Membuka akses finansial untuk
jutaan masyarakat Indonesia

Show menu

5 menit waktu bacaan

Cara Menyusui Bayi yang Benar, Agar Ibu Nyaman Si Kecil Pun Senang

by Estrin Vanadianti Lestari on 14 Februari, 2020

Dalam enam bulan pertama di kehidupan bayi, ASI menjadi hal yang sangat mencukupi seluruh nutrisi dan menjadi zat penting yang dibutuhkan bayi. Sehingga, di sini peran ibu menyusui sangat penting, bahkan dari segi cara menyusui bayi yang benar pun, perlu ibu ketahui.

cara menyusui bayi yang benar

Seperti yang kita tahu juga, bahwa memberikan ASI eksklusif hingga 6 bulan, bisa menekan risiko diabetes, obesitas, asma, hingga penyakit infeksi seperti infeksi telinga, radang paru-paru, dan diare. Sehingga, jangan sampai sia-siakan momen ini ya bunda.

Nah, agar ASI eksklusif dapat diterima dengan baik oleh si kecil, maka penting bagi ibu, terutama bagi ibu yang baru pertama kali menyusui, untuk mengetahui cara menyusui bayi yang benar.

Segudang Manfaat ASI Untuk Bayi

Sebelum mengetahui cara menyusui bayi yang benar, penting juga bagi ibu untuk mengetahui deretan manfaat dari pemberian ASI eksklusif. Hal ini dilakukan agar ibu tidak malas untuk memberikan ASI kepada si kecil. Apa saja manfaatnya? Berikut rangkumannya:

Tidak hanya memberi manfaat untuk sang bayi, menyusui juga bisa memberikan manfaat untuk sang ibu. Berikut ulasannya:

Manfaat Menyusui Bagi Sang Ibu

Nah, sangat banyak bukan manfaat ASI dan menyusui, yang bisa dirasakan bayi dan sang ibu? Nah, biar nggak salah dalam memberikan ASI yang benar kepada si kecil, yuk langsung saja simak cara menyusui bayi yang benar.

(Baca Juga: Pengeluaran Bayi Bikin Tekor? Lakukan 8 Tips Hemat Ini)
Cara Menyusui Bayi Yang Benar

Berikut merupakan hal-hal yang dapat ibu lakukan, agar proses menyusui mudah dan menyenangkan:

1. Ibu dan bayi dalam kondisi rileks dan nyaman

Cara menyusui bayi yang benar adalah memastikan bahwa ibu dan bayi dalam kondisi yang rileks dan nyaman. Pasalnya, jika kondisinya tidak rileks, misal sedang menangis, bayi akan mudah tersedak.

Sehingga, pastikan ia tenang dulu, agar bayi bisa mudah menelan. Agar air susu bisa terhisap dengan baik, ibu bisa menyangga kepala bayi dengan tangan.

Selain itu, tempatkan hidung bayi sejajar dengan puting, di mana hal ini akan mendorong bayi bisa dengan mudah membuka mulutnya.

2. Mendekatkan bayi ke payudara

Cara menyusui bayi yang benar selanjutnya adalah mendekatkan bayi ke payudara. Hal ini dilakukan ketika bayi sudah membuka mulutnya, dan mencari-cari puting.

Maka ibu bisa mendekatkan bayi ke payudara agar bayi mudah menjangkaunya. Pastikan, mulut bayi terbuka lebar, dan posisi lidah ke arah bawah.

3. Atur posisi peletakan yang benar

Cara menyusui bayi yang benar berikutnya adalah mengatur posisi peletakan yang benar. Pasalnya, posisi perletakan terbaik ternyata tidak hanya menempelkan puting saja.

Namun, posisi perletakan juga dilakukan pada area bawah puting payudara. Jadi sebisa mungkin menempelkan area bawah putih selebar mungkin.

Perletakan ini merupakan salah satu syarat penting dalam cara menyusui yang benar. Nah, tanda bahwa perletakan sudah baik, yaitu ketika ibu tidak merasa sakit saat bayi menyusui.

4. Membetulkan posisi bayi

Setelah ibu menyusui, mungkin beberapa ibu pernah merasakan nyeri atau pegal. Nah, cara menyusui bayi yang benar agar ibu bisa nyaman kembali adalah dengan membetulkan posisi bayi.

Namun, sebelum membetulkan posisi bayi, ibu harus melepaskan hisapan bayi dari puting terlebih dahulu. Ibu isa memasukan jari kelingking ke dalam mulut bayi dan letakan di antara gusi.

Gerakan tersebut nantinya akan membuat bayi berhenti menyusui. Setelah terlepas, ibu baru bisa menyesuaikan posisi bayi, dan lakukan perletakan dengan baik serta senyaman mungkin.

5. Standar waktu menyusui

Tidak hanya memahami cara menyusui bayi yang benar, ibu juga harus mengetahui standar waktu menyusui. Bayi biasanya menyusu sekitar 5 hingga 40 menit, tergantung kebutuhannya.

Namun, untuk bayi yang baru lahir, biasanya bayi perlu disusui setiap 2-3 jam sekali, dengan waktu menyusui 15-20 menit.

Meski begitu, ibu dan bayi juga perlu melakukan adaptasi, dengan cara memancing si bayi untuk menyusui secara rutin, agar proses menyusui lancar.

Pasalnya, tidak sedikit bayi yang tidak terbiasa menyusui langsung dari puting ibu. Sehingga, banyak ibu yang memiliki ASI berlimpah, namun si kecil tidak suka, karena bayi jarang dipancing untuk menyusui.

Perlengkapan Menyusui yang Harus Disiapkan

Nah, sudah tahu kan bunda, apa saja cara menyusui bayi yang benar? Tidak hanya caranya saja, dalam menyusui bayi, setidaknya ibu juga harus mempersiapkan perlengkapan ini loh:

  • Disarankan ibu menggunakan bra khusus menyusui, yang terdapat kancing di bagian depan, agar mudah dibuka.
  • Siapkan bantalan payudara (breast pad) yang diselipkan pada bagian depan puting, agar mencegah kebocoran.
  • Siapkan pompa ASI, ketika ASI terasa penuh di payudara
(Baca Juga: Ragam Menu Mpasi yang Menyehatkan untuk Bayi Usia 6 Bulan)
Konsultasi ke Dokter atau Bidan Ketika Masih Kesulitan Menyusui

Karena dalam cara menyusui bayi yang benar, dibutuhkan kerjasama yang baik antara ibu dan bayi, namun tidak jarang juga ibu atau bayi yang merasa kesulitan ketika menyusui.

Nah, ketika hal ini masih terus saja terjadi, dan ibu tidak ingin bayinya minum susu formula, maka ibu bisa berkonsultasi ke dokter atau ke bidan. Pasalnya, jika bayi tidak juga ingin menyusui, bayi bisa tidak terbiasa dengan ASI.

Nah, itulah beberapa informasi yang mungkin bisa memberikan manfaat, khususnya bagi para ibu menyusui. Jangan lupa juga beli perlengkapan menyusui yang aman dan berkualitas, seperti pompa asi, botol susu dan lain-lain.

Yuk, Beli Perlengkapan Menyusui Pakai Kartu Kredit Khusus Belanja

Kamu bisa beli semua perlengkapan tersebut di toko baby shop atau toko online langganan para ibu. Namun, jangan lupa lakukan segala pembayarannya, dengan kartu kredit.

Selain praktis,kartu kredit juga bisa memberikanmu banyak keuntungan. Yuk, ajukan kartu kredit pilihanmu, seperti kartu kredit khusus belanja sekarang juga, hanya di situs Cekaja.com!

Tentang Penulis

Estrin Vanadianti Lestari

Sisuka makan banyak, tapi enggak gemuk-gemuk