Cara Membuat Disinfektan Sendiri di Rumah yang Aman dan Murah

3 min. membaca Oleh Vera Khairifah on

Di saat wabah virus corona makin tersebar seperti sekarang, kita harus selalu menjaga kebersihan. Salah satunya dengan memanfaatkan disinfektan. Namun sayang, banyak oknum yang menjualnya dengan harga mahal. Berikut cara membuat disinfektan sendiri di rumah yang aman dan murah.

cara membuat disinfektan sendiri di rumah

Yang Perlu Diketahui dari Penggunaan Disinfektan

Dilansir dari postingan akun Instagram @nahlashihab dan beberapa sumber terpercaya lainnya, ada beberapa fakta terkait penggunaan cairan disinfektan.

Info ini wajib banget kamu ketahui sebelum menerapkan cara membuat disinfektan sendiri di rumah. Agar penggunaan disinfektan sendiri menjadi lebih aman.

  • Khusus untuk benda yang sering disentuh

Disinfektan adalah cairan pembunuh kuman, virus, dan bakteri yang dikhususkan bagi benda yang sering disentuh saja. Misalnya gagang pintu, remote TV, dan lain sebagainya. Jadi, jangan sekali-kali menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan.

Cairan disinfektan juga bukan untuk disemprotkan ke bagian tubuh manapun. Tidak boleh juga disemprotkan ke baju, ya.

  • Buatlah disinfektan secukupnya

Hal ini dikarenakan cairan disinfektan hanya bertahan atau bisa dipakai dalam 24 jam saja. Jadi, buatlah hanya untuk kebutuhan satu hari.

  • Hati-hati saat membuat disinfektan

Bagaimanapun juga, cairan disinfektan dibuat dari bahan-bahan kimia yang memiliki efek khusus jika terkena kulit secara langsung. Oleh karena itu, selalu berhati-hati saat membuat disinfektan di rumah. Gunakan sarung tangan dan masker saat membuat dan menyemprotkannya.

  • Bisa disemprot 10 menit hingga 60 menit sekali

Seperti yang dikatakan Peneliti Kimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Joddy Arya Laksmono, cairan disinfektan dapat mendisinfeksi dalam waktu kontak 10 menit sampai 60 menit. Jadi, kamu bisa menyemprotkannya setiap waktu tersebut.

(Baca Juga: Rapid Test Coronavirus Yang Dilakukan Pemerintah, Perlu Dipahami!)

Penjual Nakal Naikkan Harga Disinfektan

Pasca persebaran virus corona seperti saat ini, banyak sekali penjual nakal yang menimbun dan menjual dengan harga mahal.

Tak tanggung-tanggung, bahkan ada penjual yang menaikkan harga lebih dari 10 kali lipat. Beberapa pihak e-commerce pun mengambil tindakan tegas dengan memblokir penjual yang menaikkan harga untuk kebutuhan kebersihan.

Cairan disinfektan juga mungkin akan sulit didapat karena banyak konsumen yang panik berlebihan, sehingga membelinya dalam jumlah banyak.

Padahal, hal ini tidak dibenarkan karena keegoisan tersebut membuat sebagian konsumen yang lebih membutuhkan malah kehabisan stok.

Nah, kini kamu tak perlu khawatir soal naiknya harga cairan disinfektan di pasaran. Kamu bisa menerapkan cara membuat disinfektan sendiri di rumah.

Cara Membuat Disinfektan Sendiri di Rumah

Cara membuat disinfektan sendiri di rumah ternyata cukup mudah, dengan bahan-bahan yang bisa didapatkan di toko terdekat. Sehingga kamu tak harus bergantung pada cairan disinfektan yang dijual di pasaran. Berikut info lengkapnya.

1. Cara Membuat Disinfektan Sendiri Di Rumah Dengan Pemutih Pakaian

Campurkan 95 mililiter cairan pemutih pakaian dengan 905 mililiter air ke dalam wadah semprotan. Pastikan kedua bahan tercampur rata.

Semprotkan cairan disinfektan ini setidaknya 2 kali sehari pada benda-benda yang sering disentuh. Biarkan mengering dengan sendirinya atau lap dengan kain kering setelah dibiarkan selama 5 menit.

Perbandingan campuran cairan pemutih pakaian dengan air harus akurat. Karena kandungan natrium hipoklorit pada pemutih sebesar 5,25 persen. Sedangkan kadar yang dibutuhkan untuk menjadi disinfektan hanya 0,5 persen. maka dari itu, perlu pengenceran yang pas.

2. Cara Membuat Disinfektan Sendiri Di Rumah Dengan Pembersih Lantai

Campurkan 10 tutup botol cairan pembersih lantai atau karbol dengan 1 liter air ke dalam wadah semprotan. Jika kedua cairan sudah menyatu rata, kamu bisa menyemprotkannya 2 kali sehari pada benda-benda yang sering disentuh.

Biarkan mengering dengan sendirinya atau lap dengan kain kering setelah dibiarkan selama 5 menit. Dengan perbandingan itu, kadar natrium hipoklorit dan monoterpen sesuai untuk disebut disinfektan, yakni 0,5 persen.

Cara Menggunakan Disinfektan yang Benar

Menurut dr. Nahla Shihab, ada beberapa hal yang perlu diterapkan dalam penggunaan cairan disinfektan.

  • Disarankan untuk mengelap area permukaan objek yang kotor dengan air dan sabun terlebih dulu. Setelah itu, baru semprotkan disinfektan dan dibiarkan mengering atau lap dengan lap kering setelah dibiarkan 5 menit.
  • Gunakan sarung tangan dan masker saat menyemprotkan cairan disinfektan.
  • Saat penyemprotan, usahakan pintu dan ventilasi ruangan dibuka agar ada sirkulasi udara yang baik.
  • Berhati-hati dalam menggunakan cairan disinfektan. Jika terkena kulit atau mata, segera basuh dengan air mengalir selama beberapa menit.
  • Jika tidak bisa membuat cairan disinfektan karena keterbatasan bahan, rutin lah membersihkan benda dengan air sabun. Juga, selalu cuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik.

Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Jangan lupa selalu jaga jarak dengan orang lain dan tidak bepergian jika bukan untuk kebutuhan mendesak.

Lindungi dirimu dengan produk asuransi. Kamu bisa mencari produk asuransi yang sesuai untukmu dan mengajukannya di CekAja.com.

Tentang kami

Vera Khairifah

Vera Khairifah