Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Cara Agar Rumah Aman Ketika Ditinggal Mudik Lebaran

by JTO on 1 Juli, 2015

rumah aman ditinggal mudik _ asuransi properti - CekAja.com

Tradisi mudik sudah pasti hadir setiap Lebaran menjelang. Kamu yang terbiasa melakukannya setiap tahun sudah terbiasa juga untuk melakukan kegiatan rutin menjaga keamanan rumah sebelum ditinggal mudik. Namun, tidak ada salahnya untuk membaca kembali tips dari kami agar tidak menyesal saat mudik nanti.

Saat mudik, biasanya rumah akan ditinggal setidaknya satu pekan atau mungkin lebih lama karena Lebaran tahun ini berdekatan waktunya dengan liburan sekolah anak-anak. Dua hal yang biasanya membuat khawatir saat rumah ditinggal tak berpenghuni adalah risiko kebakaran, dan pencurian. Oleh karena itu, simak tips berikut ini untuk memastikan kembali rumah tetap aman saat ditinggal mudik.

Ada ganti rugi ketika terjadi risiko

Asuransi rumah akan menyediakan perlindungan finansial terhadap bangunan dan isi rumah dari beberapa kemungkinan risiko seperti kebakaran, pencurian, kerusakan akibat suatu kecelakaan,badai/banjir, gempa bumi dan berbagai musibah lainnya.

Tidak hanya itu, asuransi rumah juga memberikan perlindungan kepada barang-barang koleksi serta barang-barang berharga, akomodasi sementara (jika tempat tinggal tidak bisa ditinggali lagi), Personal liability yang memberikan perlindungan finansial terhadap rusaknya properti atau cidera badan yang dialami pihak ketiga dan biaya legal yang dikeluarkan terkait perlindungan ini, serta perlindungan barang-barang pribadi yang di bawa ke luar rumah, seperti jam tangan, perhiasan, dan sebagainya. Menguntungkan, toh?

Kini, sudah banyak varian produk asuransi properti yang bisa didapatkan untuk menjaga rumah. Dengan pilihan yang tepat, kamu sudah bisa mengurangi kekhawatiran akan risiko yang mungkin datang ketika meninggalkan rumah untuk mudik.

Hindari korsleting listrik

Korsleting listrik menjadi penyebab besar kejadian kebakaran pada sebuah properti. Karena itu, pastikan seluruh peralatan listrik dan peralatan elektronik sudah benar-benar dalam kondisi aman. Hal itu penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya arus pendek (korsleting) atau hal-hal lain yang tidak diinginkan selama rumah dalan kondisi kosong.

Cara yang paling aman adalah dengan mencabut steker alat listrik dari stop kontaknya, begitu juga dengan steker untuk Air Conditioner (AC). Untuk lebih aman, matikan MCB dari kotak sekering utama, kecuali ke jurusan arus listrik yang perlu hidup seperti kulkas dan lampu teras. (Baca juga: 4 Asuransi yang Wajib Dimiliki Sebelum Mudik Lebaran)

Lebih banyak sistem keamanan

Untuk mencegah kemungkinan pencurian, kamu bisa memperketat sistem keamanan rumah dengan sistem alarm atau memasang kamera CCTV. Ada juga layanan kamera pemantau jarak jauh yang dikembangkan sebuah operator telepon seluler yang mungkin bisa menjadi pilihan untuk memantau kondisi rumah.

Selain mencoba memasang perangkat keamanan yang lebih ketat, kamujuga bisa memasang kunci pintu rumah dan pagar yang lebih menjamin. Bisa dengan menggunakan ukuran gembok yang lebih besar misalnya, atau memasang beberapa gembok untuk memastikan pintu tak mudah dibuka paksa.

Ada pengawas 24 jam

Kamu bisa melapor ke pihak keamanan atau pada ketua RT kapan dan berapa lama waktu mudik. Jika tidak ada petugas keamanan, titipkan rumah kepada orang yang sudah dipercaya. seperti tetangga terdekat. Mereka bisa membantu mengawasi sampai 24 jam. Jangan lupa untuk memberikan nomor kontak yang bisa dihubungi selama mudik. Tujuannya, agar petugas keamanan atau orang yang dititipkan rumah tidak sulit menghubungimu sewaktu-waktu. (Baca juga: 4 Cara Memilih Asuransi Rumah Terbaik)

Simpan barang berharga dengan tepat

Taruhlah kamu sudah mendaftar asuransi rumah, kemudian mendapatkan perlindungan untuk semua barang berharga yang ada di rumah yang ditinggalkan. Namun, tetap saja kamu wajib lebih waspada dengan tidak menyimpan barang berharga seperti perhiasan di dalam rumah ketika ditinggal mudik. Cara amannya, lebih baik masukkan ke dalam safe deposit box di bank. Atau, jika perlu kamubisa membawanya. Yang terpenting kamu bisa menjaganya sehingga tidak membuat khawatir hilang.

 

Tentang Penulis

JTO

Penulis dan jurnalis yang menetap di tanjung laut Batavia.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami