Ini Cara Cek Kena Tilang Elektronik atau Tidak, Yuk Kepoin!

Sejak resmi diberlakukan pada 23 Maret 2021 lalu, kamu sudah paham belum mengenai cara cek kena tilang elektronik atau tidak? Jika belum, yuk cek caranya lewat artikel CekAja di bawah ini.

Ini Cara Cek Kena Tilang Elektronik atau Tidak, Yuk Kepoin!

Tilang Tahap Pertama Resmi Diterapkan secara Nasional

Sebelum kita membahas mengenai topik utama dari artikel ini, yaitu mengenai cara cek kena tilang elektronik atau tidak, ada baiknya kamu ketahui dulu mengenai program penilangan tahap pertama ini.

Program penilangan elektronik atau disebut pula Electronic Traffic Law Enforcement sendiri, resmi berlaku secara nasional, terhitung mulai 23 Maret 2021 lalu.

Penerapan tilang ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan sekaligus kedisiplinan para pengendara selama berada di jalan raya.

Tidak hanya itu saja, mengutip dari laman Kompas.com, berdasarkan penuturan Kasubditdakgar Ditgakkum Korlantas Polri, Kombes Abrianto Pardede, adanya tilang elekronik ini guna meminimalisir pemerasan yang dilakukan oleh oknum tertentu, selama penindakan pelanggaran lalu lintas.

(Baca Juga: Biaya Denda Ganjil Genap Jakarta Terbaru)

Lokasi Penilangan Elektronik Berskala Nasional

Lokasi Penilangan Elektronik Berskala Nasional - Ini Cara Cek Kena Tilang Elektronik atau Tidak

Sementara menyoal titik penilangan elektroniknya, mengingat ini adalah tahapan pertama yang berskala nasional, maka penerapannya baru direalisasikan di 12 polda di Indonesia dengan total 244 kamera tilang yang terpasang.

Masih dikutip dari laman Kompas.com, berikut ini lokasi pemasangan kamera CCTV penilangan yang tersebar di 12 polda di Indonesia:

  • 98 titik di Polda Metro Jaya, Jakarta
  • 1 titik di Polda Banten
  • 55 titik di Polda Jawa Timur
  • 10 titik di Polda Jawa Tengah
  • 21 titik di Polda Jawa Barat
  • 4 titik di Polda DIY
  • 10 titik di Polda Sumatera Barat
  • 5 titik di Polda Riau
  • 8 titik di Polda Jambi
  • 5 titik di Polda Lampung
  • 16 titik di Polda Sulawesi Selatan
  • 11 titik di Polda Sulawesi Utara

5 Pelanggaran yang Diincar Tilang Elektronik

5 Pelanggaran yang Diincar Tilang Elektronik - Ini Cara Cek Kena Tilang Elektronik atau Tidak

Untuk pelanggarannya, pada program tilang elektronik tahap pertama ini, setidaknya ada 5 jenis pelanggaran yang dikenai denda, diantaranya seperti:

  • Melanggar Rambu Lalu Lintas dan Marka Jalan

Pelanggaran pertama yang nantinya membuat masyarakat mesti tahu mengenai cara cek kena tilang elektronik atau tidak, ialah jika melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan.

Pelanggaran ini dapat membuat pengendara dikenai denda uang maksimal Rp500 ribu atau berupa sanksi kurungan penjara hingga dua bulan lamanya.

  • Tidak Menggunakan Helm

Selain dilarang melanggar rambu dan marka jalan, pengendara motor yang tidak mengenakan helm ber-SNI juga akan dikenai tilang elektronik.

Karena, seperti yang kita tahu, helm merupakan perangkat keselamatan penting yang semestinya wajib digunakan kala berkendara di jalan raya.

  • Memainkan Gawai

Memainkan gawai di sini maksudnya adalah ketika pengendara kehilangan fokus utamanya, karena melakukan aktivitas lain seperti bermain hp. Aktivitas seperti ini tak hanya membahayakan diri sendiri namun pengendara lainnya.

  • Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

Apa yang membuat seseorang harus mengetahui cara cek kena tilang elektronik atau tidak? Salah satunya tentu karena pengendara tersebut tidak menggunakan sabuk pengaman.

Pelanggaran itu berlaku untuk pengemudi mobil serta penumpang yang berada di bangku depan atau samping sopir.

  • Menggunakan Pelat Palsu

Pelanggaran lainnya yang diincar dalam penilangan elektronik yaitu penggunaan pelat palsu.

Apabila pengendara motor mengenakan pelat atau tanda nomor yang tidak sesuai dengan dokumen aslinya, maka bisa dipastikan ia akan dikenakan sanksi penilangan.

(Baca Juga: 14 Jenis Tilang di Indonesia dan Biaya Tilangnya)

Cara Cek Kena Tilang Elektronik atau Tidak

Cara Cek Kena Tilang Elektronik - Ini Cara Cek Kena Tilang Elektronik atau Tidak

Nah, setelah tadi kita bahas mengenai program tilangan, lokasi penilangan, dan pelanggaran yang diincar, di poin ini CekAja bakal fokus membahas tentang cara cek kena tilang elektronik atau tidak.

Seperti yang dihimpun CekAja dari berbagai sumber, berikut ini proses pengecekan tilang elektronik:

1. Akses situs ETLE

Cara cek kena tilang elektronik atau tidak yang pertama adalah dengan mengakses situs Electronic Traffic Law Enforcement di https://etle-pmj.info/id/check-data.

Situs tersebut berlaku untuk penilangan elektronik yang terjadi di wilayah DKI Jakarta atau di bawah Polda Metro Jaya.

Sementara di kota lainnya, CekAja hanya menemukan satu informasi saja yang dikutip dari Kompas.com. Di mana, pada wilayah DI Yogyakarta, masyarakat bisa mengecek penilangan lewat situs https://www.etle-diy.info/id/.

2. Pilih menu ‘Cek Data’

Setelah mengakses situs resminya, cara cek kena tilang elektronik atau tidak yang berikutnya adalah dengan memilih menu ‘Cek Data’.

Pada ETLE PMJ, menu tersebut ada di bagian sisi kanan atas sebelah menu ‘Kontak’.

Di halaman menu ‘Cek Data’, kamu akan diminta untuk mengisi nomor pelat kendaraan, nomor mesin kendaraan, serta nomor rangka kendaraan yang sesuai dengan STNK.

3. Klik fitur ‘Cek Data’ pada menu

Terakhir, klik fitur ‘Cek Data’ setelah kamu menginput nomor pelat kendaraan, nomor mesin kendaraan, dan nomor rangka kendaraan.

Apabila terdapat pelanggaran yang dilakukan, maka secara otomatis situs di halaman tersebut akan menampilkan data pelanggaran.

Sementara jika tidak, maka tulisannya ‘Data No Available’ alias tidak adanya pelanggaran elektronik tilang.

Besaran Denda Penilangan Elektronik

Setelah mengetahui cara cek kena tilang elektronik atau tidak, berikutnya yang harus kamu tahu pula adalah mengenai besaran biaya dendanya.

Pada pelanggaran berupa tidak mengenakan sabuk pengaman, masyarakat akan dikenai sanksi kurangan selama satu bulan atau membayar denda maksimal sebesar Rp250 ribu.

Lalu, untuk pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dan marka jalan akan dikenai sanksi sesuai dengan Pasal 287 ayat 1, yakni berupa sanksi kurungan penjara selama 2 bulan, atau membayar denda maksimal Rp500 ribu.

Sementara untuk pelanggaran berupa melakukan gawai yakni bermain ponsel saat berkendara, akan dikenai pidana kurungan hingga 3 bulan atau denda maksimal Rp750 ribu.

Berikutnya pada pelanggaran berupa tidak mengenakan helm berstandar SNI, akan dikenai hukuman kurungan selama satu bulan atau denda sebesar Rp250 ribu.

Terakhir, untuk pelanggaran berupa menggunakan pelat nomor palsu, sesuai dengan Pasal 280, maka pengemudi akan dikenai pidana kurungan paling lama 2 bulan, atau denda maksimal Rp500 ribu.

Bagaimana jika Menerima Surat Tilang Nyasar?

Nah, maksud dari statement di poin ini sebetulnya adalah jika kamu mendapat surat tilangan namun kendaraan yang dimiliki sudah berpindah tangan kepemilikan.

Apabila hal itu yang dialami, maka kamu enggak perlu lagi mencari tahu mengenai cara cek kena tilang elektronik atau tidak.

Sebab, yang diperlukan hanyalah mengonfirmasi ke pihak kepolisian jika kendaraan yang dimiliki sudah dijual, atau berpindah tangan kepemilikan. Hal ini dapat dilakukan setelah kamu menerima surat konfirmasi dari petugas kepolisian.

Nah, itu dia informasi mengenai program penilangan elektronik dan cara cek kena tilang elektronik atau tidak.

Ketika di jalan raya, memang kita harus mematuhi tiap aturan lalu lintas. Jangan melanggarnya, jika tak ingin mengalami kecelakaan atau membayar biaya tilangan.

Lebih baik lagi jika kamu memiliki asuransi kesehatan. Adanya asuransi ini bakal memberikan rasa tenang dan aman, terutama saat berkendara.

Karena jaminan perlindungannya yang lengkap, enggak hanya dapat digunakan untuk risiko penyakit saja, namun juga saat mengalami kecelakaan.

Lalu, di mana bisa membeli polis asuransi kesehatan yang bagus? Tentunya di CekAja.com, yang sudah pasti kredibilitasnya dan aman terdaftar OJK.

Produk asuransi di CekAja juga tersedia dalam beragam pilihan, jadi kamu bisa menentukan terlebih dulu jenisnya yang sesuai dengan kebutuhan.

Yuk, tunggu apalagi? Langsung cek asuransi kesehatan dari CekAja.com, dan ajukan saat kamu membutuhkannya.