Cara Hitung Kebutuhan Keramik Lantai Termudah Untuk Rumahmu

4 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Dalam proses pembangunan maupun renovasi rumah, finishing lantai dengan keramik menjadi hal penting untuk dilakukan. Enggak cuma karena membuat nyaman penghuninya, tapi lantai keramik juga membantu memberikan suasana dan mood baik di dalam rumah. Cara hitung kebutuhan keramik perlu kamu ketahui, nih!

Cara Hitung Kebutuhan Keramik Lantai Termudah Untuk Rumahmu

Ragam Jenis Keramik

Ada beberapa jenis keramik yang tersedia. Keramik sebaiknya dipilih sesuai dengan kebutuhan dan penempatan ruangan. Misalnya, keramik lantai berbahan kesat cenderung licin cocok digunakan dibagian ruang tamu dan ruang keluarga.

Sedangkan keramik dengan tekstur agak kasar cocok untuk bagian kamar mandi agar mencegah seseorang terpeleset.

Berikut jenis-jenis keramik yang direkomendasikan untuk lantai rumah:

  • Keramik Biasa

Ini adalah jenis keramik yang paling umum digunakan untuk ruang tamu, ruang keluarga, hingga dapur. Ukurannya beragam, mulai dari 20 cm x 20 cm hingga 80 cm x 80 cm.

Keramik ini menyajikan warna yang umum, seperti putih, merah maroon, hitam, dan lain sebagainya. Karena sifatnya yang licin, keramik ini tidak disarankan untuk diletakkan di kamar mandi.

  • Keramik Kuadrat

Keramik persegi tanpa glasir ini terbuat dari tanah liat yang memberi nuansa sejuk pada rumah. Biasanya berwarna merah, krem, dan cokelat.

  • Keramik Homogeneous Tile

Kalau keramik yang satu ini merupakan produksi pabrik dengan ukuran yang besar. Kini, banyak digunakan untuk rumah berdesain minimalis.

Bentuk dan teksturnya mirip dengan marmer atau granit. Karena harganya yang lebih ekonomis dibanding marmer, banyak orang yang memilih keramik ini.

  • Keramik Pavers Unglazed

Nama lain dari keramik ini adalah saltilio. Karena dibuat dengan tangan, maka ukurannya tak sama atau random. Biasanya digunakan untuk pelapis dinding dapur atau teras.

  • Keramik Teraso

Lain lagi dengan keramik teraso. Motif dan warna yang beragam membuatnya cocok untuk rumah yang ingin diberi nuansa entik dan klasik. Bentuk dan pilihan warnanya juga terkesan mewah dan everlasting sehingga cocok untuk semua bagian ruangan rumah.

Tips Memilih Keramik

Nah, sebelum kamu mengetahui cara hitung kebutuhan keramik, kamu juga harus tahu cara memilih keramik. Setidaknya pertimbangkan hal-hal berikut ini:

  • Sesuaikan dengan ruangan

Keramik pada lantai akan mendukungmu mendapatkan nuansa tertentu yang kamu inginkan. Hal ini kembali lagi pada filosofi rumahmu dan seperti apa suasana yang kamu rasakan saat berada di rumah.

Maka dari itu, memilh keramik juga harus disesuaikan dengan warna tembok. Misalnya, jika kamu ingin merasakan nuansa tenang, disarankan memilih keramik berwarna hijau telur asin.

Sedangkan warna putih cocok untuk yang suka dengan kesan bersih dan memberikan kesan ruangan yang luas. Sera warna biru muda cocok untuk area kamar mandi, dan lain sebagainya.

  • Pilih sesuai kebutuhan

Kemudian, pilih lah keramik sesuai kebutuhan. Pastikan tekstur keramik nyaman untuk kamu pijak dan menunjang fungsi dari ruangan tersebut. Jangan memilih tekstur licin untuk ruangan area bermain anak atau kamar mandi.

  • Cari harga murah

Jika kamu sudah menyesuaikan dengan dua pertimbangan di atas, maka cari lah keramik yang memiliki harga murah. Untuk keramik biasa berwarna putih ukuran 30 cm x 30 cm, harga per dus nya bisa kamu dapatkan mulai dari Rp 31 ribu-an.

Kemudian keramik homogeneous tile dijual sekitar Rp 39 ribu per dus, dan keramik paling mahal adalah yang berbahan marmer dengan harga ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah.

Kamu juga perlu mengetahui cara hitung kebutuhan keramik, sehingga perkiraan budget pun bisa diketahui sebelum pembangunan atau renovasi rumah.

(Baca Juga: Tips Beli Furniture di Toko Online Dengan Aman Tanpa Takut Zonk)

Cara Hitung Kebutuhan Keramik

Cara hitung kebutuhan keramik tentu saja melibatkan perhitungan matematik. Namun, kamu tak usah khawatir. Sebab ada cara hitung kebutuhan keramik yang mudah. Lakukan hitungan seperti yang berikut ini:

1. Hitung luas lantai ruangan yang ingin di lapisi dengan keramik.

Misalnya, panjang 6 meter dan lebar 6 meter. Karena luas dihasilkan dari perkalian panjang dan lebar, maka 6 meter panjang lantai ruangan harus dikali dengan 6 meter lebar. Itu artinya luas lantai yang akan dikeramik adalah 36 meter persegi.

2. Hitung luas keramik dalam satu dus.

Tahap kedua dari cara hitung kebutuhan keramik adalah dengan menghitung luas keramik. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, keramik memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari 20 cm x 20 cm, 30 cm x 30 cm, dan lain sebagainya.

Kemudian dalam satu dusnya, akan berisi beberapa keramik yang jumlahnya variatif. Misalnya satu dus isi 11 keping, 25 keping, 30 keping, dan sebagainya.

Cara hitung kebutuhan keramik yang benar yakni mengkonversikan satuan centimeter (cm) menjadi meter (m) pada ukuran keramik dengan membagi 100. Kemudian, kalikan dengan jumlah keping yang ada di dalam satu dus keramik.

3. Kalikan luas lantai ruangan dengan luas keramik.

Kemudian, cara hitung kebutuhan keramik terakhir adalah dengan mengkalikan dua hasil perhitungan sebelumnya. Hasil kali ini akan menunjukkan kebutuhan keramik dalam satuan dus. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimak contoh ini:

Contoh 1

Diketahui panjang dan lebar sebuah lantai adalah 6 m x 6 m.

Kemudian keramik yang dipilih yakni ukuran 20 cm x 20 cm dengan isi 25 keping per dus.

Maka, cara hitung kebutuhan keramik sebagai berikut:

Luas lantai 6 m x 6 m = 36 m persegi.

Konversi ukuran keramik ukuran 20 cm x 20 cm adalah 0,2 m x 0,2 m.

Maka, 0,2 m x 0,2 m x 25 keping = 1 m persegi.

Jadi, kebutuhan keramik adalah 36 m persegi x 1 m persegi = 36 dus keramik.

Contoh 2

Diketahui panjang dan lebar sebuah lantai adalah 7 m x 7 m.

Kemudian keramik yang dipilih yakni ukuran 30 cm x 30 cm dengan isi 11 keping per dus.

Maka, cara hitung kebutuhan keramik sebagai berikut:

Luas lantai 7 m x 7 m = 49 m persegi.

Konversi ukuran keramik ukuran 30 cm x 30 cm adalah 0,3 m x 0,3 m.

Maka, 0,3 m x 0,3 m x 11 keping = 0,99 m persegi.

Jadi, kebutuhan keramik adalah 49 m persegi x 0,99 m persegi = 48, 51 atau dibulatkan menjadi 49  dus keramik.

Begitu lah cara hitung kebutuhan keramik. Merenovasi rumah impian kini bisa mudah diwujudkan dengan menggunakan pinjaman dana. Ajukan saja KTA lewat CekAja.com sekarang juga!

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah