7 Cara Merapikan Gigi Tanpa Behel Ini Bikin Makan Jadi Menyenangkan!

7 min. membaca Oleh Nadhillah Kusindriani on

Tahukah kamu, kalau ternyata cara merapikan gigi tanpa behel ada sangat banyak, mulai dari penggunaan resin gigi hingga teknik dental contouring. Namun sayangnya, hingga saat ini sebagian besar orang hanya tahu behel sebagai cara merapikan gigi yang paling tepat.

Memiliki gigi yang berantakan tentu tidak menyenangkan. Selain mengganggu aktivitas makan dan mengurangi nilai estetika, gigi yang berantakan pun dapat memicu timbulnya beberapa masalah gigi.

Adapun beberapa jenis masalah atau gangguan gigi yang disebabkan oleh gigi berantakan, di antaranya yaitu gigi berlubang, gingivitis, karang gigi dan lain sebagainya.

Maka dari itu, untuk mencegah hal tersebut, kamu bisa mulai mencari tahu apa saja cara merapikan gigi tanpa behel yang bisa dilakukan.

Pada kesempatan kali ini, CekAja.com akan memberikan beberapa rekomendasi cara merapikan gigi tanpa behel, yang akan diulas secara lengkap sebagai berikut.

Faktor yang Menyebabkan Gigi Berantakan

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara merapikan gigi tanpa behel, ada baiknya kamu ketahui terlebih dahulu faktor-faktor penyebab gigi berantakan.

Yang mana, faktor penyebab gigi berantakan ada banyak sekali, di antaranya yaitu:

  • Radang atau infeksi gusi
  • Kebiasaan sering mengisap jempol
  • Penggunaan dot bayi atau botol susu terlalu lama saat kecil
  • Gangguan saluran pernapasan, yang disebabkan alergi atau amandel
  • Cedera yang terjadi pada rahang, menyebabkan susunan rahang menjadi tidak rata
  • Tumor pada mulut atau rahang
  • Tindakan perawatan gigi yang tidak benar
  • Pertumbuhan gigi yang tidak normal
  • Gigi yang tanggal
  • Bibir sumbing
  • Bentuk gigi tidak normal (terlalu kecil atau terlalu besar)
  • Faktor genetik.

(Baca Juga: Cara Menghilangkan Karang Gigi Tanpa ke Dokter)

Ciri-ciri dan Tanda Gigi Berantakan

Jika faktor penyebab gigi berantakan sudah kamu ketahui, kini saatnya untuk kamu mengetahui apa saja ciri-ciri dan tanda gigi berantakan, sebelum mengetahui lebih jauh cara merapikan gigi tanpa behel.

Adapun ciri-ciri dan tanda gigi berantakan yang perlu diketahui dan kamu rasakan, di antaranya yaitu:

  • Bentuk wajah yang tidak simetris
  • Merasa tidak nyaman saat mengunyah
  • Susunan gigi tidak sejajar
  • Lidah atau bagian dalam pipi sering tergigit
  • Mengalami gangguan berbicara, seperti misalnya cadel
  • Lebih sering bernapas melalui mulut dibandingkan hidung

Efek yang Ditimbulkan dari Gigi Berantakan

Seperti yang diketahui, gigi berantakan memang membuat aktivitas mengunyah dan menggigit makanan menjadi tidak nyaman.

Sebab, kamu akan mengalami beberapa kendala, baik itu lidah atau bagian dalam pipi tergigit, maupun kesulitan bernapas melalui hidung.

Namun ternyata, selain beberapa gangguan tersebut, kamu pun sangat berisiko untuk terkena efek samping apabila memiliki gigi berantakan, seperti:

  • Gigi menjadi berlubang
  • Terbentuk karang gigi
  • Lapisan gigi menjadi rusak
  • Meningkatkan risiko terjadinya radangdilu gusi
  • Menjadi sulit berbicara, mengunyah dan menggigit makanan

Cara Merapikan Gigi Tanpa Behel

Nah, beberapa hal terkait gigi berantakan sudah kamu ketahui di pembahasan sebelumnya, mulai dari faktor penyebab, ciri-ciri dan tanda gigi berantakan, hingga efek samping yang ditimbulkan.

Maka dari itu, kini saatnya untuk kamu mengetahui apa saja cara merapikan gigi tanpa behel yang bisa dilakukan, untuk mencegah dan meminimalisir risiko timbulnya berbagai jenis efek samping.

Untuk tahu lebih jelas apa saja cara yang bisa dilakukan, di bawah ini CekAja.com telah merangkum tujuh cara merapikan gigi tanpa behel, yang di antarana terdiri dari:

1. Menggunakan Resin Gigi

Cara merapikan gigi tanpa behel yang bisa kamu lakukan pertama, yaitu menggunakan resin gigi. Cara ini dilakukan dengan mengaplikasikan resin, yang berwarna serupa dengan warna gigi, ke lapisan permukaan gigi.

Setelah itu, resin nantinya akan dikeraskan menggunakan sinar khusus, untuk membentuk ikatan yang nantinya akan mengisi ruang kosong antar gigi, menghaluskan ujung gigi, menambal lubang kecil pada gigi, hingga mengembalikan warna gigi yang mengalami perubahan.

2. Menggunakan Aligner

Berikutnya kamu juga bisa menggunakan aligner, sebagai salah satu cara merapikan gigi tanpa behel.

Buat kamu yang belum tahu aligner, ini sejatinya merupakan alat penyangga gigi yang tipis dan terbuat dari plastik bening.

Sehingga ketika digunakan, aligner tidak akan mengganggu proses mengunyah dan menggigit makanan. Terlebih, ukuran dari aligner pun disesuaikan dengan ukuran gigi penggunanya.

Aligner sendiri memiliki fungsi untuk merapatkan struktur gigi yang renggang, sesuai kebutuhan, keinginan, maupun hasil dari evaluasi dokter.

Dalam penggunaannya, aligner harus diganti setiap 2-3 minggu sekali, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Cara penggunaan aligner pun cukup unik, karena kamu harus melepas aligner pada saat makan atau menyikat gigi. Setelah itu, aligner baru bisa digunakan kembali seperti semula.

Dengan demikian, kamu selaku pengguna harus melepas dan memasang aligner sendiri, sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Selain itu, kamu juga memiliki tanggung jawab sendiri atas kebersihan aligner.

3. Menggunakan Kontur Gigi

Meski menjadi prosedur yang paling konservatif, namun kontur gigi menjadi cara merapikan gigi tanpa behel lainnya yang bisa kamu coba.

Pasalnya, cara merapikan gigi yang juga dikenal dengan nama odontoplasti, stripping, enameloplasti dan slenderizing ini, dilakukan dengan mengambil sedikit enamel gigi, agar panjang dan bentuk gigi dapat dibentuk kembali.

Meski terkesan membuat gigi menjadi terasa ngilu atau nyeri, namun nyatanya pengambilan enamel gigi tersebut, sama sekali tidak membuat gigi merasakan hal-hal itu.

Justru, setelah proses kontur gigi selesai, kamu akan memiliki bentuk gigi yang lebih indah, presisi, dan juga senyum yang menawan.

Kemudian jika dilihat dari sisi kesehatannya, hasil dari kontur gigi dapat membuat proses mengunyah dan menggigit menjadi lebih mudah dan nyaman.

4. Menggunakan Retainer

Melihat dari bentuknya, retainer sejatinya tidak jauh berbeda dengan aligner. Sebab, kedua alat ini sama-sama terbuat dari plastik bening yang tipis, dan menutupi seluruh permukaan gigi.

Hanya saja, yang membedakan retainer dan aligner adalah jenisnya. Ada retainer yang sifatnya tetap, ada pula yang sifatnya bisa dilepas pasang.

Namun biasanya, jika kamu menggunakan cara merapikan gigi tanpa behel yang satu ini, kamu akan diminta untuk menggunakannya secara terus-menerus, selama enam bulan setelah melakukan perawatan penguat atau penambalan gigi.

Dan setelah enam bulan pemakaian, nantinya kamu akan diminta kembali untuk melanjutkan pemakaian, hanya pada malam hari saja. Untuk membiasakan gigi terlepas dari retainer, secara perlahan.

5. Memakai Veneer

Siapa sih di antara kamu yang tidak tahu veneer? Salah satu cara merapikan gigi yang satu ini sempat viral beberapa tahun lalu, karena dapat membuat gigi memiliki bentuk seperti gigi kelinci.

Veneer sendiri merupakan lapisan tipis yang umumnya terbuat dari porselen, dengan warna yang menyerupai gigi asli, sekaligus memberikan kesan gigi yang lebih bersih.

Veneer seringkali digunakan untuk merapatkan gigi yang berjarak, ketika behel tidak dapat bisa melakukannya.

Seperti contoh, veneer digunakan untuk memperbaiki gigi yang keluar dari jalur yang tidak seharusnya.

6. Menggunakan Mahkota Gigi

Di urutan keenam ada mahkota gigi, yang juga menjadi cara merapikan gigi tanpa behel yang patut dicoba.

Hal tersebut dikarenakan, mahkota gigi memiliki peran layaknya topi, karena diletakkan di atas permukaan gigi. Oleh karena itu, mahkota gigi nantinya akan menggantikan fungsi sebagian besar permukaan gigi.

Untuk bahan pembuatannya sendiri, mahkota gigi dibuat menggunakan bahan porselen maupun porselen yang sudah dileburkan ke logam.

Yang mana, bahan ini akan mengembalikan kontur gigi, bentuk serta penampak gigi yang lebih presisi.

7. Melakukan Dental Contouring

Cara merapikan gigi tanpa behel yang terakhir adalah dengan melakukan dental contouring. Sebagai salah satu teknik perawatan gigi, dental contouring dilakukan dengan cara mengikis sedikit lapisan enamel gigi, untuk mengubah panjang, bentuk dan permukaan gigi.

Biasanya, dental contouring dilakukan oleh orang-orang yang memiliki gigi dengan bentuk tidak teratur, tumpeng tindih, maupun terlalu runcing, yang membuatnya menjadi tidak nyaman saat digunakan untuk mengunyah dan menggigit makanan.

(Baca Juga: 4 Pilihan Asuransi Gigi Terbaik)

Itulah beberapa cara merapikan gigi tanpa behel yang bisa dilakukan. Semua cara tersebut sangat aman untuk dicoba dan bisa dilakukan di banyak klinik gigi maupun rumah sakit.

Apabila kamu masih merasa ragu, kamu bisa mencari tahu lebih dalam lagi mengenai beberapa macam teknik atau cara merapikan gigi di internet, maupun testimoni dari orang yang sudah melakukan cara merapikan gigi tersebut.

Seperti misalnya, kamu tertarik untuk veneer gigi, maka kamu bisa mengulik lebih dalam lagi tentang veneer dari internet, maupun cerita langsung dari orang yang pernah melakukan veneer.

Jika setelah mendengar cerita atau testimoni kamu merasa yakin, maka kamu bisa langsung mencari tahu klinik gigi ataupun rumah sakit yang menyediakan treatment veneer.

Setelah itu, kamu bisa langsung berkunjung ke klinik gigi atau rumah sakit tersebut, untuk melakukan konsultasi dan membuat janji.

Apabila ini bukan hal yang mendesak, sebaiknya kamu membuat janji veneer gigi untuk beberapa bulan ke depan, setidaknya ketika pandemi corona berkemungkinan sudah mereda. Hal tersebut ditujukan untuk meminimalisir risiko tertularnya virus corona.

Setelah itu, kamu bisa langsung mempersiapkan biaya untuk melakukan veneer gigi. Karena perlu diketahui, kalau veneer gigi membutuhkan biaya yang cukup besar.

Agar lebih hemat dan praktis, kamu bisa menggunakan kartu kredit sebagai metode pembayarannya.

Sebab, kartu kredit seringkali memberikan promo menarik untuk para penggunanya, baik dalam bentuk diskon, rewards point, maupun cashback.

Maka dari itu, buat kamu yang belum memiliki kartu kredit, bisa langsung mengajukannya melalui CekAja.com.

Di sana, tersedia banyak produk kartu kredit, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Tidak hanya itu, proses pengajuan kartu kredit di CekAja.com pun sangat mudah, cepat dan aman, karena CekAja.com sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kalau begitu, tunggu apalagi? Yuk, ajukan sekarang dan dapatkan segudang kemudahan transaksinya!

Tentang kami

Nadhillah Kusindriani

Nadhillah Kusindriani