Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

8 menit waktu bacaan

Cara Melihat Premi Asuransi Kesehatan yang Harus Dibayarkan

by Gesti Weningtyas on 24 Januari, 2020

Premi Asuransi kesehatan adalah biaya bulanan yang dibayarkan kepada perusahaan asuransi atau rencana kesehatan untuk memberikan perlindungan kesehatan.

Cara Melihat Premi Asuransi Kesehatan yang Harus Dibayarkan

Cakupan pertanggungan itu sendiri yaitu jumlah yang dibayarkan dan jumlah yang Kamu bayarkan untuk layanan yang berhubungan dengan kesehatan seperti kunjungan dokter, rawat inap, resep, dan obat-obatan sangat bervariasi dari satu rencana kesehatan ke yang lain, dan sering ada korelasi antara premi dan ruang lingkup pertanggungan.

Semakin sedikit kamu harus membayar untuk pertanggungan, semakin besar kemungkinan kamu harus membayar ketika Kamu membutuhkan perawatan kesehatan, dan sebaliknya.

Singkatnya, premi adalah pembayaran yang Kamu lakukan kepada perusahaan asuransi kesehatan Kamu yang membuat pertanggungan sepenuhnya aktif; itu adalah jumlah yang Kamu bayar untuk membeli pertanggungan Kamu.

Pembayaran Premium memiliki tanggal jatuh tempo ditambah masa tenggang. Jika premi tidak dibayar penuh pada akhir masa tenggang, perusahaan asuransi kesehatan dapat menangguhkan atau membatalkan pertanggungan.

Siapa yang Membayar Premi Asuransi Kesehatan?

Jika Kamu menerima cakupan perawatan kesehatan melalui pekerjaan, kantor tempat bekerja biasanya akan membayar sebagian atau seluruh premi bulanan. Seringkali, perusahaan Kamu akan mengharuskan Kamu membayar sebagian dari premi bulanan, yang akan dikurangkan dari gaji. Mereka kemudian akan menutupi sisa premi.

Menurut survei tunjangan majikan 2018 Kaiser Family Foundation, pengusaha dibayar rata-rata 83 persen dari total premi karyawan tunggal, dan rata-rata 72 persen dari total premi keluarga, untuk karyawan yang menambahkan anggota keluarga ke dalam rencana.

Nah, premi asuransi kesehatan selalu membuat beberapa calon nasabah bertanya-tanya. Sebenarnya, berapa jumlah pasti premi asuransi kesehatan yang akan kita beli nantinya? Kemudian, ada berapa yang harus dikeluarkan jika semua anggota keluarga turut didaftarkan pada asuransi kesehatan yang kita beli? Tentunya angka yang muncul akan berbeda.

Hal inilah yang kemudian membuat kita harus bersiap dengan menghitung biaya premi secara tepat. Apa saja yang perlu kita persiapkan? Catat beberapa uraian ini.

1. Biaya Hidup

Berapa jumlah biaya hidup yang harus kamu tanggung dalam setiap bulannya? Perhatikan jumlahnya setiap bulan. Biaya hidup ini bisa dihitung dengan jumlah anggota keluarga yang akan ditanggung serta berapa anggaran yang harus dikeluarkan setiap bulan.

(Baca Juga: Ini Dia Fitur Asuransi Kesehatan Cigna

Mengetahui dengan cermat berapa besaran biaya hidup yang kamu tanggung tentunya akan memudahkan proses penghitungan premi. Sehingga besarnya premi asuransi kesehatan pun bisa diperhitungkan sejak awal.

2. Kondisi Kesehatan

Faktor yang mempengaruhi besarnya jumlah premi asuransi kesehatan salah satunya adalah kondisi kesehatan. Hal ini tentunya bakal memberikan pengaruh, bahwa premi yang harus dikeluarkan juga lebih banyak. Ini agar asuransi dapat memberikan manfaat yang terbaik melihat dari riwayat penyakit.

Jika penyakit kamu termasuk penyakit yang cukup berat, hal ini akan memungkinkan premi yang dikeluarkan juga banyak.

3. Usia dan Jenis Kelamin

Orang yang lebih tua mungkin memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi, hingga Premi yang harus ditanggung akan jadi lebih banyak. Begitu juga dengan jenis kelamin, risiko kesehatan perempuan dan laki-laki ada kemungkinan berbeda satu sama lain.

Usia dan jenis kelamin calon pemegang polis asuransi kesehatan juga sangat menentukan cakupan layanan yang dapat bermanfaat. Pasalnya, perusahaan asuransi pun juga bergantung pada kedua hal ini untuk menentukan besarnya jumlah premi. Hal ini disebabkan karena risiko penyakit dan kesehatan berbeda tergantung dari usia dan jenis kelamin.

4. Kondisi Keuangan

Hal yang paling utama dari sekian faktor untuk menentukan harga premi asuransi kesehatan adalah kondisi keuangan kita. Kondisi finansial yang stabil tentu akan memberikan biaya premi yang ideal dan sesuai dengan anggaran. Sehingga jika kamu ingin menambah manfaat asuransi tambahan lainnya, tentu harus menyiapkan anggaran yang lebih.

Adapun yang mempengaruhi faktor ini antara lain pemasukan bulanan, jumlah tabungan, serta nilai investasi. Kamu tentunya tidak ingin kan, membayar premi yang terlalu besar dan tidak sesuai dengan kemampuan finansial, atau anggaran?

Nah, uraian tadi merupakan beberapa cara melihat harga premi asuransi kesehatan yang dapat kita lakukan. Selain itu, kamu juga bisa menanyakan langsung kepada agen asuransi maupun tenaga pemasaran terkait premi asuransi. Biasanya tiap agen memiliki simulasi penghitungan premi asuransi kesehatan agar kamu bisa mengetahui berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk asuransi kesehatan.

Demikian gambaran tentang cara menentukan Premi asuransi. Sebenarnya, hampir seluruh Tenaga Pemasar juga telah menyediakan bantuan berupa simulasi agar mempermudah Kamu mengetahui kisaran angkanya.

Tahap Penghitungan Premi Asuransi Kesehatan Sesuai Kebutuhan

Sudah yakin untuk memilih asuransi kesehatan? Jangan lupa untuk mempersiapkan beberapa tahap sebelum membeli polis asuransi kesehatan. Hal ini terkait data diri hingga menghitung keuangan untuk memastikan bahwa membayar asuransi kesehatan ini tanpa terbebani. Sederhananya, asuransi kesehatan ini kedepannya dapat dibayarkan sesuai premi yang telah kamu pilih dan dipersiapkan sedini mungkin.

Persiapkan Data Diri

Kamu perlu menentukan ingin menghitung keuangan Kamu atau pasangan terlebih dahulu. Setelah itu, isilah data yang diperlukan seperti status, hunian saat ini, rencana masa depan, perkiraan pengeluaran setiap bulannya, usia, tanggungan orang tua, hingga data untuk pensiun.

Pemetaan Keuangan

Pada tahap kedua, Kamu diwajibkan untuk mengisi pemetaan keuangan yang dimiliki. Mulai dari jenis-jenis tabungan yang sudah ada, nominalnya, hingga berapa tunggakan atau hutang. Kamu perlu menghitungnya secara cermat agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

Selain itu, kebutuhan pengisian nominal tersebut juga diperlukan untuk memastikan Kamu dapat membayar Premi bulanan tanpa harus merasa terbebani. Biasanya kisaran hasil perhitungan masih dapat Kamu sesuaikan dengan kemampuan sebenarnya.

Kamu perlu menentukan ingin menghitung keuangan Kamu atau pasangan terlebih dahulu. Setelah itu, isilah data yang diperlukan seperti status, hunian saat ini, rencana masa depan, perkiraan pengeluaran setiap bulannya, usia, tanggungan orang tua, hingga data untuk pensiun Kamu.

Jika Kamu belum mengetahui secara pasti berapa nominalnya, maka isilah angka yang mendekati. Hal ini akan mempengaruhi nominal angka yang harus Kamu tabung selama 10 tahun kedepan.

Nah, demikian beberapa rangkaian dan ulasan tentang cara mengetahui premi asuransi kesehatan yang bisa kamu coba. Jika belum menemukan berapa angka yang bakal kamu bayarkan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan agen asuransi terkait. Untuk mendapatkan informasi terkait asuransi kesehatan yang sesuai dengan anggaran atau kebutuhanmu, kamu bisa mencari second opinion agen asuransi kesehatan, atau membandingkan tiap produk asuransi kesehatan hingga menemukan harga premi yang sesuai.

Bagi Kamu yang belum juga menemukan asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan, coba simak beberapa produk asuransi kesehatan ini:

1. Asuransi Kesehatan (Askes) Equity Life

Asuransi Kesehatan (Askes) merupakan asuransi yang memberikan perlindungan perawatan kesehatan bagi anggota kelompok, karyawan/i dari suatu perusahaan beserta keluarganya. Perlindungan Asuransi kesehatan ini meliputi rawat inap, rawat jalan, rawat gigi dan melahirkan.

Keutamaan Asuransi Kesehatan PT Equity Life Indonesia yakni: Tailor-made system , besar santunan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan kondisi keuangan perusahaan. Premi dijamin tidak naik selama 1 tahun masa asuransi. Nasabah juga bebas memilih dokter umum, dokter spesialis, apotek, poliklinik dan Rumah Sakit dengan jaringan kerjasama dengan rumah sakit provider hampir di seluruh pelosok Indonesia.

2. Simas Sehat Gold  Share:

Tidak ada seorangpun yang menginginkan jatuh sakit atau mengalami kecelakaan sehingga harus menjalani Rawat Inap di Rumah Sakit. Tetapi hal yang tidak kita inginkan ini mungkin saja bisa terjadi kapan saja dan dimana saja pada kita semua.

Kini telah hadir Program simas sehat gold untuk mengatasi resiko finansial yang mungkin timbul akibat kecelakaan, sakit maupun pembedahan yang mensyaratkan Rawat Inap di Rumah Sakit dengan biaya yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Simas sehat gold memiliki beberapa keunggulan, diantaranya :

  • CASHLESS di RS Provider Asuransi Sinar Mas.
  • Tidak perlu pemeriksaan kesehatan.

Tertanggung mempunyai waktu 15 hari untuk mempelajari Polis, jika Tertanggung tidak sepenuhnya puas, Polis dapat dikembalikan dalam selang waktu tersebut dan Tertanggung tidak perlu membayar apapun.

  • Bisa dicicil per bulan melalui kartu Kredit Visa/Mastercard.
  • Gratis asuransi kecelakaan diri senilai Rp 10 Juta.
  • Menjamin sampai dengan usia 75 tahun.
  • Jaminan Rawat Jalan dan Rawat Gigi Darurat akibat kecelakaan.
  • Menjamin Rawat Jalan Sebelum dan Sesudah perawatan inap di Rumah Sakit.
3. BNI LIFE DIGI MICRO PROTECTION

Bagi kamu  yang menginginkan asuransi kesehatan dengan harga premi yang sangat terjangkau, bisa mencoba perlindungan dari BNI Life Digi Micro Protection. Premi asuransi ini sangat terjangkau hanya dengan Rp 54.000 selama setahun. Kamu bisa mendapatkan perlindungan terhadap risiko meninggal dunia karena kecelakaan senilai Rp 90 juta. Informasi tentang premi bisa langsung kamu dapatkan lewat laman resmi BNI Life.

4. Cigna Premium Health Protection

Cigna Premium Health Protection juga dilengkapi dengan fasilitas non tunai (cashless) di lebih dari 800 rumah sakit rekanan di Indonesia, Singapura, Malaysia dan Thailand.

Cigna Premium Health Protection menyediakan pilihan manfaat perlindungan kesehatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Kamu dan keluarga, mulai dari Rp100 – Rp500 Juta per tahun dengan premi mulai dari Rp300 ribu-an per bulan.

Kamu bisa mendapatkan beberapa manfaat sebagai berikut:

Manfaat Rawat Jalan

Mulai dari biaya dokter umum, dokter spesialis, biaya pemeriksaan, laboratorium hingga biaya obat-obatan.

Manfaat Rawat Inap Harian

Mulai dari biaya harian rawat inap, ICU, pembedahan serta konsultasi hingga pemeriksan medis sesudah rawat inap.

Akses Perawatan di Luar Negeri

Akses perlindungan kesehatan yang luas mulai dari Indonesia, Singapura, Malaysia hingga Thailand.

Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Setiap 2 tahun, untuk memudahkan Kamu dan keluarga dalam mengantisipasi atau mendeteksi gangguan kesehatan sedini mungkin

Nah, demikian beberapa cara mengetahui besaran premi asuransi kesehatan yang mungkin bisa kamu coba. Selain itu, kamu juga dapat memilih asuransi kesehatan yang mungkin tepat dan sesuai. Karena, meskipun kita sudah memiliki asuransi kesehatan dari pemerintah, beberapa pilihan asuransi kesehatan swasta bisa membantu meringankan biaya atau mengganti pengeluaran kita saat sedang sakit.

Bagi kamu yang belum memiliki asuransi kesehatan, segera ajukan di Cekaja.com

Tentang Penulis