Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

7 menit waktu bacaan

Wifi Lemot? Inilah Penguat Sinyal Wifi Agar Menjadi Lebih Stabil

by Teti Purwanti on 24 Maret, 2020

Pernah mengalami jaringan Wifi di rumah tidak stabil atau lelet? Jaringan Wifi lelet tentu sangat menggangu kelancaran aktivitas di rumah, terlebih pada saat kondisi penyebaran virus korona yang mengharuskan masyarakat kerja dari rumah ataupun mengadakan rapat-rapat dari rumah.

Penguat Jaringan Wifi
Oleh karena itu, stabilitas jaringan internet melalui Wifi yang ada di rumah menjadi sangat penting untuk dijaga, sehingga walaupun di rumah, kerjaan tetap bisa berjalan dengan lancar.

Meskipun sangat membantu, namun Wifi juga tidak sempurna sehingga seringkali terjadi kendala pada stablitas sinyal jaringannya.

Bagi kamu yang mungkin jaringan wifi sering terkendala, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memperkuat stabilitas internet agar pekerjaan menjadi lebih baik.

Pakai router teknologi terbaru

Salah satu solusi yang bisa dicoba adalah dengan menggunakan piranti keras terbaru merupakan solusi instan penguat sinyal WiFi. Hal utama yang perlu kamu ketahui mengenai teknologi ini adalah: wireless tipe A, B, G, dan N, serta AC.

A/B/G/N/AC melambangkan generasi dari masing-masing piranti WiFi.
Biasanya dilambangkan sebagai IEEE 802.11a, IEEE 802.11b hingga IEEE 802.11ac. Apabila kamu penasaran dengan teknologi WiFi anda, silahkan anda cek, jika kamu menemukan tulisan “ac” dari WiFi yang ada di rumahmu, percayalah bahwa WiFi kamu merupakan generasi termutakhir.

Apabila kamu baru memasang router akhir-akhir ini, umumnya perusahaan-perusahaan penyedia piranti keras router sudah mengeluarkan versi terbarunya. Namun kalau kamu yang sudah memasang router sejak lama, maka silahkan beralih ke router generasi terbaru sebagai penguat sinyal WiFi.

Letakkan Router pada posisi yang tepat

Pada umumnya, kesalahan pengguna WiFi rumahan adalah menyembunyikan router WiFi karena dianggap memiliki tampilan yang jelek dan mengganggu kecantikan rumah si pemiliknya.

Padahal hal ini justru akan memperburuk kinerja router. Dengan memindahkan router ke tempat yang terbuka bisa jadi merupakan cara memperkuat sinyal WiFi yang mudah.

Kamu bisa meletakkan router anda di meja, diletakkan di dinding, atau diletakkan di langit-langit. Dengan catatan, cara yang terbaik adalah dengan meletakkan router tepat di tengah-tengah rumah kamu. Cara memperkuat sinyal WiFi yang lainnya adalah dengan memposisikan antenna router secara tegak lurus, diyakini hal ini merupakan salah satu metode penguat sinyal WiFi yang ampuh.

Reboot Router secara berkala

Router bisa memiliki masalah jika digunakan secara terus menerus tanpa dimatikan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk memperkuat sinyal Wifi adalah dengan reboot router secara berkala.

Kamu bisa melakukan hal ini secara manual, ataupun menggunakan beberapa aplikasi seperti DD-WRT. Terutama jika kamu meletakkan router di langit-langit, sehingga menyulitkan untuk melakukan hal ini secara manual.

Pakai Wifi Repeater

Cara lain yang bisa dicoba, khususnya untuk rumah dengan ukuran yang sangat besar sehingga sinyal WiFi sulit menjagkau ke kamar-kamar yang letaknya jauh dari sumber WiFi adalah dengan menggunakan repeater.

Repeater merupakan salah satu solusi yang dapat kamu pilih untuk memperkuat sinyal WiFi di rumah kamu.

Repeater bekerja dengan cara menerima sinyal WiFi untuk dipancarkan kembali dengan lebih kuat. Cara memperkuat sinyal WiFi lainnya dengan prinsip yang serupa adalah dengan cara menghubungkan router yang satu dengan router yang lainnya via kabel Ethernet dan membuat access point lain di rumahmu.

Gunakan penguat sinyal ‘DIY’

Kamu bisa memperkuat sinyal Wifi dengan menggunakan kaleng minuman minum ringan sebagai Wifi Extender ‘Do It Yourself’ (DIY).

Trik simpel ini dapat dengan mudah anda temukan di internet, bahkan di berbagai macam website teknologi di luar negeri menjelaskan secara gamblang mengenai metode ini.

Jauhkan perangkat yang dapagt menggangu sinyal Wifi

Trik lain yang bisa dilakukan adalah dengan menjauhkan perangkat yang dapat mengganggu sinyal Wifi. Ada beberapa perangkat lain yang diketahui dapat mengganggu sinyal WiFi, misalnya telepon tanpa kabel, microwave, atau alat monitor bayi.

Apapun yang berjalan pada band 2,4GHz dapat mengganggu router 802.11g/n single band.

Solusi dari permasalahan ini adalah dengan menggunakan peralatan elektronik rumah tangga yang menggunakan saluran yang berbeda dengan router yang kamu miliki.

Waspadai pencurian sinyal Wifi

Apabila sinyal Wifi mu masih jelek, mungkin ada orang yang sibuk mencuri sinyal Wifi di rumahmu.

Kamu bisa menyiasatinya agar sinyal Wifi tidak dicuri oleh orang lain sehingga memperlemah sinyal Wifi di rumahmu.

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan menyembunyikan sinyal WiFi sehingga orang asing tidak dapat melihat jaringan WiFi di rumahmu.

Cara lain yang dapat kamu lakukan adalah dengan mengganti username dan password default administrator jika memungkinkan, kemudian ganti SSID (atau nama jaringan nirkabel kamu), lalu ganti mode keamanan jaringan nirkabelmu menjadi WPA2 dan pilih password yang panjang dan sulit ditebak.

Cara-cara tersebut adalah metode termudah yang dapat anda lakukan, meskipun kamu bukan seorang ahli teknologi, sebagai metode penguat sinyal WiFi.

Kontrol Bandwidth Wifi

Kontrol bandwith merupakan salah satu cara yang dapat kamu lakukan untuk menangani WiFi yang lemot.
Hal ini biasanya terjadi jika orang lain di rumah/kantor kamu sering memanfaatkan internet untuk bermain game online, chatting video, mengunduh torrent, atau menonton video via Netflix atau layanan sejenisnya.

Orang-orang ini biasanya akan menyedot bandwith sehingga berakibat pada lemotnya jaringan.

Solusi untuk permasalahan ini adalah dengan menggunakan QoS/Quality of Service untuk menentukan prioritas aplikasi di atas aplikasi yang lain dalam sedot-menyedot bandwith.

Dengan kata lain anda membatasi penggunaan bandwith seenaknya sebagai cara memperkuat sinyal WiFi kamu.

Gunakan aplikasi penguat sinyal Wifi

Kamu juga bisa menggunakan aplikasi yang bisa memperkuat sinyal Wifi, khususnya untuk handphone yang digunakan, selain mengandalkan router Wifi yang ada di rumah.

Kamu bisa mencari aplikasi tersebut di Play Store dan App Store. Salah satu yang bisa kamu coba adalah WiFi Booster & Analyzer.
Ada beberapa fitur yang bisa dicoba, seperti tombol Boost untuk meningkatkan sinyal WiFi di handphone-mu. Kamu akan mendapatkan koneksi yang lebih cepat daripada orang lain.

Aplikasi lain yang bisa dicoba adalah Wifi Master Key untuk memperkuat sinyal WiFi, sekaligus mengetahui seberapa cepat dan kuat jaringan WiFi kamu. Misalnya jika deteksi sinyal mencapai 100 persen, berarti sinyal WiFi kamu bagus.

(Baca Juga: Provider Internet Rumah Terbaik dan Cara Berlangganannya, Cek Yuk!)

Aplikasi ini dikembangkan oleh LinkSure Network yang berbasis di Singapura. Selain memperkuat sinyal, aplikasi ini juga ditengarai bisa menghemat daya ponsel kamu. Kelebihan lain dari aplikasi ini adalah bisa diakses dalam 23 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Kalau tertarik menggunakan aplikasi ini buat performa akses WiFi, kamu bisa unduh via Play Store. Aplikasi ini berkapasitas 4,8 MB dengan rating 4.2. Adapun jumlah pengunduhnya sampai saat ini mencapai 100.000 pengunduh.

Selain itu, juga ada Wifi Doctor-Detect and Boost sebagai penguat sinyal WiFi. Aplikasi ini juga bisa memeriksa WiFi yang terhubung dengan ponsel kamu aman atau gak. Selain itu, WiFi Doctor juga bisa memonitor perangkat yang terhubung ke hotspot WiFi yang kamu miliki.

Untuk menggunakan aplikasi ini, kamu bisa mengunduhnya via Play Store dengan kapasitas memori sekitar 3,5 MB. Aplikasi ini punya rating 3.5.

Aplikasi yang dikembangkan oleh Picoo Design ini terakhir di-update pada 9 Januari 2018 dengan total unduhan mencapai 1 juta pengunduh.

Casing handphone mungkin menghambat sinyal

Dalam banyak kasus, case handphone yang kamu pakai membuat sinyal WiFi jadi lebih buruk. Apalagi jika case-mu terbuat dari logam. Untuk mengetahui apakah ini terjadi pada dirimu, kamu harus menjalankan speed test.

Pertama, coba tes saat kamu menggunakan case. Kemudian, jalankan tes lagi tapi tanpa memakai case handphone. Jika hasil speed test kedua lebih baik daripada yang pertama, kamu sebaiknya melepas case-mu.

Ubah frekuensi menjadi 5GHz

Pada umumnya handphone Android tipe lama menggunakan frekuensi 2.4 GHz. Frekuensi ini memiliki cakupan yang luas dan sinyal yang kuat. Akan tetapi sudah terlalu banyak orang yang menggunakannya sehingga kadang terjadi gangguan.

Sementara pada frekuensi 5 GHz, terdapat lebih banyak ruang kosong karena tidak tumpang tindih. Oleh karena itu, gantilah frekuensimu menjadi 5 GHz melalui Settings > WiFi > Advanced Settings > WiFi Frequency Band.

Update radio atau firmware

Apabila koneksi WiFi di handphone-mu sangat buruk, bisa jadi karena firmware yang ketinggalan zaman sebagai salah satu alasannya.

Firmware atau perangkat tegar adalah software yang melakukan berbagai proses rutin di Read Only Memory (ROM). Kamu bisa melakukan update melalui Settings > About Phone > System/Software Update.

Dengan mencoba cara-cara tersebut di atas, bisa mengatasi masalah gangguan jaringan dan sinyal WiFi yang ada di rumahmu. Dengan begitu, aktivitas harian khususnya untuk aktivitas pekerjaan selama masa work from home di tengah penyebaran virus korona tidak terganggun karena masalah gangguan jaringan WiFi.

Tentang Penulis

Teti Purwanti

Ibu penuh waktu. Penulis setengah waktu. Jurnalis di sisa waktu.