Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Berbagai Macam Jenis Operasi Plastik dan Kisaran Biayanya

by Sindhi Aderianti on 10 Oktober, 2018

Operasi plastik mungkin masih terdengar tabu di telinga masyarakat Indonesia. Meski  pada kenyataannya, sudah banyak juga yang melakukan treatment kecantikan permanen ini demi memperbaiki bentuk wajah hingga tubuh mereka. Entah itu di negara sendiri ataupun rela jauh-jauh ke Korea Selatan. Simak berbagai jenis operasi plastik dan kisaran biayanya.

Ya, Korea Selatan memang terkenal sebagai destinasi paling populer untuk melakukan operasi plastik. Fakta tersebut tak bisa dibantah lagi mengingat banyak artis K-Pop yang melakukan bedah plastik agar terlihat sempurna. Bahkan kini ada agen khusus yang menawarkan paket operasi plastik beserta guide berbahasa Indonesia di sana, lho.

Umumnya operasi plastik yang paling diminati adalah memancungkan hidung, mengubah bentuk rahang, dan membesarkan kelopak mata.  Terutama wannita, tak sedikit pula yang berani merogoh kocek lebih dalam lagi demi membentuk tubuh agar lebih proporsional.

Dalam ilmu bedah estetika, ada nama sendiri yang mewakili jenis operasi plastik tadi. Berikut penjelasan lebih lengkap beserta perkiraan masing-masing biayanya di Indonesia.

(Baca juga: Ingin Operasi Plastik Seperti Ratna Sarumpaet? Perhatikan 5 Hal Ini)
Revisional Rhinoplasty

Rhinoplasty merupakan bedah plastik yang dilakukan untuk memperbaiki bentuk hidung agar lebih mancung. Bukan hanya memancungkan saja, tapi mengecilkan struktur hidung yang besar pun bisa dengan operasi ini.

Dalam prosedurnya, dokter bedah akan menyisipkan implan baik silikon maupun imitasi tulang si pasien sendiri yang diambil dari tulang rawan bagian tubuh lainnya. Rhinoplasty juga dapat dilakukan dengan dua metode operasi, yaitu operasi tertutup atau operasi terbuka. Pada operasi tertutup, sayatan dibuat dari dalam hidung.

Sementara pada operasi terbuka, sayatan dibuat di bagian kolumela, yaitu bagian luar hidung yang dekat dengan bibir serta memisahkan lubang hidung. Melalui sayatan ini, kulit yang menutupi tulang hidung dan tulang rawan diangkat dengan perlahan, sehingga memungkinkan akses untuk membentuk kembali struktur hidung.

Setelah prosedur operasi selesai, dokter akan menempatkan sebuah penyangga plastik atau logam pada hidung untuk membantu melindungi dan mempertahankan struktur hidung baru selama proses penyembuhan.

Biaya yang dibutuhkan untuk operasi plastik ini jelas tidak murah. Dilihat dari tingkat kesulitan dan risiko, pasien setidaknya harus mengeluarkan uang mulai dari Rp17 juta.

Blepharoplasty

Operasi plastik ini juga terbilang banjir peminat, terutama di kawasan Asia. Blepharoplasty adalah prosedur bedah yang dilakukan untuk membentuk lipatan pada kelopak mata. Selama operasi berlangsung, dokter bedah akan membuat sayatan mengikuti garis bulu mata.

Melalui sayatan itu, akan dilakukan pemotongan dan pengangkatan sebagian kulit, otot, dan lemak pada kelopak mata. Dengan begitu, mata secara otomatis akan kelihatan lebih besar dan ada lipatan.

Kondisi lain yang bisa dikoreksi dengan operasi ini adalah terbentuknya kantung mata bawah, penebalan otot di kelopak mata bawah atau hilangnya tonus kulit kelopak mata yang membuat mata sering bengkak atau alergi.

Di rumah sakit, blepharoplasty dapat dilakukan dengan bius lokal. Dokter cukup menggunakan pisau bedah untuk membuat sayatan kecil dan membuang jaringan lemak.

Blepharoplasty di Indonesia sendiri bisa dilakukan dengan biaya Rp9 juta hingga Rp20 juta, tergantung kasus yang ada pada mata setiap pasien.

(Baca juga: Tak Langsung Cantik, Ini Efek yang Didapat Pasca Operasi Plastik)
Ortognatik

Bentuk wajah v-shape kini merupakan impian hampir semua wanita. Ortognatik adalah salah satu jenis operasi plastik pada rahang yang bisa mewujudkan keinginan tersebut.

Pada prinsipnya, proses bedah ini terdiri dari memotong dan meratakan tulang rahang lalu menempatkan bahan penyangga tambahan seperti plat, pringan, atau baut. Penyangga tersebut berguna untuk menahan posisi baru pada rahang yang dipotong tadi. Hasilnya, rahang pasien pun akan terlihat lebih kecil dari sebelumnya.

Kesempurnaan hasil yang didapat sangat bergantung pula pada keahlian dokter. Memilih dokter dengan jam terbang di bidang bedah estetika yang tinggi wajib menjadi pertimbangan. Pun karena prosesnya cukup rumit, biaya yang dikeluarkan biasanya ikut lebih besar yaitu sekitar Rp 40 juta sampai Rp 50 juta sekali tindakan.

Buccal fat pad removal

Jenis operasi plastik ini semakin familiar semenjak munculnya kasus aktivis Ratna Sarumpaet yang merebak beberapa mingguu belakangan. Buccal fat removal yang ia lakukan adalah tindakan membuah kelebihan  lemak di pipi secara permanen, sehingga tampak tirus dan kencang.

Dalam prosedurnya secara umum, dokter akan membuat dua sayatan di area mulut. Area pertama berada di dekat geraham, dan kedua di area belakang rongga pipi melewati otot buccinator. Saat bantalan lemak terbuka, dokter akan menekan bagian luar pipi untuk menonjolkan bantalan lemak yang keluar untuk kemudian dibuang.

Banyaknya jumlah lemak yang dibuang tentu tegantung keinginan pasien. Setelah hasil yang inginkan tercapai, maka bantalan lemak pipi yang tersisa akan dikembalikan ke posisinya sebelum dijahit kembali.

Untuk menjalani operasi ini, rata-rata rumah sakit bedah estetika membanderol harga sebesar Rp10 juta.

(Baca juga: Tiga Operasi Plastik Berbiaya Mahal dengan Hasil Menyeramkan)
Liposuction

Jika keempat prosedur operasi tadi dilakukan pada area wajah, lain halnya dengan liposuction. Sederhananya, liposuction merupakan tindakan sedot lemak tubuh. Selain membuang lemak-lemak berlebih di area tertentu, tubuh pasien juga akan dibentuk sesuai keinginan. Misalnya dari yang bentuk tubuhnya rata, bisa menjadi lebih berlekuk.

Untuk biaya melakukan liposuction lagi-lagi bergantung pada seberapa banyak area yang harus disedot. Kisaran harganya mulai dari Rp 40 juta. Namun semakin banyak area dan tindakan, maka semakin bertambah pula biayanya.

Bagaimana, tertarik untuk melakukan operasi plastik di atas? Selain biaya, setiap orang wajib pertimbangkan kembali efek-efek yang didapat pasca tindakan. Apalagi jika prosedur terebut dilakukan di usia yang sudah tidak muda lagi. Tentunya semua pilihan ada di tangan Anda.

Tentang Penulis

Sindhi Aderianti

Penulis yang kadang kala jadi pedagang.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami