Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

by Kyla Damasha on 11 Desember, 2019

Indonesia terdiri dari 34 provinsi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Masing-masing dari provinsi tersebut memiliki budaya dan adat yang berbeda-beda. Nah salah satu bagian dari budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat hingga saat ini yaitu mengenai bermacam senjata tradisional khas.

Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Indonesia memiliki bermacam senjata tradisional, karena hampir setiap provinsi di Indonesia itu sendiri memiliki versinya masing-masing yang disertai pula dengan sejarah yang tersimpan di baliknya.

Bahkan konon katanya bermacam senjata tradisional yang akan kita bahas kali ini sempat menyaingi senjata api dari para penjajah jaman dulu lo.

Bermacam Senjata Tradisional Khas Indonesia
1. Rencong (Aceh)

Rencong Aceh - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Bermacam senjata tradisional pertama adalah Rencong yang berasal dari provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Salah satu senjata tradisional ini memiliki bentuk yang hampir serupa dengan pisau namun berukuran pendek.

Selain memiliki sejarah yang kuat, rencong juga menjadi simbol maskulinitas bagi para pria Aceh di masa lalu.

Pada masa penjajahan di masa lalu, pria Aceh menggunakan rencong sebagai senjata andalan mereka saat berperang. Namun hingga saat ini, rencong masih banyak digunakan oleh masyarakat sebagai senjata bela diri.

Bahkan, ada beberapa komunitas yang juga menganggap senjata satu ini sebagai pusaka atau jimat.

(Baca juga: Ini Makanan Khas Purwakarta Paling Lezat dan Bikin Nagih!)
2. Golok (Betawi)

Golok Betawi - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Kalian pasti pernah dengar mengenai tokoh si Pitung yang berasal dari Betawi. Nah, konon si Pitung ini bertarung melawan penjajah Belanda demi membela keadilan dengan menggunakan senjata bernama golok ini.

Mulai dari jaman dulu hingga saat ini, fungsi golok tampaknya tidak pernah berubah, yaitu sebagai salah satu senjata untuk bela diri. Bagi orang Betawi asli, memiliki atau menyimpan golok di rumahnya seperti sebuah keharusan.

Begitu pula setiap bepergian, senjata tersebut selalu dibawa atau diselipkan di pinggang untuk berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.

3. Keris (Jawa)

Keris Jawa - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Bermacam senjata tradisional lainnya yaitu Keris yang berasal dari provinsi Jawa, khususnya untuk masyarakat Yogyakarta dan Jawa Tengah. Selain sebagai senjata bela diri, keris juga memiliki nilai mistis dan sakral.

Bahkan untuk sebagian orang jenis senjata tradisional satu ini juga dipercaya memiliki jiwa yang perlu dijaga dan harus dibersihkan atau dimandikan pada hari-hari tertentu.

Keris memiliki panjang yang hampir menyerupai pisau dengan bentuk yang unik. Menurut masyarakat Jawa, keris adalah sebuah bentuk kebanggaan yang mana biasanya diletakan di pinggang sebelah kiri sebagai simbol keberanian dan kehormatan.

4. Celurit (Madura)

Celurit Madura - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Bermacam senjata tradisional selanjutnya yaitu celurit yang berasal dari Madura. Celurit dapat pula disebut sebagai sabit karena bentuknya yang menyerupai bulan sabit.

Pada umumnya, senjata satu ini digunakan untuk memotong rumput sekaligus sebagai alat bela diri. Namun, sangat disayangkan bahwa saat ini celurit justru sering kali disalah gunakan oleh anak muda atau sebagian oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan kriminal.

5. Badik (Sulawesi)

Badik Sulawesi - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Bentuk badik hampir sama dengan bermacam senjata tradisional dari Aceh, yaitu rencong. Senjata satu ini merupakan senjata andalan masyarakat Bugis-Makassar, khususnya pada jaman penjajahan dulu.

Di masa lalu, badik digunakan sebagai alat peperangan oleh masyarakat Sulawesi yang mana sering kali diselipkan di samping pinggang untuk alat pertahanan diri.

Bahkan, badik tidak hanya dibawa oleh orang tua saja, anak muda pun juga sering kali membawanya untuk mengantisipasi apabila suatu saat dibutuhkan untuk melindungi diri.

6. Parang Salawaku (Maluku)

Parang Salawaku Maluku - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Parang Salawaku merupakan bermacam senjata tradisional yang digunakan oleh masyarakat maluku untuk menjadi senjata perlawanan dan pertahanan diri dalam menghadapi para penjajah jaman dulu.

Memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda dengan parang pada umumnya, yaitu ukuran pisau yang lebih lebar serta panjang yang tidak melebihi pedang, parang salawaku ini juga menjadi simbol kemerdekaan rakyat.

Selain menjadi alat pertahanan diri, senjata satu ini juga bisa kamu saksikan pada saat menari Cakalele, yaitu tarian simbolik untuk kekuatan kaum pria di Maluku.

Parang di tangan kanan penari yang melambangkan keberanian dan salawaku di tangan kiri yang melambangkan perjuangan untuk mendapatkan keadilan.

7. Belati (Papua)

Belati Papua - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Bermacam senjata tradisional selanjutnya yaitu Belati dari Papua. Nah, belati di Papua ini berbeda dengan belati pada umumya karena terbuat dari tulang kaki burung Kasuari yang juga merupakan salah satu hewan endemik di Papua.

Tulang burung Kasuari digunakan karena cenderung mudah dibentuk dan ditajamkan namun tetap memiliki struktur yang kuat.

Selain terbuat dari tulang kaki burung Kasuari, senjata tradisional satu ini juga bisa terbuat dari bambu dengan ujungnya yang dibentuk meruncing dan bagian gagang yang dihiasi dengan bulu dari burung Kasuari itu sendiri.

Bermacam senjata tradisional satu ini  merupakan alat pelengkap dari panah dan busur yang menjadi senjata utama bagi masyarakat Papua, khususnya untuk membantu perburuan di hutan.

Sebenarnya masih banyak senjata di Papua yang tak kalah hebat dan garang, namun pisau belati inilah yang paling banyak digunakan untuk mempertahankan diri.

(Baca juga: Mengenal Objek Wisata dan Kuliner Khas Penajam Paser dan Kutai Kertanegara
8. Pedang Jenawi (Riau)

Pedang Jenawi Riau - Bermacam Senjata Tradisional khas dari Berbagai Provinsi di Indonesia

Pedang Jenawi merupakan salah satu dari bermacam senjata tradisional yang berasal dari Riau. Pada jaman dahulu, senjata satu ini digunakan sebagai alat untuk melindungi diri dari berbagai ancaman

Seperti serangan hewan buas ataupun antisipasi apabila terjadi peperangan. Namun seiring dengan perkembangan jaman, pedang jenawi justru bertransformasi sebagai kelengkapan pakaian adat.

Panjang pedang bisa mencapai satu meter dengan ujung pegangannya yang memiliki tonjolan kecil. Tidak sembarang orang bisa memiliki senjata satu ini.

Karena orang yang menggunakan pedang jenawi biasanya merupakan orang-orang yang memiliki kekuasaan, dihormati, memiliki kecerdasan, menjadi panutan bagi masyarakat, dan sebagainya.

Untuk bisa terus melestarikan budaya Indonesia, kamu juga bisa membuka usaha untuk menjual ragam pernak-pernik khas nusantara. Butuh modal? jangan ragu, akses CekAja! 

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda