Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Lahir Tahun 90-an Tapi Kepingin Punya Rumah dan Mobil Sendiri, Ini Strategi Finansialnya

by Rafly Aditia on 1 Desember, 2015

pengusaha muda _ pinjaman usaha - CekAja.com

Kamu lahir pada tahun 1990-an? Mungkin sekarang kamu sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi atau juga mungkin kamu sedang meniti karir untuk memiliki masa depan yang lebih cerah. Lalu, bagaimana cara agar strateginya bisa berhasil dan sukses?

Untuk kamu yang lahir pada tahun 1990an, pasti kamu ingat akan permainan-permainan tradisional seperti petak umpet, galasin, gerobak sodor dan sebagainya. Namun, kali ini kita tidak akan membahas tentang itu. Sudah cukup untuk bernostalgia akan masa lalu.

Kini saatnya bagi kamu menatap masa depan yang bisa dibilang cukup berat bagi kamu yang lahir di tahun 1990an. Mengapa demikian? Karena sudah harus kamu sadari bahwa beban-beban dan biaya yang akan kamu tanggung di masa depan nanti bisa dibilang cukup memberatkan keuanganmu.

Kamu tidak percaya? Berikut rencana finansial yang harus disiapkan bagi generasi yang lahir di tahun 1990an;

Jika ingin beli mobil

Mobil merupakan kendaraan yang wajib dimiliki untuk menunjang kehidupan kamu di kota besar seperti Jakarta, maka dari itu kamu harus memiliki rencana finansial untuk membeli mobil sebelum kamu menikah.

Sebagai generasi yang lahir di tahun 1990an, dimana sebagian besar pada saat ini masih berstatus sebagai mahasiswa atau mungkin first jobber dengan rata-rata gaji paling tinggi sebesar 5 juta rupiah. Kamu harus menyisihkan uang sebesar 1,5 juta rupiah untuk mencicil mobil dengan harga 120 jutaan selama 8 tahun, dimana sebelumnya kamu harus memberikan uang DP sebesar 20 persen atau 24 jutaan dengan promo cashback hanya menjadi 10 juta saja.

(Baca juga: Gaji 3 Juta Bisa Beli Mobil Dalam Setahun Jika Ikuti Tips Ini)

Jika ingin kuliah

Mungkin beberapa dari kamu ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi mempersiapkan diri di masa depan dan menambah kemampuan serta pengetahuan untuk terjun di dunia kerja.

Untuk itu, pendidikan lanjut merupakan salah satu biaya prioritas yang perlu kamu masukkan dalam rencana finansialmu. Biaya pendidikan bisa dibilang bermacam-macam tergantung jurusan dan universitas pilihanmu.

Tetapi untuk kamu yang berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, biaya rata-rata yang harus kamu keluarkan per semesternya tidak kurang dari 20 juta rupiah. Dimana uang kuliah sebesar 20 juta rupiah tersebut dapat kamu cicil selama beberapa kali sesuai kebijakan kampus.

Asumsinya, dalam satu semester ada 6 bulan, maka setiap bulannya kamu harus mencicil sebesar 3,35 juta rupiah.

Baiklah, kamu mau cepat menikah

Tentunya di umur yang sudah menginjak usia dewasa, kamu pasti memiliki keinginan untuk berkeluarga. Sehingga, menikah merupakan salah satu rencana yang tidak bisa kamu lewatkan begitu saja.

Namun tidak bisa dipungkiri, bahwa untuk melangsungkan sebuah pernikahan membutuhkan uang yang tidak sedikit. Apabila saat ini umur kamu 22 tahun, maka target ideal kamu menikah adalah umur 27 tahun nanti.

Jadi, setidaknya kamu menyisihkan dana sebesar 1 juta rupiah setiap bulannya. Sehingga pada saat usiamu menginjak 27 tahun kamu akan memiliki uang sebesar 60 juta rupiah untuk dijadikan modal pernikahanmu. Bisa dibilang modal tersebut merupakan modal yang hanya secukupnya mengingat setiap tahunnya biaya untuk melangsungkan pernikahan akan terus meningkat.

Beli rumah sendiri

Setelah kamu memiliki keluarga, maka kamu tentunya tidak ingin tinggal di rumah orang tuamu dan menjadi beban mereka. Oleh karena itu, kamu harus memikirkan dan merencanakan untuk segera membeli rumah bahkan kalau bisa sebelum kamu menikah.

Manfaatkanlah fasilitas rumah subsidi untuk rakyat di era pemerintahan saat ini untuk memiliki tempat tinggal. Cicilan rumah dan rumah susun subsidi bisa dibilang cukup terjangkau, yaitu sekitar 800 ribu per bulan dengan jangka waktu maksimal 20 tahun.

So, bagi kamu yang memiliki gaji 5 juta rupiah kamu harus menyisihkan uang sebesar 800 ribu per bulannya untuk membayar cicilan masih sebesar 800 ribu rupiah selama 20 tahun ke depan dengan asumsi kamu saat ini telah memiliki uang DP rumah susun yang kamu inginkan.

Membuat uang yang bekerja

Salah satu hal yang tidak boleh kamu lupakan mengenai rencana finansialmu adalah investasi. Kamu tidak boleh sampai menanggalkan investasi dari renaca finansialmu. Jika berhasil melaksanakannya, maka kamu tidak akan lagi bekerja untuk uang. Melainkan uang yang nantinya bekerja untuk kamu.

Cukup 500 ribu saja setiap bulannya, kamu bisa menginvestasikan uangmu tersebut di reksadana pendapatan tetap atau reksadana yang lainnya agar kamu memiliki dana cadangan di masa depan nanti.

(Baca juga: Bedanya Saat Memulai Investasi di Usia 25 dan 35?)

Liburan keliling dunia

Bisa dibilang ini merupakan impian setiap orang tak terkecuali kamu yang lahir di tahun 1990an. Liburan keluar negeri terutama benua eropa pasti menjadi salah satu hal yang kamu impikan selama ini.

Biaya untuk keliling Eropa saat ini saja sekitar 50 juta rupiah dimana kamu akan mengunjungi enam negara yaitu Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Italia dan Belgia selama kurang lebih dua minggu.

Dengan asumsi biaya akan naik sebesar 10 persen setiap tahunnya, dan rencana kamu pergi adalah di tahun 2018 nanti. Maka biaya yang kamu butuhkan adalah sebesar 67 juta rupiah.

Setidaknya selama 3 tahun kamu harus menyisihkan uang sebesar 1,86 juta rupiah untuk merealisasikan mimpimu menginjakkan kaki di negara-negara Eropa.

(Baca juga: Liburan Kamu Bisa Lebih Irit Jika Memakai 4 Cara Ini)

Jadi, kesimpulannya bagi kamu generasi yang lahir di tahun 1990an dan menginginkan kehidupan yang layak. Rencana finansialmu selama beberapa tahun ke depan adalah;

  • DP dan cicil mobil = 1,5 juta/bulan
  • Beli rumah = 800 ribu/bulan selama 20 tahun
  • Menikah = 1 juta/bulan selama 5 tahun
  • Investasi = 500 ribu/ bulan untuk beberapa tahun ke depan
  • Liburan keliling dunia = 1,86 juta/ bulan selama 3 tahun
  • Pendidikan lanjut = 3,35 juta rupiah/bulan

Maka total biaya yang kamu butuhkan adalah Rp 9.010.000 diluar konsumsi setiap bulannya. Loh terus bagaimana jika kamu hanya memiliki gaji 5 juta rupiah per bulannya?.

Untuk urusan pendidikan, usahakan yang terbaik dalam mencari beasiswa. Cari peluang beasiswa di perusahaanmu atau pemerintah, usahakan untuk mendapatkan beasiswa full agar dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi kamu tidak perlu lagi mengeluarkan biaya.

Sehingga, setiap bulannya kamu membutuhkan uang sebesar 5,66 juta rupiah. Masih belum mencukupi? Carilah pekerjaan tambahan seperti menjadi penulis lepas, berjualan, atau yang lainnya dengan target minimal pendapatan tambahan yang tetap setiap bulan sebesar 2,5 juta rupiah.

Maka, kamu nantinya akan memiliki pendapatan 7,5 juta rupiah per bulannya, dikurangi biaya yang kamu butuhkan yaitu sebesar 5,66 juta rupiah kamu akan memiliki anggaran konsumsi sebesar 1,84 juta rupiah per bulannya.

Untuk itu, tekan biaya konsumsimu agar tidak melebihi anggaran yang kamu miliki agar kamu memiliki kehidupan dan kondisi finansial yang baik di masa yang akan datang.

Pilihan kartu kredit yang kasih banyak diskon dan bisa bikin irit ada di sini.

Tentang Penulis

Writer. Fitness enthusiast.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami