Dapatkan Modal Dari Kredivo Untuk Bisnis Parcel Lebaran Kamu!

3 min. membaca Oleh Sindhi Aderianti on

Kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) bukan akhir dari segalanya. Wajar jika merasa gagal atau kecewa, tapi jangan sampai putus asa ya. Masih banyak peluang untuk tetap menghasilkan pundi-pundi uang, terlebih dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan. Nah, bisnis parcel lebaran bisa menjadi pilihan yang tepat!

Bisnis Parcel dengan Kredivo

Menaksir Peluang Bisnis Parcel Lebaran

Tahun ini, kemungkinan besar kegiatan silaturahmi ditiadakan karena masih harus menerapkan social distancing. Belum lagi adanya larangan mudik ke kampung halaman. Parcel dapat menjad alternatif untuk dikirimkan kepada kerabat dan keluarga, agar silaturahmi tetap berjalan meskipun dari jarak jauh.

Meskipun sering dibilang usaha musiman, sebenarnya bisnis parcel juga bisa terus dilanjutkan karena ada momen-momen tertentu dimana banyak orang juga membutuhkan bingkisan ini. Di antaranya parcel natal dan tahun baru, pernikahan atau hari raya imlek.

Perhitungan Modal dan Omzet Bisnis Parcel

Sekarang, coba hitung perkiraan modal dan omzet bisnis parcel ini, yuk! Katakalah untuk 50 buah parcel. Hitung setiap hal yang dibutuhkan untuk menyusun bingkisan ini. Mulai dari keranjang, plastik, hiasan, sampai isi parcelnya.

Perlengkapan

  • Keranjang: Rp1,5 juta
  • Plastik: Rp500 ribu
  • Kartu dan pita : Rp850 ribu

Isi Parcel

  • Aneka kue kering 50 buah: Rp 3 juta
  • Aneka minuman 50 buah: Rp 1,5 juta
  • Aneka buah-buahan segar: Rp 2 juta
  • Aneka makanan kaleng 50 buah: Rp 2,5 juta
  • Biaya gak terduga sebesar Rp 3 juta (termasuk biaya sewa tempat jika diperlukan).

Isi parcel berbeda-beda tergantung temanya. Sebagai contoh, di sini CekAja mengambil aneka kue kering, minuman kaleng, dan cemilan karena mengusung momen Idul Fitri. Dengan begitu, total modal yang dibutuhkan untuk 50 parcel adalah Rp 15 juta.

Asumsikan sehari terjual lima sampai tujuh parcel dengan harga Rp200 ribu per parcel. Maka omzet yang didapat sekitar Rp1 juta sampai Rp 1,4 juta per hari. Dalam sebulan, bahkan kamu bisa menghasilkan uang hingga Rp42 juta. Estimasi ini belum menghitung lonjakan pesanan yang biasanya terjadi pada beberapa hari jelang lebaran. Biasanya lonjakan pesanan bisa mencapai dua kali lipat.

(Baca Juga: Ini 5 Tips Bisnis Agar Tetap Ada Pemasukan)

5 Tips Sukses Berbisnis Parcel

Semakin tertarik untuk menjajal bisnis parcel lebaran? Di samping menyiapkan modalnya, ada beberapa beberapa tips yang perlu diterapkan agar kamu bisa sukses berbisnis parcel ini. Melansir berbagai sumber, berikut di antaranya:

1. Beri ciri khas brand

Sebelum mulai berbisnis, tanyakan pada dirimu apa yang membedakan parcelmu dengan usaha parcel lain. Carilah pembeda yang bisa menjadi nilai tambah, sehingga produkmu dapat bersaing di pasaran. Misalnya, kamu bisa mengemas parcel dengan tema rustic atau mengganti keranjang dengan boks lucu yang bisa digunakan kembali.

2. Latih skill mengkreasikan parcel

Sebelum terjun ke bisnis parcel ini, sediakan waktu khusus buat berlatih mengemas. Selain isi, tampilan adalah hal utama yang menentukan penjualan parcel. Variasikan bentuk dan hiasan biar lebih unik dan menarik dari penjual parcel yang lain. Kamu bisa belajar secara otodidak melalui Internet atau mengikuti kursus. Rajin-rajin juga melihat tren biar parcelmu makin unggul.

3. Cari supplier terjangkau

Demi mendapatkan keuntungan yang besar, modal pun harus ditekan seminimal mungkin dalam bisnis parcel ini. Oleh sebab itu, carilah supplier yang menawarkan harga murah tapi tetap berkualitas. Jika kamu belum punya cukup modal, bisa diatasi dengan mencari supplier yang mengizinkan metode pembayaran secara bertahap.

4. Tentukan konsumen sesuai bujet

Saat ini ada banyak variasi parcel, mulai dari makanan hingga barang elektronik. Isi parcel tentu menentukan harga dan sasaran pembeli. Oleh karena itu fokuslah pada target konsumen tertentu sebelum menentukan isi parcel yang dijual. Misalnya, jika modal yang dimiliki cuma seadanya, sasarlah konsumen menengah ke bawah dengan berfokus pada bisnis parcel makanan.

5. Pasarkan parcel secara tepat

Sebagai permulaan, kamu bisa memasarkan parsel ke lingkungan terdekatmu seperti tetangga, teman kantor, dan kenalan lainnya terlebih dulu. Cara ini juga dapat membuat bisnismu dikenal dari mulut ke mulut. Jika tak punya lapak, media sosial atau marketplace bisa menjadi sarana yang tepat untuk memasarkannya dengan jangkauan lebih luas.

(Baca Juga: Bisnis Kue Nastar Pakai Modal Dari Bank Permata)

Mulai Bisnis Parcel dengan Pinjaman Online dari Kredivo

Bingung tak punya modal untuk memulai bisnis parcel lebaran? Pinjaman Kredivo bisa memberimu solusi lewat fasilitas pinjaman online. Bukan kaleng-kaleng ya, perusahan peer to peer lending ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Tanpa persyaratan yang merepotkan, kamu tinggal mengajukannya dengan batas dana maksimal Rp30 juta. Asyiknya lagi, tenor alias jangka waktu cicilan bisa ditentukan sendiri sesuai dengan keinginanmu, paling lama 12 bulan.

Banner Kredivo

Lupakan pahitnya kena PHK. Move on! Segera wujudkan bisnis parcel ini mumpung kesempatan emas ada di depan mata. Momennya tepat, pinjaman dana Kredivo sebagai modal pun bisa langsung kamu ajukan melalui CekAja.com.

Tentang kami

Sindhi Aderianti

Sindhi Aderianti Penulis yang kadang jadi pedagang