8 Cara Mengobati Mata Silinder dan Serba-serbi Mengenai Kondisinya

6 min. membaca Oleh Ayunindya Annistri pada

Punya masalah pada penglihatan? Kalau bukan minus, besar kemungkinan itu adalah silinder. Sehingga, kamu pun butuh yang namanya cara mengobati mata silinder yang tepat.

Apa Itu Kondisi Mata Silinder?

Sebelum kita membahas mengenai cara mengobati mata silinder, ada baiknya memang kamu paham akan kondisi mata silinder itu sendiri.

Sebab, kondisi seperti ini sebetulnya hampir serupa dengan rabun jauh atau minus. Malahan, tak jarang ada saja penderitanya yang tidak menyadari jika ia mengalami mata silinder.

Mata silinder atau sebutan medisnya astigmatisme adalah kondisi di mana penglihatan menjadi berbayang dan kabur. Kondisi ini biasa disertai pula dengan rabun dekat (hipermetropi) maupun rabun jauh (miopi).

Astigmatisme dapat dialami oleh siapa saja, bahkan anak kecil sekalipun.

Penyebabnya sendiri karena lengkungan kornea atau lensa mata yang cacat atau mengalami ketidaksempurnaan.

Jenis-jenis Mata Silinder

Dikutip dari berbagai sumber, terdapat empat jenis silinder yang bisa dialami oleh tiap orang. Kategorinya ini didasarkan atas penyebab terjadinya maupun jenis kerusakan yang dialami.

Pertama, astigmatisme korneal. Kondisi ini dapat terjadi bila lengkungan kornea mata mengalami kelainan. Alhasil, penderitanya akan sulit melihat baik dalam jarak dekat maupun jauh.

Kedua, astigmatisme lentikular. Astigmatisme lentikular dialami oleh orang-orang yang memiliki kelainan pada bentuk lensa matanya.

Kondisi seperti ini pun dapat menyebabkan penglihatan buram seperti halnya yang terjadi pada penderita astigmatisme korneal.

Ketiga ialah astigmatisme regular. Kondisi ini terjadi bila salah satu sisi kornea mata cenderung lebih melengkung dibandingkan sisi yang lain.

Astigmatisme reguler adalah yang paling umum terjadi dan dapat diobati dengan penggunaan kacamata yang tepat.

Keempat, astigmatisme irregular. Penyebab kondisi ini biasanya karena terdapat luka pada kornea mata, sehingga bentuknya menjadi tidak rata.

Astigmatisme irregular dapat diobati namun hanya dengan penggunaan lensa mata.

(Baca Juga: 7 Tips Jaga Kesehatan Mata Anak saat Belajar Daring)

Berbagai Gejala dari Mata Silinder

Gejala dari mata silinder umumnya dialami penderita dengan ditandai penglihatan yang buram.

Selain itu, masih ada beberapa lagi ciri-cirinya, di mana biasanya tiap orang memiliki gejala yang berbeda, seperti:

  • Sulit melihat garis lurus dan akan tampak miring atau justru berbayang
  • Sulit melihat di malam hari
  • Mengalami sakit kepala dan mata tegang
  • Selalu menyipitkan mata saat akan melihat, terutama untuk jarak jauh
  • Pandangan kabur, tak hanya untuk jarak jauh namun jarak dekat pula

Cara Mengobati Mata Silinder

Jadi, sudah tahukah apa yang dimaksud dengan kondisi mata silinder hingga jenis dan gejalanya?

Nah, di pembahasan ini, CekAja bakal lebih berfokus pada cara mengobati mata silinder. Jadi, buat kamu yang juga mengalaminya wajib untuk pantengin informasi di bawah ini.

1. Menggunakan kacamata ataupun lensa kontak

Sebetulnya cara mengobati mata silinder yang CekAja bahas ini masih serupa dengan informasi terkait yang juga dibahas di berbagai laman kesehatan.

Caranya sendiri yang pertama adalah dengan menggunakan kacamata khusus atau lensa kontak.

Keduanya sama-sama membantu penderita mata silinder untuk melihat lebih jelas, baik dari jarak dekat maupun jauh.

Meski begitu, penggunaan kacamata dan lensa kontak tidak sepenuhnya bisa membantu mengurangi masalah mata silinder.

Jadi memang, penggunaannya cuma ditujukan untuk membuat penglihatan tidak buram lagi.

Nah untuk kamu yang tidak terbiasa memakai kacamata, lensa kontak bisa jadi alternatif terbaik.

Hanya saja, kamu perlu berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter mengenai jenis lensa kontak yang tepat.

2. Kompres dengan air hangat

Setelah terbantu dengan alat penunjang penglihatan seperti kacamata maupun lensa kontak, cara mengobati mata silinder yang berikutnya bisa kamu cobai adalah dengan mengompres mata menggunakan air hangat.

Cara ini disebut cukup efektif untuk mengurangi kondisi mata silinder.

Apalagi seperti yang kita tahu, air hangat memang seringnya digunakan untuk merileksasi tubuh yang tegang, dan fungsinya sendiri maksimal dalam melenturkan otot-otot mata.

Kamu bisa rutin melakukan kompres mata dengan air hangat, khususnya di waktu bersantai.

Sehingga, kamu pun tidak akan lagi ketergantungan dalam penggunaan kacamata ataupun lensa kontak.

3. Rutin melakukan olahraga mata

Selain dikompres dengan air hangat, kamu juga butuh yang namanya olahraga mata dalam proses pengobatan mata silinder.

Olahraga mata dapat kamu lakukan secara rutin, saat pagi dan malam hari sebelum tidur. Cukup gerakkan kedua matamu ke kiri dan ke kanan lalu fokuskan pandangan lurus ke depan.

Jangan lupa pula untuk lakukan pemijatan secara perlahan pada bagian pelipis kanan dan kiri mata searah jarum jam, sekaligus memijat bagian bawah kepala.

Aktivitas tersebut dijamin bakal mengurangi silinder pada mata, karena tujuannya sendiri untuk membantu melenturkan dan memberikan kecukupan oksigen terhadap indera penglihatan.

4. Mengonsumsi suplemen

Cara mengobati mata silinder yang selanjutnya adalah dengan mengonsumsi suplemen.

Suplemen ini bisa berupa vitamin khusus yang dijual di apotek ataupun mengonsumsi suplemen alami seperti wortel, blueberry, lidah buaya, dan ikan salmon.

5. Terapi mata

Seperti halnya olahraga mata, terapi ini perlu kamu lakukan rutin guna mencegah kondisi mata silinder bertambah buruk.

Terapi ini sebaiknya dilakukan jika kamu memiliki gejala silinder ringan tanpa ingin menjalani prosedur operasi.

Caranya pun cukup mudah, mengutip dari laman Hello Sehat, berikut beberapa terapi mata yang bisa dilakukan:

  • Selalu istirahatkan mata saat sedang bekerja terutama menatap layar laptop terlalu lama
  • Lakukan senam atau olahraga mata
  • Untuk mencegah mata kering, jangan lupa untuk berkedip
  • Saat beraktivitas di dalam ruangan, selalu gunakan lampu LED dan hindari pencahayaan yang buruk

6. Menjaga kebersihan mata

Terdengar mudah memang, namun cara mengobati mata silinder yang satu ini masih seringnya disepelekan lho.

Padahal dengan menjaga kebersihan mata, kornea atau lensa mata bisa bekerja optimal dalam memfokuskan objek.

Seperti yang kita tahu sendiri, orang yang mengalami kondisi mata silinder sangat sulit untuk melihat suatu objek.

Hal tersebut bukan hanya karena ‘kecacatan’ pada lensa atau korneanya saja, melainkan juga karena kotoran yang menggumpal.

Untuk itu, tetap jaga kebersihan mata dengan menyeka kotoran yang mungkin terdapat pada lensa atau kornea mata, menggunakan kapas yang sudah direndam air.

Ingat, jangan pernah mengucek mata saat terasa gatal atau terdapat kotoran. Sebab cara pintas ini bisa menyebabkan kornea mata rusak.

7. Operasi LASIK ataupun LASEK

Dari sekian banyak cara mengobati mata silinder yang direkomendasikan, operasi LASIK atau LASEK lah yang dianggap paling manjur.

Operasi LASIK dilakukan dengan memanfaatkan laser untuk membentuk kornea mata agar kembali normal.

Prosedur LASIK bisa dilakukan bukan hanya untuk memperbaiki kelainan pada mata silinder saja, namun juga mata minus dan plus.

Selain LASIK, cara mengobati mata silinder juga dapat dilakukan dengan prosedur LASEK. Prosedur ini menggabungkan dua teknik operasi sekaligus, yaitu LASIK dan PRK.

Operasi LASEK sendiri dilakukan untuk penderita yang memiliki lapisan kornea super tipis.

Alat yang digunakan dalam operasi LASEK menariknya bukanlah pisau bedah.

Akan tetapi alkohol, yang berfungsi untuk mengendurkan bagian terluar kornea, dan teknologi laser untuk bagian tengah kornea.

8. Stop kebiasaan buruk

Terakhir, cara mengobati mata silinder adalah dengan menjauhi kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk di sini tentunya yang paling sering kita lakukan, baik secara sadar atau tidak. Beberapa kebiasaan tersebut seperti:

  • Menatap layar hp terlalu dekat
  • Menonton tv secara dekat
  • Terlalu lama menghadap layar laptop atau komputer
  • Tidak pernah melakukan senam mata
  • Jarang mengonsumsi makanan yang kaya gizi
  • Tidak menjaga kebersihan mata

(Baca Juga: 8 Alternatif Obat Merah Paling Efektif)

Cara Diagnosis Mata Silinder

Untuk mengetahui secara pasti seseorang menderita silinder mata atau astigmatisme, biasanya dokter akan melakukan tes mata, diantaranya seperti:

  • Vision Test: Tes yang paling umum dilakukan, di mana dokter akan meminta pasiennya untuk membaca huruf-huruf dengan berbagai ukuran yang ada dari jarak sekitar 20 kaki.
  • Retinoscope: Pasien bakal menggunakan lensa koreksi dengan bantuan alat retinoscope untuk menentukan hasil yang sebetulnya lebih objektif.
  • Keratometri Test: Dokter akan menggunakan keratometer untuk melihat dan mengukur kelengkungan pada kornea mata.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Itu dia sederet informasi mengenai kondisi mata silinder beserta cara mengobatinya.

Apabila kamu mengalami gejala serupa, tak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter ahli mata, untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Selain menjaga kesehatan mata, kamu juga tetap harus melindungi diri dengan menerapkan pola hidup sehat.

Agar perlindungannya kian maksimal, lengkapi pula dengan asuransi kesehatan dari CekAja.com.

Di CekAja, kamu bisa membandingkan dulu seluruh produk asuransi kesehatan yang ada, agar nantinya mendapatkan manfaat perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan.

Tak perlu repot mendatangi kami, cukup klik tabel di bawah ini, kamu bisa langsung membeli polis asuransi kesehatan terbaik dengan fitur bantuan klaim cepat.

Tentang kami

Ayunindya Annistri

Ayunindya Annistri