Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Cara Daftar Dan Aktivasi KlikBCA Untuk Transaksi Yang Lebih Mudah

by Teti Purwanti on 11 Maret, 2020

Bagi nasabah BCA, pasti sudah sangat familiar dengan layanan KlikBCA. KlikBCA merupakan layanan internet banking dari BCA.

Cara daftar dan aktivasi klik BCA

Fungsinya memudahkan nasabah agar praktis dalam melakukan aktivitas transaksi perbankan.

Dengan adanya KlikBCA sebagai produk perbankan elektronik, bisa memudahkan seluruh layanan perbankan dalam jangkauan satu klik saja. Melalui komputer ataupun smartphone nasabah.

Nasabah tidak perlu khawatir dengan keamanan transaksi melalui KlikBCA. Karena sudah sangat terlindungi dengan berbagai cara untuk bisa memberikan kenyamanan dan keamanan dalam setiap transaksi.

Layanan KlikBCA memiliki keunggulan berupa keamanan, nasabah bisa melakukan berbagai transaksi seperti di ATM, kepraktisan dalam transaksi, serta bisa dilakukan melalui smartphone.

Nasabah baru perlu mendaftar dan mengaktivasi KlikBCA dengan melakukan beberapa langkah, antara lain:

Pendaftaran KlikBCA

Cara pendaftaran KlikBCA hampir sama dengan pendaftaran pada fitur lainnya yang dimiliki oleh bank tersebut karena bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Ada di acara registrasi yang bisa dilakukan, antara lain melalui ATM BCA atau bisa juga dengan datang ke kantor cabang BCA terdekat.

Untuk registrasi melalui ATM BCA, langkah yang harus dilakukan antara lain:

  1. Masukkan kartu ATM pada slot yang tersedia di mesin ATM
  2. Selanjutnya, masukkan pin ATM kamu
  3. Pilih menu ‘Daftar eBanking atau Autodebet’ yang muncul pada layar
  4. Pilih menu ‘Internet Banking’
  5. Buat PIN 6 digit angka sesuai keinginan
  6. Ulangi PIN 6 digit angka tersebut
  7. Setelah itu, kamu akan mendapatkan struk berisi User ID dan PIN untuk layanan internet banking

Kemudian, untuk registrasi KlikBCA melalui kantor cabang BCA terdekat bisa dilakukan dengan membawa beberapa dokumen seperti buku tabungan dan KTP.

Pada saat datang ke kantor cabang, kamu bisa langsung mengambil nomor antrian untuk pelayanan customer service.

Setelah datang giliran untuk bertemu customer service, isi formulir yang diberikan dengan lengkap. Seperti nama lengkap, nomor telepon, dan juga alamat email.

Kemudian, kamu akan diberikan User ID dan PIN untuk layanan internet banking.

Aktivasi KlikBCA

Setelah melakukan registrasi KlikBCA, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan mengaktivasi layanan tersebut. Menggunakan User ID dan PIN yang sudah dimiliki oleh nasabah.

Untuk melakukan aktivasi KlikBCA, bisa dilakukan dengan cara mengunjungi website resmi BCA di www.klikbca.com, kemudian Log in dengan menggunakan User ID dan PIN internet banking yang sudah diterima pada saat registrasi.

Selanjutnya, masukkan alamat email yang sebelumnya sudah terdaftar, pilih bahasa layanan yang diinginkan, lalu klik ‘Kirim-Submit’ dan klik ‘Setuju’ setelahnya.

Kemudian, akan muncul pemberitahuan bahwa aktivasi internet banking sudah berhasil dilakukan.

Keuntungan dari penggunaan KlikBCA

Nasabah BCA bisa menikmati berbagai layanan dan kemudahan dari KlikBCA ini. Keamanan dan kerahasiaan data saat bertransaksi semakin terlindungi dalam layanan KlikBCA. Karena dilengkapi dengan KeyBCA.

KeyBCA akan mengeluarkan password yang selalu berganti setiap kali melakukan transaksi finansial. Sehingga keamanan nasabah akan semakin terjaga.

Manfaat lainnya adalah nasabah bisa menikmati kepraktisan dalam bertransaksi. Karena tidak perlu lagi repot untuk datang ke bank ataupun mencari ATM bila ingin melakukan transaksi finansial selain pengambilan uang tunai.

Transaksi bisa dilakukan kapanpun selama 24 jam dalam 7 hari dan di manapun dengan mudah dan cepat.

Transaksi perbankan juga semakin mudah. Karena bisa dilakukan dengan menggunakan internet melalui komputer rumah ataupun kantor, atau bisa juga melalui ponsel cerdas.

Berdasarkan keterangan BCA, layar KlikBCA dirancang seperti layar ATM BCA. Sehingga mudah digunakan oleh siapapun sehingga tidak memerlukan keterampilan khusus.

Apabila nasabah kehilangan kartu ATM, nasabah bisa melakukan pemblokiran kartu ATM melalui KlikBCA. Dengan layanan dari KlikBCA ini, nasabah seakan memiliki ATM pribadi.

Karena bisa melakukan beragam transaksi melalui KlikBCA seperti pada mesin ATM. Nasabah juga bisa melakukan pembelian, pembayaran, pembayaran e-Commerce, transfer dana, informasi rekening, transaksi histori, administrasi, dan informasi lainnya.

Hal yang harus diperhatikan pengguna KlikBCA

Nasabah BCA pengguna KlikBCA perlu memperhatikan hal-hal penting. Antara lain tidak meninggalkan aplikasi KlikBCA dalam keadaan aktif (log on). Sehingga harus selalu di-log out pada setiap selesai melakukan transaksi

Nasabah juga harus bisa menjaga kerahasiaan User ID dan PIN. Dengan tidak memberitahukan kepada orang lain, termasuk kepada anggota keluarga ataupun sahabat.

Kecuali untuk melakukan transaksi tertentu yang mengharuskan nasabah untuk memberitahukan User ID milik nasabah. Antara lain untuk transaksi pembelian barang atau jasa secara online.

BCA juga menghimbau agar nasabah tidak menuliskan User ID dan PIN pada meja, pada terminal KlikBCA, atau menyimpannya dalam bentuk tertulis ataupun pada aplikasi komputer dan di sarana penyimpanan lainnya yang memungkinkan untuk diketahui oleh orang lain.

Penggunaan User ID dan PIN harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak terlihat oleh orang lain. Nasabah juga disarankan untuk tidak menggunakan PIN internet banking yang diusulkan oleh orang lain, ataupun menggunakan kombinasi angka yang mudah tertebak seperti kombinasi angka tanggal lahir, nomor telepon, ataupun kombinasi angka lain yang mudah ditebak.

BCA juga menyarankan agar nasabah menggunakan komputer pribadi dalam mengakses internet banking BCA dan tidak menggunakan komputer yang diakses oleh banyak orang untuk menggunakan internet bankin BCA.

(Baca Juga: Tips Berhasil Mendapatkan Kartu Kredit untuk Pertama Kalinya)

Selain itu, User ID yang diberikan oleh BCA bersifat permanen dan tidak dapat diubah, kecuali rekening BCA nasabah ditutup. Akan tetapi, nasabah diberikan kebebasan untuk membuat PIN sendiri pada saat registrasi di mesin ATM BCA.

Apabila nasabah lupa dengan User ID nya, nasabah bisa melakukan inquiry User ID nya sendiri. Melalui fasilitas registrasi internet banking BCA di mesin ATM BCA.

Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua instruksi transaksi yang terjadi berdasarkan penggunaan User ID, PIN, dan KeyBCA yang dimiliki oleh setiap nasabah. Kecuali nasabah bisa membuktikan sebaliknya.

Selain itu, BCA berhak untuk memberikan User ID dengan kombinasi huruf dan angka tanpa harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari nasabah. Nasabah wajib untuk segera memberitahukan kepada BCA apabila User ID dan atau PIN tersebut telah diketahui oleh orang lain.

Segala instruksi transaksi berdasarkan penggunaan User ID, PIN dan KeyBCA yang terjadi sebelum pejabat yang berwenang dari BCA menerima secara tertulis laporan tersebut merupakan tanggung jawab sepenuhnya dari nasabah.

Apabila nasabah melakukan penggantian Kartu ATM BCA karena hilang/rusak, pada saat nasabah mendapat Kartu ATM BCA baru, nasabah dapat langsung melakukan login dengan menggunakan User ID yang lama. Selanjutnya pada saat pertama kali login Nasabah akan diminta untuk melakukan penggantian PIN Internet Banking.

Tidak ada biaya yang dibebankan untuk registrasi serta aktivasi KlikBCA agar bisa mendapatkan User ID dan juga PIN internet banking. Apabila nasabah sudah bisa bertransaksi menggunakan KlikBCA, maka nasabah bisa melakukan pemindahan dana rekening di BCA hingga Rp100 juta setiap harinya.

Pengguna KlikBCA juga bisa melakukan pembelian pulsa isi ulang dengan limit maksimal Rp2,5 juta per User ID per hari. Limit tersebut merupakan gabungan pembelian pulsa isi ulang di ATM, mobile banking, ataupun pulsa isi ulang via SMS.

User ID dan PIN internet banking bisa terblokir

Nasabah BCA pengguna KlikBCA juga harus paham bahwa User ID dan PIN internet banking bisa diblokir apabila melakukan beberapa hal, antara lain salah memasukkan PIN sebanyak 3 kali berturut-turut pada saat login.

Selain itu, apabila nasabah salah memasukkan angka dari KeyBCA sebanyak 3 kali berturut-turut pada saat melakukan transaksi finansial, maka User ID dan PIN bisa diblokir.

Penyebab lain dari pemblokiran adalah apabila nasabah mengajukan penggantian kartu ATM BCA atau melaporkan kartu ATM BCA hilang. User ID dan PIN bisa diblokir apabila nasabah melaporkan bahwa User ID dan PIN-nya telah diketahui oleh orang lain.

Pemblokiran juga bisa dilakukan apabila berdasarkan hasil penelitian BCA terdapat indikasi adanya kemungkinan User ID dan PIN nasabah telah diketahui oleh orang lain.

Apabila terjadi pemblokiran User ID dan PIN, maka nasabah harus menghubungi Halo BCA dan melakukan registrasi ulang internet banking BCA di mesin ATM BCA.

Untuk kenyamanan dalam penggunaan layanan KlikBCA, maka nasabah dianjurkan untuk mengganti password secara berkala. Selain itu, sebisa mungkin menghindari penggunaan Wifi pada saat mengakses layanan KlikBCA atau internet banking.

Apabila terjadi masalah atau hal mencurigakan pada saat menggunakan layanan KlikBCA, nasabah harus segera menghubungi layanan call center BCA.

Berdasarkan layanan dan kemudahan yang diberikan oleh BCA kepada nasabahnya, maka nasabah diharapkan bisa melakukan transaksi finansial dengan bijak dan bisa menjaga kerahasiaan identitasnya dalam bentuk User ID dan PIN internet banking pada setiap transaksi yang dilakukan.

UangTeman, Solusi Pinjaman Online yang Terpercaya dan Mudah!

Untuk kamu yang berada di wilayah Jabodetabek, UangTeman menjadi solusi untuk mengatasi masalah finansial kamu. Terdapat pinjaman dana mulai dari Rp 1juta hingga Rp8 juta. Mengenai kelegalannya juga sudah tidak perlu khawatir karena UangTeman sudah terdaftar di OJK.

Pengajuannya mudah karena tidak memerlukan kartu kredit. Selain itu proses pencairannya juga termasuk cepat, maksimal hanya satu hari kerja saja.

Berikut persyaratan untuk pengajuannya:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia 21-55 tahun
  • Punya pekerjaan dan penghasilan

Setelah kamu memenuhi segala persyaratan, selanjutnya untuk mengajukannya sangat mudah.

  1. Isilah data yang diminta melalui formulir online dengan lengkap, benar dan sesuai
  2. Lalu kamu akan menerima pesan SMS mengenai status pengajuan pinjaman
  3. Jika disetujui, maka pihak UangTeman akan melakukan verifikasi melalui telepon dan survei atas informasi serta data-data yang kamu berikan.
  4. Jika proses verifikasi tersebut berjalan dengan baik, kamu akan menerima pemberitahuan dan instruksi untuk menandatangani perjanjian pinjaman secara elektronik
  5. Setelah perjanjian tersebut ditandatangani kedua pihak (antar peminjam dan penerima pinjaman) maka dana pinjaman akan ditransfer ke rekening bank yang didaftarkan paling lambat 1 x 24 jam.

Beberapa hal yang perlu diketahui juga bahwa terdapat denda keterlambatan sejumlah Rp11.000 per hari (4 hari setelah jatuh tempo). Pastikan kamu memenuhi persyaratannya dan jangan sampai telat membayar, ya!

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.