ayam atau makanan protein nabati memang bisa menjadi pilihan. Tetapi Anda bisa tetap menikmati daging sapi dengan memilih yang lebih murah.

Daging sapi terbagi-bagi dalam beberapa bagian, sesuai dengan lokasinya di badan sapi tersebut. Masing-masing memiliki karakter berbeda. Yang paling banyak dikenal tentu saja daging has dalam (tenderloin) dan has luar (sirloin). Kedua jenis daging ini terkenal paling cocok menjadi bahan dasar steak dan harganya paling mahal dibanding bagian lainnya.

Tenderloin adalah daging sapi bagian tengah badan, tepatnya di bagian tulang belakang, bahu, dan tulang panggul. Posisinya membuat daging ini paling lunak karena otot-ototnya jarang dipakai untuk beraktivitas. Seringkali daging tenderloin dimasak sebagai daging empal, steak, atau sukiyaki.

(Baca juga: Pentingnya Asuransi Kesehatan Buat Anda yang Doyan Makan)

Jenis daging yang tidak terlalu berbeda dengan tenderloin adalah sirloin. Letaknya di bagian bawah iga sampai ke luar has dalam. Ototnya lebih keras dibandingkan has luar karena bagian ini memang sering dipakai bekerja. Dengan lemak yang cukup sedikit, pelaku diet menyukai bagian ini.

 

Sayangnya, dua jenis daging ini cukup mahal harganya. Kisaran harganya mencapai Rp 120 -135 ribu per kg, dan jika sedang naik harganya bisa mencapai Rp 150 ribu. Daripada memaksakan diri membeli bagian ini. Kita dapat memilih bagian lainnya dengan harga lebih murah namun tetap enak disantap dengan olahan steak atau lainnya. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Daging Punuk atau blade

Berada di bagian punuk yang menyambung dari daging atas ke paha depan. Terdapat serat-serat kasar yang mengarah ke bagian bawah. Harganya berkisar di antara Rp 95 – 100 ribu per kg. Daging jenis ini cocok dimasak dengan teknik mengukus.

  1. Daging Lamusir atau Cube Roll

Berasal dari bagian belakang sapi, di dekat has dalam, has luar dan daging tanjung. Sangat cocok menggantikan tenderloin dan sirloin untuk diolah menjadi steak meski sedikit lebih berlemak, namun empuk. Harganya berkisar di antara Rp 82 – 86 ribu per kg.

(Baca juga: 5 Gaya Hidup Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol)

  1. Daging Tanjung atau Rump

Berasal dari punggung belakang dan bisa juga menjadi pilihan alternatif bahan dasar steak. Harganya memang tidak semurah bagian Cube Roll. Biasanya berkisar antara Rp 92-95 ribu per kg.

Pilih bagian daging yang sehat - CekAja

  1. Daging sapi paha depan atau Chuck

Daging ini biasa dipotong berbentuk segiempat dengan ketebalan 2-3 cm. Tulang bahu biasanya masih menempel ke bagian paha sampai terluar. Paling cocok diolah menjadi bakso. Harganya berkisar antara Rp 90-92 ribu per kg.

  1. Daging depan atas kaki sapi atau Sengkel (Schenkel).

Bagian ini sangat banyak otot sehingga biasa dimakan untuk bahan dasar sup, soto atau bakso urat. Cocok untuk menggantikan Chuck sebagai varian bahan dasar bakso karena harganya lebih murah, berkisar di Rp 82-86 ribu per kg.

  1. Daging Iga atau Ribs

Daging yang satu ini berasal dari sekitar tulang iga. Terdiri dari beberapa bagian iga, dan menjadi salah satu pilihan menu steak yang juga banyak dicari karena karakter dagingnya yang cukup empuk dan juicy. Selain diolah menjadi steak ada juga olahan sup iga. Harganya berkisar Rp 82.000 per kg.

  1. Daging Sandung Lamur atau Brisket

Berasal dari bagian dada bawah sampai ketiak dan ini disebut bagian daging anak sapi karena cukup berlemak dan biasanya disajikan sebagai menu-menu rendang. Harganya Rp 70000 per kg.

  1. Daging Samcan

Bagian daging yang satu ini berasal dari otot perut. Bentuknya panjang, datar namun agak kurang lunak. Ia biasa digunakan sebagai bahan oseng-oseng atau tambahan dalam sayur.

  1. Daging Kelapa atau Knuckle

Berasal dari paha belakang bagian atas. Biasanya ia diolah dalam bentuk daging panggang sehingga bisa menjadi salah satu alternatif daging steak. Harganya berkisar Rp 98000 per kg.

(Baca juga: 5 Langkah Membuat Hidup Anda Sehat dan Hemat)

  1. Daging Gandik

Daging ini adalah daging sapi bagian paha belakang dan bentuknya mirip dengan bagian paha depan. Biasanya digunakan sebagai bahan dendeng balado, isi lemper atau sebagai abon. Harganya berkisar Rp 98000 per kg.

 

Dapatkan kartu kredit yang kasih diskon besar belanja di sini.

Tentang Penulis

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.