Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Cara Melestarikan Harimau Sumatera agar Tidak Punah Beserta Fakta-Fakta Menariknya

by Kyla Damasha on 13 Desember, 2019

Indonesia memang dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman yang luar biasa. Bagaimana tidak? Dengan total 34 provinsi yang ada di Indonesia, masing-masing provinsi memiliki budaya, ciri khas, hingga satwa yang berbeda-beda.

Bahkan, tak jarang ada beberapa provinsi yang menyimpan hewan endemik atau hewan ciri khas yang hanya bisa ditemukan di wilayah tersebut.

Nah, salah satunya yang akan kita bahas kali ini, yaitu mengenai harimau sumatera. Sesuai dengan namanya, harimau satu ini memang hanya ditemukan di provinsi Sumatera saja.

Namun, sangat disayangkan bahwa saat ini harimau sumatera tengah mengalami penurunan populasi yang membuatnya menjadi salah satu hewan di Indonesia yang terancam punah. 

Harimau sumatera yang memiliki nama ilmiah Panthera tigris sondaica merupakan salah satu dari beberapa flora dan fauna khas kepulauan Riau yang penyebarannya itu sendiri sebenarnya bisa kamu temukan di hampir seluruh daerah di provinsi Sumatera.

Menjadi hewan yang terancam punah, tentu kita harus melakukan berbagai cara melestarikan harimau sumatera guna memperbaiki populasinya yang kian memburuk.

Jika kamu ingin turut berkontribusi, sebenarnya apa saja sih cara melestarikan harimau sumatera yang bisa kamu lakukan?

Cara Melestarikan Harimau Sumatera
1. Penetapan Satwa Langka dan Dilindungi

Cara melestarikan harimau sumatera yang pertama adalah dengan menjadikan harimau sumatera sebagai satwa langka yang dilindungi. Sebenarnya, cara satu ini sudah dilakukan sejak lama.

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kehutanan menetapkan bahwa harimau sumatera merupakan salah satu satwa langka yang dilindungi oleh pemerintah.

Untuk saat ini, diperkirakan jumlah hewan sumatera yang hidup di alam liar tersisa hanya sekitar 400 hingga 600 ekor saja. Tentu jumlah tersebut sangatlah mengkhawatirkan, yang membuat satwa satu ini mendapatkan perlindungan fasilitas ekstra dalam hal penyelamatannya.

Hanya saja, meski sudah begitu perburuan liar tetap saja dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang membuat penurunan populasinya semakin memburuk dari waktu ke waktu.

2. Penangkaran

Cara melestarikan harimau sumatera selanjutnya yaitu dengan membuat tempat penangkaran. Untuk penangkaran itu sendiri terbagi menjadi dua bagian, yaitu in situ dan eks situ. Apa sih yang dimaksud dengan in situ dan eks situ?

In situ adalah penangkaran yang dilakukan di lokasi habitat dimana hewan tersebut berada. Sebagai contoh seperti hadirnya taman nasional yang bisa kamu temukan di provinsi Sumatera.

Sedangkan untuk eks situ adalah cara penangkaran yang dilakukan di luar habitat aslinya. Sebagai contoh seperti kebun binatang. Sudah mulai banyak dilakukan, kedua metode tersebut sedikit banyak dapat membantu dalam meningkatkan jumlah populasi dari harimau sumatera itu sendiri.

3. Penegakan Hukum

Ini dia salah satu cara melestarikan harimau sumatera yang sebenarnya paling penting namun juga paling sering diabaikan, yaitu penegakan hukum. Penegakan hukum yang berkaitan dengan perlindungan satwa langka sebenarnya sudah ada, yaitu Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 mengenai Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem.

Nah, berdasarkan pasal 21 poin (d) di dalam undang-undang tersebut menyatakan bahwa “setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki, kulit, tubuh, atau bagian-bagian satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia”.

Bagi setiap masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap UU yang telah dibuat maka akan dikenakan sanksi pidana berupa hukuman penjama maksimal 5 tahun dan denda maksimum 100 juta. Hanya saja, cara melestarikan harimau sumatera satu ini, pemerintah masih ingin melakukan revisi serta perbaikan, terutama untuk jangka waktu penahanan dan denda yang diajukan.

(Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Sapi Potong dengan Keuntungan Fantastis)
4. Perbaikan Ekosistem

Cara melestarikan harimau sumatera yang terakhir berada di dalam daftar yaitu dengan melakukan perbaikan dari ekosistemnya itu sendiri. Ada beberapa cara perbaikan ekosistem yang bisa dilakukan, diantaranya seperti melakukan pembangunan yang lebih ramah lingkungan, mencegah penebangan liar, serta kebakaran hutan.

Perlu diketahui bahwa ketika habitat dan ekosistem mereka terganggu maka hal tersebut akan memberikan dampak buruk pada pola hidup dari harimau sumatera itu sendiri.  

Nah, setelah kita membahas mengenai beberapa cara melestarikan harimau sumatera, pastinya kamu memiliki sedikit rasa penasaran dong mengenai fakta-fakta menarik dari harimau sumatera itu sendiri. Memang apa sih yang membedakan harimau sumatera dengan harimau-harimau lainnya?

Fakta-Fakta Menarik Harimau Sumatera

Salah satu program konservasi hewan bernama latin Panthera tigris sumatrea yaitu Zoological Society of London mengungkapkan beberapa fakta menarik dari harimau sumatera. Apa sajakah itu?

  • Harimau sumatera merupakan salah satu sub spesies harimau yang terkecil dan hanya bisa ditemukan di pulau Sumatera saja.
  • Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), status harimau sumatera saat ini sudah terancam punah. Data terbaru menyebutkan bahwa populasi harimau sumatera hanya tinggal sekitar 441 – 679 saja yang masih hidup di alam liar.
  • Harimau sumatera memang tinggal bersama induknya hingga usia mereka mencapai 2 tahun. Namun menurut sebuah penelitian mengungkapkan bahwa harimau sumatera justru sudah belajar berburu sejak berusia 1 tahun.
  • Ternyata, harimau sumatera merupakan sub spesies yang sudah berusia jutaan tahun. Fosil di China mengindikasikan bahwa harimau satu ini telah eksis sejak 2 juta tahun yang lalu.
  • Pada umumnya, harimau merupakan salah satu satwa yang gemar berenang. Namun berbeda dengan harimau sumatera yang gemar ngadem ataupun berendam di air sungai.
  • Pola garis yang dimiliki oleh harimau sumatera sangatlah unik dan berbeda dengan jenis-jenis harimau lainnya, yaitu bentuk garisnya yang tipis.
  • Harimau sumatera memiliki auman yang sangat keras, bahkan bisa terdengar hingga jarak 3 kilometer.
  • Jika sedang duduk sekalipun, harimau sumatera mampu melompat hingga jarak 10 meter.
  • Harimau sumatera memiliki 5 jenis bulu janggut, yang mana bulu tersebut dapat menangkap getaran dari mangsanya lho.
  • Harimau sumatera memiliki gigitan yang begitu kuat, yakni hingga mencapai 450 kilogram gaya. Wah, dijamin mangsanya langsung terkoyak pada gigitan pertama.

Sepertinya cara melestarikan harimau sumatera memang patut disosialisasikan untuk seluruh masyarakat Indonesia agar jenis satwa satu ini dapat memiliki jumlah populasi yang semakin membaik.

Dapatkan berbagai informasi menarik lainnya, hanya di CekAja.com, di mana kamu juga bisa menemukan berbagai rekomendasi produk keuangan sesuai kebutuhan.

Tentang Penulis

Kyla Damasha

Usia Hanyalah Angka, Wajah Tetap Harus Awet Muda