Cara Cek Kondisi dan Volume Oli Mobil Sendiri di Rumah, Dijamin Mudah!

7 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Sebagai pemilik kendaraan, kamu tentu harus mengetahui bagaimana cara cek kondisi dan volume oli mobil, untuk menjaga dan memastikan performa mesin kendaraan baik-baik saja.

Sebab, oli sendiri berperan penting sebagai pelumas seluruh komponen kendaraan, agar bekerja dengan baik dan tahan lama.

Namun pada dasarnya, tanpa oli mesin pun kendaraan masih bisa berjalan dan digunakan seperti biasa.

Hanya saja, tanpa oli mesin nantinya seluruh komponen mesin yang saling bergesekan akan cacat, cepat rusak dan mesin menjadi macet.

Hal itu tentu akan mengganggu kinerja kendaraan, dan mobil menjadi cepat rusak.
Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui cara cek kondisi dan volume oli mobil, untuk menjaga performa mesin kendaraan selalu dalam keadaan baik.

Selain itu, jika kondisi oli mobil sudah tidak baik dan volumenya berkurang, maka kamu perlu melakukan penggantian oli mesin.

Kamu bisa mengganti oli mesin mobil sesuai dengan anjuran dari bengkel resmi kendaraan. Namun, ada baiknya jika kamu melakukan penggantian oli mesin kendaraan secara berkala, atau setidaknya setiap 5.000 km.

Pentingnya Mengganti Oli Mobil Secara Rutin

Jika berbicara tentang penggantian oli mobil secara rutin, ini sejatinya merupakan hal penting yang wajib dilakukan setiap pemilik kendaraan.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penggantian oli mobil sendiri berguna untuk membuat mesin menjadi terawat, serta menjaga performa mobil agar selalu dalam keadaan baik-baik saja.

Sebab, apabila kendaraan memiliki mesin yang terawat, maka tidak hanya performanya saja yang baik, tetapi usia kendaraan pun akan jauh lebih panjang.

Hal tersebut dikarenakan, oli mesin sendiri memiliki fungsi sebagai pelumas komponen mesin kendaraan yang saling bergesekan, agar tidak kering dan cacat.

Selain itu, oli mesin juga bekerja sebagai pendingin, pencegah karat, penyaring dan pembersih kotoran-kotoran yang ada pada bagian mesin. Dengan begitu, maka mesin kendaraan akan terjaga dengan baik, terawat dan tahan lama.

Namun sebelum melakukan penggantian oli mobil, pastikan kamu membeli oli yang sama seperti yang digunakan sebelumnya.

Sebisa mungkin hindari mengganti-ganti merk dan jenis oli, agar mesin kendaraan tidak rusak.

(Baca Juga: Cara Ganti Oli Sendiri di Rumah)

Penggantian oli mobil pun menjadi sangat penting, karena ada beberapa faktor yang mengharuskan oli mesin kendaraan diganti secara rutin, di antaranya yaitu adanya interaksi oli dengan udara, air, dan temperatur mesin yang panas.

Yang mana, panas dan udara yang ada di dalam mesin akan menurunkan kinerja oli mobil.

Sementara, air sendiri merupakan hasil dari pengembunan yang terjadi pada mesin, akibat suhu dalam mesin menjadi rendah, selama kendaraan tidak digunakan dan dibiarkan semalaman.

Maka dari itu, jika oli tidak diganti secara rutin, maka performa kendaraan menjadi kurang baik dan kinerja mesin pun akan semakin menurun.

Jika sudah begitu, maka risiko terjadinya turun mesin akan semakin besar. Untuk mencegahnya, kamu sudah pasti harus melakukan penggantian oli mesin kendaraan secara rutin.

Kamu bisa meminta bantuan montir di bengkel resmi kendaraan, ataupun mengetahui cara cek kondisi dan volume oli mobil terlebih dahulu beserta cara penggantiannya, untuk bisa mengganti oli mobil sendiri.

Cara Cek Kondisi dan Volume Oli Mobil

Mengingat pentingnya memastikan kondisi dan volume oli mobil, kamu sebagai pemilik kendaraan tentu harus mengetahui bagaimana cara cek kondisi dan volume oli mobil, yang baik dan benar.

Pasalnya, jika kamu mengetahui cara cek kondisi dan volume oli mobil, maka kamu bisa memperkirakan apakah oli mesin kendaraanmu masih dalam kondisi baik, atau memang sudah harus diganti.

Secara umum, kondisi oli yang masih baik biasanya berwarna kuning kehijauan, dan volumenya berada di tengah-tengah tanda yang ada pada ujung dipstick.

Sementara, oli yang kualitasnya sudah tidak baik akan memiliki warna yang lebih gelap, seperti cokelat dan hitam.

Semua kondisi dan volume mobil itu, pada dasarnya bisa kamu cek sendiri di rumah. Hanya saja, kamu perlu mengetahui dan memahami terlebih dahulu cara cek kondisi dan volume oli mobil, seperti yang diulas berikut ini.

1. Cara Cek Kondisi Oli Mobil

Cara cek kondisi oli mobil sejatinya sangat mudah. Singkatnya, kamu hanya perlu mencari dipstick untuk bisa melihat kondisi oli mobil dengan jelas.

Atau cara mudahnya, kamu bisa mengetahui kondisi oli mobil dalam keadaan baik atau tidak, dari lampu indikator.

Setelah kunci kontak di ON-kan, maka lampu indikator secara otomatis akan menyala. Namun, apabila setelah di starter lampu indikator mati, itu tandanya oli mesin masih ada dan kondisinya masih baik.

Berbeda keadaannya jika lampu indikator terus menyala atau mati-menyala, maka itu tandanya oli tinggal sedikit atau terjadi gangguan pada mesin.

Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan kondisi oli mobil, dengan melakukan beberapa cara cek kondisi dan volume oli mobil berikut ini.

  • Lakukan pengecekan pada saat kondisi mesin dingin
  • Parkir mobil di permukaan yang datar
  • Buka kap mobil
  • Temukan dipstick atau tongkat pengukur oli, yang biasanya terletak di bagian atas mesin
  • Sediakan tisu atau kain yang sudah tidak terpakai
  • Tarik dipstick dari lubangnya, lalu bersihkan pakai tisu atau kain yang sudah disediakan
  • Kemudian, celupkan kembali dipstick ke dalam lubang, lalu tarik kembali
  • Lihat warna oli yang ada pada dipstick. Apabila warna oli terlalu gelap, maka oli sudah kotor dan harus diganti
  • Sementara jika oli berwarna kuning kehijauan, maka oli masih dalam keadaan baik
  • Untuk oli yang kotor, sebelum melakukan penggantian, kamu bisa cocokkan terlebih dahulu dengan jadwal penggantian oli. Apabila jadwalnya masih lama, maka ada msaalah pada mesin yang menyebabkan oli cepat kotor.
  • Setelah proses pengecekan kondisi oli selesai, bersihkan dipstick dengan tisu atau kain, lalu masukkan kembali dipstick ke dalam lubang dengan benar, lalu tutup kap mobil.

2. Cara Cek Volume Oli Mobil

Selain mengetahui cara cek kondisi oli mobil, kamu juga perlu tahu bagaimana cara cek volume mobil. Yang mana, cara yang perlu dilakukan sebenarnya tidak jauh berbeda, di antaranya yaitu:

  • Lakukan pengecekan pada saat kondisi mesin dingin
  • Parkir mobil di permukaan yang datar
  • Buka kap mobil
  • Temukan dipstick atau tongkat pengukur oli, yang biasanya terletak di bagian atas mesin
  • Sediakan tisu atau kain yang sudah tidak terpakai
  • Tarik dipstick dari lubangnya, lalu bersihkan pakai tisu atau kain yang sudah disediakan
  • Kemudian, celupkan kembali dipstick ke dalam lubang, lalu tarik kembali
  • Periksa level oli mobil, apabila oli berada di garis paling bawah, maka itu artinya oli sudah mau habis. Sementara jika oli berada di garis paling atas, maka oli terlalu banyak
  • Volume oli mobil yang baik sejatinya berada di garis tengah, tepatnya yaitu di antara garis paling bawah dan paling atas
  • Jika volume oli mobil sudah diketahui, maka bersihkan kembali dipstick menggunakan tisu atau kain, lalu masukkan kembali ke lubang dengan posisi seperti semula, dan tutup kap mobil.

Itulah cara cek kondisi dan volume oli mobil yang bisa kamu lakukan. Bagaimana, sangat mudah bukan?

Dengan mengikuti cara-cara tersebut, maka kamu bisa melakukan pengecekan kondisi dan volume oli mobil sendiri di rumah.

Langkah-langkah Mengganti Oli Mobil Sendiri di Rumah

Setelah mengetahui cara cek kondisi dan volume oli mobil, maka hal selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah langkah-langkah mengganti oli mobil di rumah.

Hal tersebut dikarenakan, sebagian besar orang masih merasa kalau mengganti oli mobil sendiri di rumah sulit.

Padahal, mengganti oli mobil di rumah sebenarnya sangat mudah, kamu hanya perlu mengikuti beberapa langkah, seperti:

  • Posisikan mobil menjadi lebih tinggi, baik itu menggunakan dongkrak maupun dudukan
  • Persiapkan beberapa peralatan ganti oli yang dibutuhkan, seperti kunci pas, wadah untuk menampung oli, dan oli baru yang akan digunakan
  • Siapkan temperatur mobil yang sesuai sebelum mengganti oli, idealnya temperatur suhu berada sekitar 35 derajat Celsius
  • Buka kap mobil dan kenop tempat ganti oli
  • Kemudian, buka baut penguras oli di bagian bawah blok mesin dengan teliti dan hati-hati
  • Lepas terlebih dahulu gasket atau ring-nya
  • Lalu lepaskan filter oli
  • Ganti filter oli yang kotor dengan filter baru, serta lumasi gasket dengan oli baru
  • Setelah itu, kuras oli hingga habis
  • Jika sudah, pasang dan tutup kembali baut penguras oli dan gasket, untuk menghindari kebocoran
  • Pastikan tidak ada oli yang menetes
  • Pasang kembali filter oli dan kunci dengan benar
  • Tuangkan oli yang baru ke dalam lubang yang terletak di bagian atas mesin
  • Pastikan oli yang dituangkan sesuai dengan kebutuhan dan tidak melebihi batas maksimal oli mobil
  • Jika sudah, tutup kembali kenop tempat ganti oli mobil dan kap mobil dengan rapat
  • Setelah itu, nyalakan kembali mesin mobil selama kurang lebih tiga menit
  • Mobil pun siap digunakan untuk berkendara kemana saja.

(Baca Juga: 10 Oli Mobil Terbaik)

Lindungi Mobil Kesayangan dengan Asuransi Kendaraan

Nah, beberapa informasi terkait cara cek kondisi dan volume oli mobil sudah kamu ketahui di pembahasan sebelumnya.

Tidak hanya itu, kamu pun sudah tahu pentingnya mengganti oli mobil secara rutin, serta cara mengganti oli sendiri di rumah.

Bagaimana, cara cek kondisi dan volume oli mobil, beserta cara penggantiannya sangat mudah, bukan?

Dengan mengetahui dan mengikuti cara-cara tersebut, tentunya kamu bisa cek kondisi dan volume oli mobil, serta menggantinya sendiri di rumah secara rutin.

Selain mesin kendaraan menjadi lebih terawat dan terjaga performanya, melakukan pengecekan dan mengganti oli mobil secara rutin pun, dapat membuat usia mobil lebih panjang.

Maka dari itu, perawatan mobil yang satu ini tidak boleh luput dari perhatian. Selain itu, agar kendaraan mendapatkan perlindungan yang maksimal, kamu juga bisa melindunginya dengan asuransi kendaraan.

Karena seperti yang diketahui, asuransi kendaraan akan menjamin kendaraanmu dari segala risiko yang mungkin terjadi, seperti kerusakan akibat kecelakaan, bencana alam maupun kehilangan.

Jadi, buat kamu yang belum melindungi kendaraanmu dengan asuransi kendaraan, tunggu apalagi? Yuk, segera ajukan melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kendaraan dari perusahaan ternama, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, yuk ajukan asuransi kendaraan terbaikmu sekarang juga dan dapatkan perlindungan kendaraan yang maksimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani