Cara Dapatkan Test Antigen Covid-19 Gratis Penumpang Lion Air, Mudah dan Cepat!

Cara dapatkan test antigen Covid-19 gratis penumpang Lion Air, bisa didapatkan di beberapa rute penerbangan domestik, lho. Seperti yang kita tahu, sejak 2020 pemerintah mengeluarkan aturan pengetatan pada penumpang transportasi udara.

Cara Dapatkan Test Antigen Covid-19 Gratis Penumpang Lion Air, Mudah dan Cepat!

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 nomor 3 tahun 2020 dan Surat Edaran Kementrian Perhubungan nomor 22 tahun 2020.

Berisi beberapa syarat penerbangan untuk penumpang pesawat. Seperti, mewajibkan para penumpangnya menunjukkan hasil rapid atau swab test antigen Covid-19.

Di lain sisi, kebijakan ini dirasa memberatkan penumpang lantaran ongkos tes kesehatan yang masih relatif mahal.

Oleh karena itu, sejak 22 Februari 2021, Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) menambah layanan terbaru Rapid Test Antigen.

Lion Air Group menyampaikan bahwa pelayanan Rapid Test Covid-19 kini mencakup kategori:

  • Rapid Test Antigen
  • Rapid Test Antibody

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menyatakan, ketersediaan gratis Rapid Test Antigen Covid-19 khusus semua penerbangan domestik pada rute Lion Air yang dilayani pergi pulang (PP).

Adapun rute tersebut, antara lain, Jakarta – Medan – Jakarta, Jakarta – Padang – Jakarta, Jakarta – Pekanbaru – Jakarta, Jakarta – Palembang – Jakarta, Jakarta – Pangkalpinang – Jakarta dan Jakarta – Banjarmasin – Jakarta.

Masa berlaku Rapid Test Antigen 3 x 24 jam dan Rapid Test Antibody 14 x 24 jam sebelum keberangkatan.

(Baca Juga: Daftar Layanan GeNose di Bandara dan Stasiun)

Setiap penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan sebagai salah satu kelengkapan dokumen penerbangan sesuai ketentuan.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro berharap layanan ini dapat mendorong pemulihan ekonomi melalui perjalanan udara.

Lion Air Group ingin mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan dan keamanan penerbangan, serta dijalankan sesuai pedoman protokol kesehatan.

Ketentuan Test Antigen Covid-19 Gratis

Cara Dapatkan Test Antigen Covid-19 Gratis Penumpang Lion Air - Ketentuan Test Antigen Covid-19 Gratis

Adapun ketentuan pelaksanaan Rapid Test Antigen dan Rapid Test Antibody, sebagai berikut:

  • Khusus calon penumpang yang memiliki tiket penerbangan Lion Air pada periode pemesanan dan penerbangan mulai 22 Februari 2021 dan seterusnya.
  • Wajib memiliki voucher rapid test antigen Covid-19.
  • Voucher dapat diklaim ketika pembelian tiket (issued ticket) mulai 22 Februari 2021 dan seterusnya.
  • Wajib menunjukkan voucher rapid test antigen Covid-19 saat mendatangi fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Lion Group.
  • Pelaksanaan rapid test antigen Covid-19 gratis khusus pada jaringan kerjasama Lion Air dengan fasilitas kesehatan.
  • Bagi calon penumpang yang sudah memiliki tiket pesawat Lion Air (tiket dipesan dan diterbitkan mulai 22 Februari 2021) dan belum melaksanakan Rapid Test Antigen Covid-19.

Kamu bisa mendapatkan voucher Rapid Test Antigen Covid-19 gratis, dengan mengisi atau memasukkan kode pemesanan tiket (booking code) pada www.lionair.co.id atau www.batik air.com, atau agen travel lainnya.

Secara offline, bisa mendatangi kantor penjualan tiket Lion Air atau agen mitra penjualan lainnya untuk mendapatkan voucher rapid test antigen Covid-19.

Lion Air Group bersama Klinik Lion Air Medika bertujuan menyediakan kemudahan bagi penumpang dalam mempersiapkan dan memenuhi persyaratan dokumen perjalanan udara.

PT Angkasa Pura II dan stakeholder lainnya juga berkomitmen untuk menciptakan bandara yang aman (Safe Airport), bandara yang sehat (Healthy Airport) dan bandara yang higienis (Hygiene Airport) untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Aturan Pemeriksaan Hasil Rapid atau PCR Test Akan Dihapuskan

Cara Dapatkan Test Antigen Covid-19 Gratis Penumpang Lion Air - Aturan Pemeriksaan Hasil Rapid atau PCR Test Akan Dihapuskan

Pemerintah berencana menghapus syarat rapid test dan swab di transportasi umum, termasuk pesawat.

Anggota Satgas Covid-19 PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Erlina Burhan mengaku setuju jika syarat tersebut dihapuskan.

Menurutnya, kurang tepat memberlakukan rapid test untuk perjalanan. Sebab, tujuan rapid test untuk screening penumpang boleh atau tidaknya melakukan perjalanan udara.

Namun, jika saat rapid test hasilnya reaktif karena igG (jenis antibodi yang balik banyak ditemukan dalam darah dan cairan tubuh lainnya) padahal ternyata penumpang sudah dalam keadaan sembuh sebenarnya.

Menurut Wakil Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto, sebenarnya izin kesehatan yang tepat terkait kesehatan adalah calon penumpang melakukan tes kesehatan dan ada surat keterangan dokter kalau dia tidak panas, tidak batuk dan tidak sesak.

Dia mengatakan, bahwa artinya calon penumpang tersebut bisa menunjukan bebas gejala influenza.

Selain itu, mekanisme ini dianggap kurang efektif, karena tidak menjamin bahwa penumpang transportasi umum tidak terpapar Covid-19.

Hasil swab berlaku sekian hari, misalnya penumpang saat swab menunjukaan hasil negatif. Namun, tidak ada jaminan di masa berlaku hasil swab dia tidak terkena paparan virus Covid-19.

Walaupun begitu, kebijakan yang diterapkan selama ini tidak dianggap sia-sia. Menurutnya, setiap kebijakan pasti akan dilakukan evaluasi dan hasil evaluasi saat ini cenderung ke arah penghapusan syarat rapid test atau swab di perjalanan.

Kabar soal penghapusan rapid test atau swab ini pun disampaikan oleh Juru Bicara dan Ketua Tim Pakar Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito yang membenarkan adanya rencana tersebut.

Kondisi pandemi ini berkembang terus, sehingga pemerintah pasti sangat dinamis dalam menetapkan kebijakan karena harus disesuaikan dengan evaluasi dan kondisi.

Pemerintah dan maskapai harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam industri penerbangan. Menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak merupakan hal yang mutlak dilakukan.

Menurut dia, kepatuhan terhadap protokol kesehatan akan menghindarkan Indonesia dari gelombang kedua paparan Covid-19.

Hal tersebut juga akan mencegah kembali tingginya penularan infeksi Covid-19 secara nasional.

Erlina Burhan juga menyarankan akan lebih baik jika di ruang tunggu tidak perlu ada penjual makanan terlebih dahulu, atau tetap ada namun tidak diperbolehkan makan hingga membuka masker di tempat umum.

Sebab, risiko pemaparannya cukup tinggi dari arus udara yang berputar di dalam ruangan.

(Baca Juga: Syarat Terbaru Naik Pesawat saat Libur Akhir Tahun)

Nah, itu dia ulasan mengenai cara mendapatkan test rapid antigen gratis untuk penumpang Lion Air.

Tidak kalah penting juga untuk memiliki asuransi perjalanan ketika ingin berpergian.

Banyak di antara kita menganggap remeh risiko perjalanan, adapun riset terbaru dari Moneysupermarket menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga responden berlibur tanpa asuransi perjalanan.

Padahal, jika terjadi risiko sakit atau kecelakaan terjadi, kamu harus mengeluarkan biaya besar tidak terduga atau bahkan membatalkan liburan.

Disinilah, pentingnya peran asuransi perjalanan untuk mengantisipasi risiko yang tidak bisa diprediksi dan bisa terjadi kapan saja.

Seperti keterlambatan jadwal perjalanan, kehilangan barang bawaan, gangguan kondisi medis saat berlibur, hingga terjadi kecelakaan.

Kamu juga harus cermat dalam memiliki biaya premi asuransi. Akan lebih baik jika kamu melakukan riset dan perbandingan penawaran terbaik terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli.

Melalui CekAja.com kamu dapat melihat dan membandingkan berbagai produk asuransi perjalanan terbaik di Indonesia, lho.

Yuk, saatnya bijak mengelola perjalanan kamu agar bisa merasa aman dan nyaman. Segera ajukan asuransi perjalanan sebelum memulai liburan atau perjalanan dinas kamu.

Simak syarat pengajuan yang mudah di CekAja.com!