Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Beredar Nama Agus Yudhoyono Masuk Dalam Bursa Menteri Jokowi!

by Gito on 14 Agustus, 2019

Membincang politik memang tidak ada habisnya. Setelah ikut berseteru dalam Pemilihan Presiden di Pemilu 2019, beredar informasi, masuk nama Agus Harimukti Yudhoyono (AHY), putra sulung Mantan presiden ke 6 Indonesia dalam bursa Menteri Kabinet Joko Widodo untuk periode 2019 – 2024.

AHY

AHY sendiri dalam pesta demokrasi yang berlangsung 17 April lalu menjabat sebagai Komandan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, salah satu partai pendukung lawan politik Jokowi, Prabowo Subianto dalam pemilu 2019.

Namun angin memang tidak dapat ditebak akan kemana berhembus, belakangan sinyal yang diberikan oleh Demokrat mengisyaratkan bahwa partai berlogo mercy itu akan merapat ke koalisi Joko Widodo.

Selain AHY, muncul juga nama Fadli Zon, Ganjar Pranowo hingga presenter kondang, Najwa Sihab yang masuk dalam jajaran Menteri Jokowi. Namun pihak Istana Presiden menampik kebenaran berita tersebut.

Bahkan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Erick Thohir mengatakan bahwa kabar tersebut tidaklah benar. Munculnya nama-nama dalam bursa Menteri Jokowi bukanlah hal baru. Sebelumnya pada bulan Juli lalu, jagad dunia maya juga dihebohkan dengan kemunculan beberapa nama dalam bursa calon Menteri Joko Widodo.

(Baca juga: Mau jadi Menteri Jokowi? Simak 4 Kriterianya Berikut Ini)
Kriteria Menteri Jokowi

Setelah menang dengan mengantongi suara sebanyak 55,32 persen, Jokowi secara gamblang mengungkapkan kriteria para “pembantunya”. Diantaranya adalah seorang eksokutor. Ya, pria kelahiran Solo itu menyatakan bahwa dia membutuhkan seorang yang mampu mengeksekusi konsep atau program yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Itu juga mengapa dia sering kali mengucapkan kalimat “kerja, kerja, kerja”. Ya, Joko Widodo membutuhkan orang yang mampu bekerja, bukan hanya sekedar mengkonsep program.

Namun selain itu, kemampuan manajerial yang baik juga menjadi salah satu syarat untuk menjadi Menteri Jokowi. Karena seorang Menteri tentunya akan memiliki tanggung jawab untuk mengelola satu sektor tertentu, seperti ekonomi, perumahan ataupun migas.

Tanpa kemampuan manajerial yang baik, tampaknya suatu keniscayaan untuk dapat memimpin dan mengelola satu sektor tertentu di tanah air.

Selain itu kakek dari Jan Ethes itu juga menginginkan Menteri yang mampu memecahkan masalah dengan baik. Karena baik atau tidaknya suatu program itu sangat erat kaitannya dengan pemecahan masalah.

Menyadari sejumlah Menteri Kabinet Kerja yang dipimpinnya saat ini tengah berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jokowi kembali menegaskan pentingnya arti integritas untuk dimiliki oleh seorang pejabat negara.

“Ya kalau yang lainnya memiliki intergritas dan memiliki kapabilitas yang baik. Tapi yang paling penting adalah mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dua hal yang penting itu,” ujar Jokowi.

(Baca juga: Siap-siap, Jokowi Buka 254.173 Lowongan PNS Oktober Mendatang)
Asyiknya Jadi Menteri

Masuk menjadi bagian dari pemerintah memang menjadi kebanggaan tersendiri. Apalagi posisi yang kamu duduki adalah Menteri, pembantu presiden. Fasilitas yang didapatkan pun sangat banyak dan juga menarik.

Tetapi sejatinya hal itu sepadan dengan beban kerjanya. Maklum, yang diurus adalah seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya wilayah tertentu saja. Nah jika kamu menjadi Menteri kamu akan mendapatkan gaji sebesar Rp5.040.000 setiap bulannya.

Beratnya tugas seorang Menteri membuatnya berhak mendapatkan dana tunjnangan jabatan sebesar Rp13.608.000 setiap bulan ditambah dengan dana operasional Rp100.000.000. Jadi setiap bulannya, seorang Menteri mendapatkan penghasilan sekitar Rp118.648.000.

Pemberian dana tersebut memilki landasan hukum yang kuat. Karena diatur dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 1978, PP Nomor 75 Tahun 2000, Keppres Nomor 68 Tahun 2001, PMK Nomor 48/PMK.05/2008.

Jadi bagaimana, kamu ingin menjadi seorang Menteri? Teruslah berkarya dan berinovasi memberikan yang terbaik untuk bangsa. Belajar dengan baik merupakan salah satu cara untuk dapat menghasilkan karya dengan baik.

Kamu bisa memanfaatkan dana tunai dari beberapa Lembaga perbankan untuk mendukung pendidikan kamu. Jangan takut, ajukan di CekAja.com dan temukan produk keuangan yang cocok untukmu!

Tentang Penulis

Gito

Veritas Vos Liberabit

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami