Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

4 menit waktu bacaan

Butuh Pinjaman Online, Tapi Ogah Rugi? Cek 6 Hal Ini Sebelum Meminjam

by Miftahul Khoer on 9 Maret, 2020

Bagi sebagian orang, masalah finansial tidak selalu mulus. Terlebih saat kebutuhan mendesak datang, tapi uang di tabungan nihil. Seiring dengan perkembangan teknologi, kini proses meminjam uang semakin dimudahkan. Ya, masalah itu sekarang bisa teratasi lewat adanya pinjol alias pinjaman online

Tips Aman Pinjam Uang Online

Namun sebelum menggunakan uang dari layanan tersebut, sebaiknya kamu harus tetap waspada dan jeli menentukan yang terbaik dari segala aspek; kredibilitas, bunga, dan transparasi tenor. Sebab, cukup banyak pinjaman online bodong akhir-akhir ini.

Dengan mendapat pinjaman online, berarti kamu juga akan dihadapi oleh tanggung jawab mengembalikan uangnya melalui prosedur cicilan. Maka dari itu agar tak kelimpungan di kemudian hari, perhatikan dulu 6 hal ini sebelum ber-pinjol ria:

1. Gunakan untuk keperluan mendesak

Terlebih dahulu yang harus dipertimbangkan, apakah kebutuhanmu benar-benar mendesak atau tidak. Pastikan bahwa uang yang dipinjam itu digunakan untuk hal-hal darurat, seperti membayar sekolah anak, membayar tagihan yang akan segera jatuh tempo, atau membayar biaya pengobatan.

Lebih disarankan, pinjaman ini tidak dipakai untuk kebutuhan terkait gaya hidup. Jika kebutuhannya tak begitu mendesak namun kamu tetap ingin meminjam uang, alangkah lebih baiknya kamu mengajukan kredit secara konvensional ke bank resmi.

2. Cari yang bunganya rendah

Mencari pinjol dengan bunga rendah. Hal ini juga sering menjadi awal petaka saat mengajukan pinjaman online. Sebelum kamu mengajukannya, lakukan simulasi perhitungan cicilan dengan besaran bunga yang ditawarkan oleh peminjam. Walau bagaimanapun, kamu pasti tak ingin membayar uang dengan jumlah lebih banyak karena bunganya sangat tinggi, kan?

Bila kamu menemukan layanan kredit yang bunganya mencapai 1 persen per hari atau 30 persen per bulan, sebaiknya kamu mengurungkan niat untuk meminjam di aplikasi tersebut lantaran sudah tidak masuk akal. Lembaga kredit online yang baik tak akan mengenakan bunga yang jauh dari rata-rata lembaga konvensional, yaitu 2,25 persen per bulan.

(Baca Juga: Mengenal JULO, Aplikasi Pinjol Resmi dengan Bunga Terendah)

3. Pastikan pinjaman online kredibel

Sebelum meminjam, cek terlebih dahulu apakah perusahan penyedia pinjaman online ini legal atau tidak. Kamu harus memilih perusahaan yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), semisal CekAja.com agar terhindar dari hal-hal tidak diinginkan di kemudian hari.

Tentu saja hal tersebut menjadi faktor utama yang harus kamu perhatikan saat akan meminjam uang secara online. Sebab, tak sedikit perusahan pinjaman online tanpa izin dan sering merugikan banyak orang dengan sistemnya yang sangat menjebak.

4. Sesuaikan jumlah pinjaman dengan isi dompet

Agar kamu tak kerepotan saat membayar cicilan kelak, jangan lupa sesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan finansialmu. Kamu bisa menghitungnya dari pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Mengapa demikian, karena jika tidak memperhitungkan juga isi dompet, kamu bisa kesulitan untuk melunai cicilannya.

Sistem terbaik dan paling aman itu, yakni dengan menentukan jumlah cicilan per bulan yang tak melebihi 30 persen dari pendapatan bulanan. Di samping tak akan mempengaruhi arus kas pribadi, kamu pun tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar sembari menyisihkan uang untuk ditabung.

5. Lihat transparansi tenor dan biaya tambahan lain

Saat ini, banyak sekali penyedia pinjaman online yang memberlakukan sistem yang kurang transparan dan membebani. Misalnya, mereka menawarkan tenor rendah tapi dengan bunga tak masuk akal dan biaya tambahan lainnya.

Banyak juga pinjol yang memberikan biaya tambahan transaksi dalam pembayaran utang. Mulai dari biaya administrasi, penalti, sampai denda keterlambatan. Tambahan biaya pada transaksi pinjaman online ini jelas amat membebani. Bahkan, umumnya kebijakan itu tidak disampaikan saat kamu ditawari layanan tersebut.

Sudah berutang dengan jumlah tak sedikit, masa harus menanggung biaya lain di luar sepengetahuanmu juga? Maka dari itu, kamu perlu cek ulang secara lebih jeli mengenai tenor dan biaya tambahan yang ditawarkan.

6. Bayar cicilan tepat waktu

Apabila kamu melewati masa pembayaran, maka otomatis semakin besar dan membengkak dengan denda tambahan yang harus kamu bayar. Jika tak ingin begitu, usahakan  membayar cicilan itu tanpa melewati batas jatuh tempo.

Hal ini juga sering menjadi kendala terbesar bagi sebagian orang yang mengajukan pinjaman online. Oleh karenanya, kamu disarankan untuk menjadwalkan kapan harus membayar utang cicilan tersebut. Jangan sampai kamu mengabaikannya, karena itu merupakan salah satu kunci agar tak dirugikan saat menggunakan pinjaman online.

Nah, alangkah lebih amannya jika kamu memilih pinjaman online yang satu ini, yakni JULO. Penyedia peer to peer lending ini merupakan perusahaan finansial teknologi inovatif yang bertujuan untuk memberikan solusi pinjaman online tanpa jaminan (KTA), kepada masyarakat di Indonesia.

Melalui basis aplikasi smartphone, JULO siap memberi akses kredit yang lebih mudah, terjangkau dengan bunga rendah sehingga bisa membantu kamu dalam memenuhi kebutuhan finansial.

Dapatkan pinjaman JULO melalui CekAja.com, tempat kamu bisa mendapatkan pinjaman dengan proses yang cepat dan syarat yang mudah. Ajukan sekarang! 

(Baca Juga: Marak Pinjaman Online, Bagaimana Penghitungan Cicilannya?)

Tentang Penulis

Miftahul Khoer

Mantan jurnalis yang suka makan jengkol di hari Minggu.