Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Buat Coffee Snob, Catat Nih Jam Terbaik Ngopi di Bulan Puasa

by Teti Purwanti on 14 Mei, 2019

Untuk penggemar kopi, ibadah puasa di bulan Ramadan tentu bukan halangan untuk tetap menyesap si hitam. Padahahal kopi tidak bisa sembarangan dinikmati saat berpuasa karena dianggap memiliki pengaruh buruk terhadap tubuh. Konon menikmati kopi di waktu berbuka puasa akan menyebabkan asam lambung naik.

bahaya kopi _ CekAja.com

Sementara itu, meminumnya di kala sahur akan membuat lebih cepat haus. Jadi kapan waktu yang tepat untuk menikmati secanngkir kopi? Berikut ulasannya.

  1. Beri jarak satu hingga dua jam usai berbuka

Tidak semua orang cocok minum kopi saat berbuka, namun bukan berarti tidak bisa. Karena itu, bagi mereka yang terbiasa meminum kopi apalagi dalam jumlah yang banyak, disarankan meminum kopi sekitar satu hingga dua jam setelah berbuka puasa.

(Baca juga: Jurusan Meme Hingga Fakultas Kopi, Ini Berbagai Kampus Usulan Jokowi)

Dengan jeda waktu tersebut, diperkirakan lambung sudah lebih siap sehingga risiko peningkatan asam lambung bisa diminimalisir. Untuk penderita maag, kopi jenis Arabika lebih aman karena kadar kafeinnya rendah.

  1. Jangan minum kopi saat sahur

Selain membuat cepat haus, ternyata kopi bisa membuat orang ingin buang air kecil sehingga memiliki risiko dehidrasi. Oleh karena itulah, minum kopi saat sahur sangat tidak dianjurkan. Ditambah lagi, ada risiko sulit tidur kembali usai sahur karena kopi membuat kamu tetap terjaga.

Namun, kalau kamu memang berniat beribadah dan tidak tidur lagi, kamu bisa meminum kopi saat sahur karena akan memiliki efek yang sama saat kamu meminum kopi di pagi hari. Selain itu, juga bisa meningkatkan konsentrasi dan mempertajam memori, cocok kalau mau menghapal Al-Quran.

Hanya saja, jangan lupa imbangi dengan banyak minum air putih. Tujuannya untuk menghindari risiko dehidrasi dan sering buang air kecil yang bisa jadi masalah kalau kamu kurang mengonsumsi air putih.

  1. Secangkir saja

Meminum kopi di antara waktu berbuka puasa dan makan malam akan menyebabkan gangguan tidur.

Selain itu, karena sejam atau dua jam usai berbuka adalah satu-satunya wkatu terbaik, maka kamu hanya dianjurkan untuk meminum secangkir kopi, tidak lebih, itu pun dengan kadar kafein maksimal seberat 200 mg.

  1. Pilih kopi rendah kafein

Meski sudah tahu kapan waktu yang tepat untuk meminum kopi, ternyata masih ada hal yang harus kamu perhatikan sebelum meminum kopi saat Ramadan. Kamu dianjurkan memilih kopi dengan kadar kafein rendah. Sayanganya, kopi seperti ini cukup sulit didapatkan ataupun memiliki harga yang cukup mahal.

Karena itu, kamu juga tidak dianjurkan minum kopi hitam saja selama Ramadan. Meski begitu, kamu bisa membuat kopi yang agak encer, atau menambahkan susu rendah lemak, susu almond, atau susu kedelai untuk tetap menikmatinya.

Meski sudah minum dengan kadar minimal atau mencampurnya dengan susu, bukan berarti tidak ada efek samping loh. Beberapa orang yang sensitif kafein bisa langsung merasakan efek samping meski hanya meminum secangkir kopi.

(Baca juga: Mau Bisnis Es Kopi Susu? Ini 5 Hal yang Perlu Anda Perhatikan)

Ditambah lagi, faktor lain seperti berat badan, usia, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, dan kondisi kesehatan tertentu, sehingga seseorang menjadi lebih sensitif terhadap kafein.

  1. Alternatif selain kopi

Di sisi lain, kalau kamu masih bisa menahan diri untuk tidak meminum kopi, ternyata banyak loh pilihan lain selain kopi untuk menghindari berbagai risiko. Kamu misalnya bisa memilih matcha, alias teh hijau yang mengandung sedikit kafein namun memiliki antioksidan yang baik bagi tubuh, termasuk juga untuk menambah energi.

Kalau alasan kamu minum kopi untuk menahan kantuk demi lebih lama beribadah, kamu bisa memiliih cokelat panas. Minuman cokelat memiliki kandungan vitamin B12 yang membantu perkembangan fungsi otak, sehingga gak bikin ngantuk.

Terakhir kamu bisa mengganti kopi dengan air kelapa, dengan kandungan kalium yang bisa mengubah karbohidrat menjadi bahan bakar. Kandungan tersebut bisa membuat tubuh tetap segar dan tentu mengganti kandungan yang tidak kamu dapatkan sepanjang hari karena berpuasa.

Jadi kamu akan tetap memilih kopi atau minuman lain selama bulan Ramadan ini? Apapun pilihannya tetaplah menjaga kesehatan apalagi cuaca masih tidak menentu.

Jika tubuh kamu termasuk ringkih dan mudah terkena penyakit saat berpuasa, sebaiknya lindungi diri dengan asuransi kesehatan terbaik yang bisa kamu pilih dan dapatkan lewat CekAja.com.

Tentang Penulis

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami