Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

6 menit waktu bacaan

Cara Meningkatkan Produksi ASI Secara Alami dengan Cepat

by Estrin Vanadianti Lestari on 1 Maret, 2020

Memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada sang buah hati selama enam bulan, merupakan hal wajib bagi ibu. Namun, tidak sedikit para ibu yang sering mengalami masalah, terkait kurangnya produksi ASI. Nah, buat para ibu yang sedang mengalami hal tersebut, cobalah terapkan cara meningkatkan produksi ASI secara alami, dengan cepat berikut ini.

cara meningkatkan produksi asi

Pasalnya, masih banyak ibu yang ternyata belum mengetahui cara meningkatkan produksi ASI secara alami. Padahal, tubuh seorang ibu sendiri bisa memproduksi ASI secara alami untuk mencukupi kebutuhan bayinya.

Sehingga, kurangnya produksi ASI, banyak membuat ibu merasa khawatir akan ketidakcukupan asupan ASI untuk sang buah hati. Meski ASI bisa digantikan dengan susu formula, namun para ahli menyarankan agar ibu bisa memberikan ASI setidaknya hingga anak berusia dua tahun.

Nah, buat para ibu yang merasa produksi ASI nya masih dalam batas normal atau malah kurang, berikut cara meningkatkan produksi ASI secara alami, dengan cepat.

Cara Meningkatkan Produksi ASI Secara Alami
1. Sering menyusui minimal setiap 2-3 jam

Cara meningkatkan produksi ASI secara alami yang pertama adalah dengan cara sering menyusui minimal setiap 2-3 jam sekali. Pasalnya, dengan menyusui sesering mungkin, maka bisa memicu hormon yang membuat payudara menghasilkan ASI lebih banyak.

Tidak hanya itu, bila ibu rutin menyusui setiap 2-3 jam sekali, payudara juga akan mengirimkan perintah ke otak, untuk memproduksi ASI lebih banyak. Namun, jika ibu tidak konsisten dan jarang menyusui, maka produksi ASI pun akan berkurang.

2. Sering membersihkan bagian puting dan lakukan pijatan

Cara meningkatkan produksi ASI secara alami yang kedua adalah dengan membersihkan bagian puting, serta rutin melakukan pijatan. Biasanya, pembersihan puting bisa mulai dilakukan pada trimester ke-3, agar jalan keluar ASI lebih lancar.

Selain itu lakukan pijatan pada payudara dengan menggunakan baby oil. Misalnya, seperti gerakan pijatan memutar dari kiri kekanan, dan sebaliknya.

(Baca Juga: Cara Menyusui Bayi yang Benar)
3. Mengompres payudara

Tidak hanya memijat dan membersihkan, cara meningkatkan produksi ASI secara alami juga bisa dilakukan dengan cara mengompres payudara, dengan air hangat.

Terapkan cara ini, bila payudara Anda terasa keras, yang menyebabkan bayi tidak dapat menghisapnya. Caranya, kompreslah dengan handuk hangat beberapa menit, dan payudara pun perlahan akan melunak dan ASI bisa keluar lebih lancar.

4. Pilih KB yang tepat untuk ibu menyusui

Tahukah ibu, kalau ternyata pemilihan KB juga bisa mempengaruhi produksi ASI? Sehingga, memilih KB yang tepat bisa menjadi salah satu cara meningkatkan produksi ASI.

Nah, KB dengan menggunakan pil mini, bisa jadi pilihan KB yang tepat untuk ibu menyusui. Namun, jika Anda tidak ingin menyangkut ke hormon, Anda bisa menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom.

5. Rajin memompa ASI

Cara meningkatkan produksi ASI secara alami berikutnya adalah dengan rajin memompa ASI. Pasalnya, jika bayi Anda tidak sering menyusui atau keterampilan menyusui Anda belum pandai, maka Anda bisa melakukan pompa ASI.

Biasanya, kegiatan ini dilakukan bagi para ibu yang baru merasakan menyusui. Tujuan memompa ASI juga adalah untuk merangsang dan stimulasi pada payudara.

Tidak hanya itu, memompa ASI juga bisa mengosongkan ASI yang tidak dihabiskan bayi di payudara. Sehingga, payudara bisa memproduksi ASI kembali untuk menggantikan ASI yang sudah keluar.

6. Sentuhan kulit ke kulit

Selanjutnya, ada cara meningkatkan produksi ASI yang mudah, yakni dengan cara bersentuhan kulit ke kulit antara ibu dan bayi ketika menyusui. Misalnya, bayi yang disusui dalam keadaan telanjang, bisa mendapatkan kontak langsung ke kulit dada sang ibu.

Hal tersebut pun bisa dijadikan salah satu cara untuk memperbanyak ASI yang keluar. Pasalnya, hal tersebut bisa mendekatkan emosi yang dimiliki bayi dan ibu. Bahkan, beberapa negara juga menganjurkan untuk menyusui dengan metode kulit ke kulit, sebagai salah satu cara metode yang baik.

7. Mengonsumsi makanan yang dapat memperbanyak ASI

Banyak ibu menyusui percaya bahwa, makanan juga sangat mempengaruhi produksi ASI. Sehingga, disarankan untuk mengonsumsi makanan-makanan penambah ASI ketimbang menggunakan suplemen atau obat-obatan, sebagai cara memperbanyak ASI.

Intip Pilihan Makanan Sehat dan Enak untuk Memperbanyak ASI

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa mengonsumsi makanan tertentu juga bisa menjadi salah satu cara meningkatkan produksi ASI secara alami.

Makanan sehat dan enak untuk memperbanyak ASI disebut juga makanan laktogenik atau ASI booster. Makanan laktogenik merupakan jenis makanan yang mengandung galaktagog, yakni senyawa yang terdapat pada tanaman.

Senyawa ini, disebut bisa merangsang serta meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Tidak hanya itu, senyawa ini juga diduga mampu meningkatkan kadar hormon prolaktin, yakni hormon yang sangat berperan penting, dalam membantu wanita untuk menghasilkan ASI secara alami setelah melahirkan.

Apa saja sih makanan yang dimaksud tersebut? Yuk intip 5 jenis makanan untuk memperbanyak ASI:

1. Sayuran hijau

Selain cara meningkatkan produksi ASI secara alami dengan kegiatan sederhana, para ibu juga bisa melakukannya dengan cara mengonsumsi makanan sehat berikut ini, seperti sayuran hijau.

Namun, tidak semua sayuran bisa membantu memperbanyak ASI loh. Salah satu jenis sayuran yang mengandung galaktagog adalah sayuran hijau seperti daun katuk, bayam, brokoli, kale, dan daun jinten.

Nah, untuk ibu menyusui, dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran tersebut 1-2 porsi setiap harinya. Selain mengandung galaktagog, sayuran hijau tersebut juga mengandung senyawa fitoestrogen yang serupa dengan hormon estrogen, dimana senyawa ini baik untuk mendukung produksi ASI.

2. Kacang-kacangan

Makanan selanjutnya yang bisa membantu meningkatkan produksi ASI adalah kacang-kacangan. Kacang yang dimaksud disini yakni seperti kacang almond, kacang kenari, kacang hijau, dan kacang merah.

Tidak hanya baik untuk dijadikan makanan penambah ASI, kacang-kacangan juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Bahkan, kandungan protein, kalsium hingga zat besinya, yang sangat berpengaruh terhadap produksi ASI.

3. Biji-bijian

Berikutnya ada biji-bijian yang bisa dijadikan makanan penambah ASI. Biji-biji yang disarankan di antaranya adalah biji wijen, biji chia, dan biji rami atau flaxseed. Pasalnya, biji-bijian ini mengandung senyawa fitoestrogen yang baik untuk meningkatkan produksi ASI.

4. Bawang putih

Siapa sangka, bahwa bawang putih ternyata masuk ke dalam salah satu makanan penambah ASI. Pasalnya, ada sebuah peneliti yang mengatakan bahwa ibu menyusui yang mengkonsumsi bawang putih, bawang merah atau bawang bombay, bisa membuat rasa ASI menjadi lebih enak.

Rasa ASI yang enak, juga bisa menjadikan bayi menyusui lebih lama. Semakin sering bayi menyusui, maka produksi ASI juga akan semakin meningkat.

5. Gandum utuh dan oat

Sama seperti kacang-kacangan dan makanan penambah ASI lainnya, gandum utuh dan oat juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Nah, selain bisa membuat ibu kenyang lebih lama, gandum utuh atau bubur oat, juga disebut bisa meningkatkan produksi ASI.

Nah, itulah beberapa informasi yang mungkin bisa bermanfaat untuk Anda, khususnya bagi para ibu menyusui. Tidak lupa juga untuk beli perlengkapan menyusui yang aman dan berkualitas, seperti pompa asi, botol susu dan lain-lain.

(Baca Juga: Ragam Menu Mpasi yang Menyehatkan untuk Bayi Usia 6 Bulan)
Yuk, Beli Perlengkapan Menyusui Pakai Kartu Kredit Khusus Belanja

Agar lebih mudah dalam memproduksi ASI, Anda bisa beli semua perlengkapan tersebut di toko baby shop atau toko online langganan para ibu. Namun, jangan lupa lakukan segala pembayarannya, dengan kartu kredit.

Selain praktis,kartu kredit juga bisa memberikanmu banyak keuntungan. Yuk, ajukan kartu kredit pilihanmu, seperti kartu kredit khusus belanja sekarang juga, hanya di situs Cekaja.com!

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk