8 Cara Mengatasi Heartburn yang Aman dan Patut Dilakukan Penderita Asam Lambung

8 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Beberapa cara mengatasi heartburn, sepertinya wajib diketahui oleh kamu yang memiliki gangguan kesehatan asam lambung. Pasalnya, jika heartburn sudah terjadi, tubuh akan terasa sangat tidak enak, dan aktivitas sehari-hari pun menjadi terganggu.

Buat kamu yang belum tahu, heartburn merupakan sebuah kondisi ketika seseorang merasakan sensasi perih dan panas layaknya terbakar, yang terjadi di sekitar area dada, atau yang lebih dikenal dengan sebutan nyeri ulu hati.

Kondisi tersebut akan terasa semakin buruk, apabila tubuh berada dalam posisi berbaring atau menunduk.

Oleh karena itu, untuk mengurangi rasa sakit ketika heartburn sedang kambuh, sebaiknya tempatkan tubuh dalam posisi tegak.

Heartburn sendiri pada dasarnya bisa terjadi pada siapa saja, baik itu anak-anak, remaja maupun orang dewasa.

Hanya saja, gangguan kesehatan yang satu ini lebih banyak menyerang orang dewasa, karena lebih rentan dan memiliki penyakit pendukung lainnya, seperti obesitas dan diabetes.

Adapun salah satu faktor penyebab terjadinya heartburn paling umum, yaitu asam lambung.

Yang mana, asam lambung yang dikeluarkan lambung tersebut naik ke bagian kerongkongan (esofagus), lalu memicu timbulnya rasa terbakar di bagian atas perut atau bagian bawah dada.

Gejala Timbulnya Heartburn

Jika berbicara tentang gejala timbulnya heartburn, sebenarnya setiap orang memiliki gejala yang berbeda-beda.

Maka dari itu, cara mengatasi heartburn-nya pun berbeda-beda, karena menyesuaikan dengan gejala dan seberapa parah heartburn yang terjadi.

Secara umum, gejala heartburn yang sudah pasti ditimbulkan dan dirasakan oleh para penderitanya, yaitu sensasi panas layaknya terbakar pada bagian bawah dada dan tenggorokan.

Namun, selain itu masih banyak lagi gejala heartburn lainnya, yang bisa terjadi pada para penderita, seperti:

  • Sensasi terbakar yang terjadi di bagian bawah dada dan tenggorokan
  • Sering cegukan
  • Perut kembung
  • Batuk yang sering kambuh
  • Suara menjadi serak
  • Sulit menelan
  • Mulut memiliki bau tak sedap
  • Mulut terasa pahit atau asam
  • Terasa ada cairan yang akan keluar dari tenggorokan
  • Sering terbangun saat tidur
  • Sulit bernapas
  • Mengalami dehidrasi
  • Kemampuan mengecap rasa menurun
  • Berat badan menurun
  • Sakit kepala berat
  • Mual dan muntah
  • Muntah darah
  • Mengeluarkan darah saat buang air.

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter terkait, untuk bisa mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat.

(Baca Juga: Gejala GERD dan Cara Mengatasinya)

Faktor Penyebab Heartburn

Hal lainnya yang tak kalah penting untuk diketahui, selain gejala timbulnya heartburn adalah faktor penyebab heartburn itu sendiri.

Di awal pembahasan telah disinggung, kalau faktor utama penyebab terjadinya heartburn adalah cairan asam lambung yang naik ke kerongkongan (esofagus), dan memicu rasa panas layaknya terbakar pada bagian bawah dada.

Dalam keadaan normal, ada sebuah otot yang terdapat di bagian bawah kerongkongan (esofagus), yang berguna untuk menghalangi asam lambung naik ke saluran kerongkongan.

Adapun cara kerja otot tersebut, yaitu dengan membesar dan menutup ketika sedang menelan makanan dan minuman.

Tetapi, ketika otot bagian bawah kerongkongan melemah, maka asam lambung dapat naik kembali ke kerongkongan, yang membuatnya menimbulkan rasa panas di bagian bawah dada.

Nah, melemahnya otot bagian bawah kerongkongan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya yaitu:

  • Jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi, seperti misalnya makanan yang terlalu pedas, asam maupun berlemak
  • Tubuh yang berada dalam posisi berbaring, khususnya sesaat setelah makan
  • Perut mendapat terlalu banyak tekanan, seperti misalnya dari olahraga yang terlalu berat, batuk yang terlalu kencang, obesitas maupun hamil
  • Memiliki riwayat penyakit pendukung, seperti diabetes, hernia hiatal, dan penyakit autoimun lainnya
  • Efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat untuk meredakan tekanan darah, asma, atau obat untuk sakit jantung
  • Gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, hingga kafein.

Cara Mengatasi Heartburn

Setelah mengetahui definisi, gejala dan faktor penyebab heartburn, maka kini saatnya untuk kamu mengetahui cara mengatasi heartburn yang benar.

Sebenarnya, cara mengatasi heartburn yang bisa dilakukan ada banyak sekali. Namun, di bawah ini CekAja.com telah merangkum 10 di antaranya yang terdiri dari:

1. Atur porsi makan

Cara mengatasi heartburn yang pertama, yaitu dengan mengatur porsi makan. Mengingat, proses pencernaan makanan dalam lambung membutuhkan waktu yang cukup lama, bahkan hingga beberapa jam.

Sehingga, semakin banyak porsi makan yang dihabiskan, maka semakin banyak pula waktu yang dibutuhkan untuk asam lambung bekerja mencerna makanan.

Hal itu tentu saja dapat memperbesar risiko terjadinya heartburn, apalagi jika porsi makan yang besar tersebut dikonsumsi dalam waktu yang berdekatan.

Untuk mencegah terjadinya risiko tersebut, ada baiknya jika kamu mulai mengatur porsi makan yang benar, khususnya pada malam hari sebelum tidur.

Jika memang ingin makan, sebaiknya makan dengan porsi yang lebih kecil namun sering. Selain itu, habiskan makanan dengan santai dan tidak terlalu cepat.

Setelah makan pun, usahakan untuk tidak langsung berbaring, setidaknya selama 2-3 jam, untuk mengurangi risiko naiknya asam lambung dan terjadi heartburn.

2. Atur jadwal makan sebelum tidur

Setelah porsi makan sudah diatur sebaik mungkin, maka cara mengatasi heartburn yang perlu dilakukan selanjutnya, yaitu mengatur jadwal makan pada saat malam hari sebelum tidur.

Pasalnya, makan di malam hari hanya akan meningkatkan risiko terjadinya heartburn. Untuk mencegah hal tersebut, sebaiknya makan malam dilakukan 2-3 jam sebelum tidur.

Selain itu jika masih lapar dan ingin mengonsumsi makanan ringan, sebaiknya tahan dan menggantinya dengan banyak minum air putih, atau camilan sehat lainnya.

Namun pastikan camilan yang dikonsumsi tidak terlalu banyak, karena hal itu dapat meningkatkan risiko asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus).

3. Hindari berbaring setelah makan

Seperti yang diketahui, kalau berbaring setelah makan adalah hal yang sangat dilarang untuk dilakukan. Sebab, hal itu hanya akan memicu terjadinya heartburn.

Alangkah baiknya jika ingin berbaring, kamu menunggu terlebih dahulu, setidaknya sekitar 2-3 jam sampai makanan benar-benar tercerna dengan baik.

Karena apabila kamu langsung berbaring sesaat setelah makan, maka proses pencernaan menjadi terganggu, dan itu dapat menimbulkan banyak efek samping yang membahayakan tubuh.

4. Mengatur berat badan

Mengatur dan menjaga berat badan, nyatanya juga menjadi salah satu cara mengatasi heartburn yang bisa dilakukan.

Bagaimana tidak, berat badan yang tetap pada idealnya dapat membantu mengurangi risiko heartburn.

Dan justru sebaliknya, orang yang memiliki berat badan berlebih (obesitas) memiliki risiko yang besar untuk terkena heartburn, sehingga banyak dokter menyarankan untuk menjalankan diet yang aman dan sehat.

5. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat

Siapa sangka, kalau ternyata pakaian yang terlalu ketat juga memicu terjadinya heartburn. Hal itu dikarenakan, baju dan celana yang terlalu ketat dapat memberikan tekanan berlebih pada perut.

Apabila sering terjadi, maka itu dapat membuat asam lambung naik ke esofagus, dan bagian bawah dada terasa panas seperti terbakar.

Oleh sebab itu, cara mengatasi heartburn paling tepat yang bisa dilakukan, yaitu dengan menghindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat.

6. Mengganti menu makanan dan lakukan diet sehat

Cara mengatasi heartburn yang keenam, yaitu dengan mengganti menu makanan dan melakukan diet sehat.

Adapun menu makanan yang harus diganti adalah menu makanan yang kurang sehat, seperti makanan pedas, terlalu asam, berlemak, bawang bombay, coklat, kopi, hingga minuman bersoda.

Semua makanan dan minuman di atas sebaiknya diganti dengan yang lebih sehat, seperti buah-buahan segar, sayur-sayuran, hingga memperbanyak konsumsi air putih.

7. Atur posisi tidur yang tepat

Tidak hanya mengatur pola makan dan pakaian yang dikenakan, nyatanya cara mengatasi heartburn lainnya yang juga wajib dilakukan, yaitu mengatur posisi tidur yang tepat.

Hal tersebut karena, posisi tidur nyatanya memengaruhi sistem pencernaan dan dapat memicu naiknya asam lambung, tepatnya pada malam hari.

Untuk itu, mengetahui posisi tidur yang tepat sangat penting, untuk mencegah risiko terjadinya heartburn yang dapat mengganggu kenyamanan tidur.

Posisi terbaik tidur sebenarnya yaitu berbaring menghadap kiri, dengan meletakkan bagian tubuh atas lebih tinggi dari lambung. Hal itu berguna untuk mencegah asam lambung, agar tidak mudah naik ke kerongkongan.

Agar posisi tubuh bagian atas lebih tinggi, kamu bisa menyiasatinya menggunakan bantal khusus yang memiliki ketebalan 15-25 cm di salah satu sisinya, sehingga dapat meninggikan posisi tubuhmu.

8. Lakukan pola hidup sehat

Cara terakhir yang juga patut kamu lakukan, yaitu pola hidup sehat. Cara mengatasi heartburn yang satu ini penting untuk diperhatikan dan diterapkan, agar kemungkinan kambuhnya heartburn pada malam hari berkurang.

Mungkin terasa sulit dilakukan, ketika diminta untuk melakukan pola hidup sehat. Namun, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan, seperti:

  • Mencoba mengelola stres dengan baik
  • Menggunakan pakaian yang longgar
  • Rutin minum air putih yang sesuai dengan kebutuhan tubuh
  • Hindari dan usahakan berhenti dari kebiasaan merokok, minum alkohol dan hal-hal lainnya yang tidak membawa kebaikan untuk kesehatan tubuh
  • Mengunyah permen karet untuk meningkatkan produksi air liur
  • Dan lain sebagainya.

Makanan untuk Mengobati Heartburn

Selain mengetahui cara mengatasi heartburn, kamu juga perlu mengetahui apa saja daftar makanan yang bisa dikonsumsi untuk mengobati heartburn.

Yang mana, daftar makanan sehat yang bisa dikonsumsi pada dasarnya ada sangat banyak, di antaranya yaitu:

  • Pisang, karena mengandung antasida yang mampu berperan sebagai penahan asam lambung
  • Air kelapa, karena mampu memperbaiki dan melancarkan pencernaan, serta menetralisir rasa asam di perut
  • Madu, karena mampu mengurangi konsumsi gula dan menetralisir asam lambung
  • Almond, karena baik untuk pencernaan dan mengandung minyak yang dapat menetralkan asam lambung
  • Apel, karena berperan sebagai obat antasida alami yang dapat menetralisir asam lambung
  • Chamomile, karena mampu menetralisir asam lambung dan menyeimbangkan tingkat keasaman lambung
  • Jahe, karena mampu menyerap asam lambung dan menenangkan saraf.
  • Dan lain sebagainya.

(Baca Juga: Obat Tanpa Resep Dokter Penyakit Asam Lambung)

Beberapa informasi terkait cara mengatasi heartburn, sudah kamu ketahui secara lengkap di pembahasan sebelumnya.

Semua cara tersebut tentunya bisa kamu lakukan, untuk mencegah dan mengurangi risiko terjadinya heartburn.

Karena jika heartburn sudah terjadi dan kambuh, maka itu akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya hal tersebut, sebaiknya ketahui semua penyebab dan gejala heartburn, agar apabila sewaktu-waktu terjadi kamu bisa mengatasinya dengan beberapa cara mengatasi heartburn di atas.

Selain itu, akan lebih baik jika kamu juga melindungi diri dengan asuransi kesehatan. Sebab, asuransi kesehatan akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan selama sakit.

Sehingga, nantinya kamu tidak perlu lagi khawatir dengan besarnya biaya yang harus dibayarkan, karena semuanya sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Oleh karena itu, buat kamu yang belum memiliki asuransi kesehatan, bisa segera mengajukannya secara online melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk asuransi kesehatan dari perusahaan ternama dan terpercaya, yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuannya pun sangat mudah dan cepat, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan asuransi kesehatan terbaikmu sekarang juga, dan dapatkan perlindungan kesehatan yang optimal!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani