Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

3 menit waktu bacaan

Cara Membendung Nafsu Belanja Barang yang Tak Penting

by Tisyrin N. T on 23 Mei, 2017

tips belanja_kartu kredit - CekAja.com

Ramadhan akan tiba dalam hitungan hari. Di bulan istimewa tersebut, masyarakat akan menjalankan ibadah puasa.

Selain menahan diri dari kondisi lapar dan haus, idealnya puasa juga menjadi ajang untuk mengendalikan hawa nafsu. Salah satu yang paling menantang adalah membesarnya nafsu belanja.

Seringkali kita berniat membeli hanya satu atau dua barang saat mengunjungi pusat perbelanjaan, tetapi kenyataannya malah mendatangi kasir dengan sekeranjang penuh belanjaan akibat godaan diskon besar yang bertebaran. Kegiatan berbelanja memang menggoda nafsu. Jika tak pandai-pandai mengendalikannya, uang akan melayang untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak penting.

Pakar Ilmu Penyakit Saraf dari Emory School of Medicine Gregory Berns mengungkapkan aktivitas belanja meningkatkan kadar dopamine di otak. Saat belanja, dopamine akan merangsang seseorang untuk membeli barang, hal ini terjadi seperti suntikan bahan bakar. Karena itulah, terkadang seseorang membeli barang yang tak perlu.

Penyesalan kerap menghinggapi seseorang usai berbelanja. Lalu bagaimana caranya agar kegiatan belanja berjalan lancar sesuai kebutuhan?

Tetapkan batas waktu saat belanja

Sebelum mendatangi mal, tentukan batas waktu berkunjung. Bila perlu atur alarm ponsel sehingga menjadi deadline saat belanja. Belanjalah seperlunya selama kisaran waktu yang ada. Jika batas waktunya sudah habis, berhenti belanja dan tinggalkan mal segera. Hal ini akan mencegah mata agar tidak lagi melirik barang-barang yang terpajang di sana.

Ingat barang yang sudah dimiliki di rumah

Sebelum memborong barang, ingat-ingat dulu apakah barang sejenis sudah ada di rumah? Masihkah berfungsi dengan baik? Atau bahkan belum tersentuh? Misalnya saja ketika tergoda membeli buku baru yang sedang diskon, coba ingat-ingat apakah di rumah banyak buku yang belum terbaca? Jika ya, tunda dulu keinginan itu. Alihkan uangnya untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas.

Membuat daftar belanja

Buatlah daftar belanja dan usahakan patuh pada catatan tersebut. Dengan daftar belanja, seseorang akan memiliki panduan sehingga tidak asal dalam mengambil barang. Intinya, biasakan punya tujuan spesifik saat belanja.

Diamkan beberapa hari

Saat menemukan barang yang menarik, khususnya barang yang memiliki harga mahal, jangan langsung membelinya. Pikirkan dahulu apakah harus membelinya atau tidak.

Harga barang seringkali menentukan keawetan

Salah satu pertimbangan penting dalam belanja adalah harga. Seringkali barang dengan harga mahal adalah barang berkualitas dan awet. Bukan berarti dalam membeli sesuatu, mahal adalah patokan utama. Namun, untuk jenis tertentu, sebaiknya pilihlah barang yang mahal agar dapat dipakai dalam jangka panjang.

Misalnya tas untuk traveling, tas yang mahal biasanya lebih kuat sehingga sebanding dengan uang yang dikeluarkan. Jadi, saat menghadapi godaan harga murah, pikirkan baik-baik apakah barang itu akan awet atau tidak? Tahan nafsu belanja jika barang yang dijual murah tersebut terlihat meragukan kualitasnya.

Ketika belanja online, jangan terburu-buru memasukkan barang ke keranjang

Jangan mudah tergoda memasukan barang incaran saat belanja online ke dalam keranjang belanja. Bandingkan dahulu harganya dengan beberapa toko online lain. Siapa tahu justru menemukan barang yang sama dengan harga lebih murah.

Tentang Penulis

Penulis konten yang pernah mencicipi profesi sebagai jurnalis bidang finansial, kesehatan, seni, dan lifestyle.

Kartu Kredit

Kredit & Pinjaman

Asuransi

Investasi

UKM

Info & Blog

Tentang Kami