Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami

3 menit waktu bacaan

Bila Punya 6 Tanda Ini, Anda Merupakan Calon Miliuner

by Arfan Wiraguna on 15 Juli, 2015

Setiap orang pasti ingin menjadi miliuner. Berbagai langkah dan cara untuk menjadi kaya bisa dilakukan. Namun, tahukah bahwa Anda wajib memiliki ciri-ciri khusus untuk menjadi calon miliuner.

Tahun ini tampak memasuki ‘masa-masa ekonomi sulit’ yang terlihat dari fakta-fakta perlambatan pertumbuhan yang dikonfirmasi oleh para pelaku usaha di berbagai media. Namun, penilaian itu ternyata buktikan sebaliknya. Karena sebagian generasi muda justru akan muncul sebagai orang kaya baru. Studi terbaru menunjukkan, para perencana keuangan sudah mulai mempersiapkan berbagai rencana untuk menargetkan para calon orang kaya ini sebagai klien mereka.

Hasil riset terbaru dari salah satu perusahaan jasa investasi multinasional terbesar di Amerika Serikat, Fidelity Investments, yang diberi judul “Fidelity Millionaire Outlook”, menunjukkan bila sebenarnya para calon miliuner baru, yang memiliki aset rata-rata US$250 ribu atau sekitar Rp 3,3 miliar ini, memiliki banyak kemiripan sifat dan kebiasaan dengan para pendahulu mereka.

Apakah Anda memiliki sifat dan kebiasaan yang akan diungkap dibawah ini. Bila jawabannya Ya, mungkin Anda adalah orang kaya selanjutnya.

Paruh Baya

Rata-rata miliuner baru ini masih berusia 40 tahunan. Mereka masih memiliki waktu sisa sekitar 27 tahun lagi sebelum memasuki masa pensiun normalnya, yaitu di usia 67 tahun. Hanya sekitar satu persen dari para calon orang kaya ini yang memilih untuk pensiun dini. (Baca juga: 6 Cara Manajemen Keuangan ala Miliarder Agar Makin Kaya)

Karir yang berjenjang

Sebagian besar para calon jutawan baru ini mengejar karir di bidang teknologi informasi, keuangan dan akuntansi, seperti banyak jutawan masa kini yang telah menempuh jalur ini pada tahun-tahun yang telah lalu. Saat ini, para calon jutawan ini mungkin masih terlihat sebagai bawahan, tapi mereka punya waktu yang panjang untuk menaiki tangga karier yang lebih tinggi.

Berpenghasilan tinggi

Pendapatan mereka rata-rata US$125 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar–dua kali lipat rata-rata pendapatan rumah tangga di Amerika Serikat–serta mengejar penghasilan para miliuner saat ini yang masih aktif bekerja, yaitu sekitar US$200 ribu atau setara dengan Rp 2,6 miliar. Artinya, mereka punya kesempatan besar untuk menabung dan berinvestasi dari sekarang agar bisa memiliki penghasilan yang lebih tinggi di kemudian hari.

Menciptakan kekayaannya sendiri

Delapan dari 10 orang kaya baru ini mendapatkan aset-aset yang dimilikinya melalui jerih payah mereka sendiri. Hal ini juga dilakukan oleh para pendahulu mereka. (Baca juga: Prospek Investasi Mengilap di Balik Tren Koleksi Tas Branded)

Fokus jangka panjang

Tiga dari empat orang diantara para calon miliuner baru ini memilih untuk fokus dalam menumbuhkan aset-aset yang dimilkinya. Hanya tiga dari 10 orang diantara mereka yang memilih untuk fokus dalam menciptakan sebuah gaya hidup yang nyaman di masa pensiunnya.

Berinvestasi secara agresif

Mirip dengan para orang kaya yang sudah ada saat ini, para calon miluner baru ini menunjukkan keinginan mereka untuk berinvestasi secara agresif dengan memaksimalkan keuntungan yang dapat diperolehnya. Selain itu, mereka bersedia melengkapi portofolionya dengan sebagian investasi yang lebih berisiko untuk mendapatkan tingkat pengembalian yang tinggi. Disisi lain, kebanyakan dari mereka juga berinvestasi secara mandiri. (Baca juga: Peran Bank Kustodian dan Manajer Investasi dalam Reksadana)

“Untuk menjadi ‘calon jutawan,’ para investor harus menjadi yang terdepan dan memiliki rencana yang akan memungkinkan mereka untuk meraih tujuannya,” kata Wakil Presiden Eksekutif Fidelity Investments John Sweeney.

“Walaupun sebagian orang tertarik untuk mengelola keuangannya sendiri, banyak orang yang tidak memiliki kemampuan, keinginan atau waktu untuk menumbuhkan kekayaannya secara strategis. Untuk alasan yang terakhir inilah, mereka perlu mempertimbangkan untuk mendapatkan bantuan dari para profesional keuangan,”tambahnya.

Tentang Penulis

Writer & Coffe Lover - Finansial dan ekonomi adalah makanan sehari-hari.